Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Santapan Harian > Edisi Senin, 19 Januari 2026 (Minggu ke-2 sesudah Epifani)
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 01/Edisi 2026 | edisi berikut
Senin, 19 Januari 2026 (Minggu ke-2 sesudah Epifani)

Yohanes 7:53-8:11
Jangan Terlalu Cepat Menghakimi

Entah mengapa, jika kita melihat sesama kita melakukan dosa, tanpa pikir panjang sering kali kita begitu cepat menghakimi dan menyalahkan. Sebaliknya, jika kita sendiri yang melakukan dosa, apakah kita juga cepat menyadari dan mengakui? Sangat disayangkan pula, kita begitu cepat bereaksi terhadap dosa yang dilakukan orang lain. Namun, kita lamban, bahkan mungkin tidak pernah mengintrospeksi diri sendiri.

Kisah yang kita baca hari ini, adalah juga kisah tentang sekelompok orang Yahudi dan orang-orang Farisi yang bermaksud menjebak Yesus. Mereka datang membawa seorang perempuan yang kedapatan berzina. Jawaban Yesus benar-benar tak terduga oleh ahli Taurat dan orang Farisi. Tanggapan Yesus kepada mereka menunjukkan luasnya kasih dan pengampunan Tuhan.

Jawaban Yesus: "Siapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu" (7b). Jawaban ini menunjukkan bahwa semua orang berdosa membutuhkan belas kasih dan pengampunan. Mereka yang hendak menghakimi perempuan itu, kemudian pelan-pelan undur. Sedangkan perempuan itu diberi kesempatan oleh Tuhan untuk bertobat dan tidak berbuat dosa lagi (11).

Dalam Hukum Taurat, pelaku perzinaan memang harus dihukum mati (lih.Im. 20:10, Ul. 22:22). Harapan sekelompok orang Yahudi dalam kisah ini adalah Yesus salah merespons dan salah bertindak. Jika demikian, peristiwa itu akan menjadi kesempatan baik bagi mereka untuk menjatuhkan Yesus. Namun, Yesus menunjukkan kuasa-Nya sebagai penengah yang adil dan tidak seorang pun dirugikan.

Kisah ini sesungguhnya mau mengajarkan kepada kita tentang pentingnya menghabiskan waktu lebih banyak untuk mengintrospeksi diri dan memperbaiki diri ketimbang terlalu cepat bereaksi, menghakimi, dan menuduh sesama kita. Tidak salah untuk saling menegur dan mengingatkan, tetapi bukan dengan maksud mempermalukan. Menegur untuk perubahan yang baik tentu harus dilakukan dengan cara yang bijaksana. [WWO]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

  e-SH Hari Ini
Edisi Minggu, 8 Februari 2026
Ulangan 34
  Arsip
< Januari 2026 >
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Cari di Arsip e-Santapan Harian  Cari di e-SH
  
Arsip  Arsip (10046 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs SH
Facebook  Aplikasi SH
  Grup Diskusi SH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org