Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/27

Jumat, 27 Februari 2026

Bacaan   : KOLOSE 3:18-23
Setahun : Ulangan 1-2
Nas       : Hai Istri-istri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan. Hai Suami-suami, kasihilah istrimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. (Kolose 3:18-19)

Cinta Itu Egaliter

"My husband and I divorced over religious differences. He thought he was God, and I didn't, " ujar seseorang (anonim) di internet. Suami saya dan saya bercerai karena masalah keagamaan. Dia menganggap dirinya adalah Tuhan, dan saya tidak. Ujaran itu mengkritik suami otoriter, yang selalu memaksakan kehendak, selalu mau menentukan segalanya, dan ingin istrinya selalu tunduk kepadanya.

Tentu saja tak hanya suami. Istri pun bisa bersikap begitu. Maka, ujaran di atas adalah peringatan bahwa dalam pernikahan, relasi yang ada bisa jadi bukan relasi penuh cinta, bukan relasi egaliter yang mengakui kesetaraan satu sama lain, melainkan relasi yang dipenuhi dan dikendalikan oleh hasrat untuk menguasai, untuk mengendalikan, bahkan menjadikan pasangan sebagai objek. Jelas, itu sama sekali bukan cinta.

Rasul Paulus berpesan, "Hai Istri-istri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan" (ay. 18). Pesan ini banyak dimaknai sebagai perintah agar istri tunduk kepada suami. Orang lupa pesan berikutnya, "Hai Suami-suami, kasihilah istrimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia" (ay. 19). Orang lupa bahwa esensi seluruh perikop Kolose 3:18-23 (meliputi relasi suami-istri, orang tua-anak, majikan-hamba) sama sekali bukan soal ketundukan pihak satu kepada pihak yang lain, melainkan bahwa semua pihak dan relasi yang ada harus tunduk kepada Tuhan, Sang Cinta.

Demikianlah, relasi suami-istri hendaknya dilandasi cinta, diwarnai kesetaraan dan keadilan karena cinta sejati selalu egaliter, tak pernah tidak. --EE/www.renunganharian.net

CINTA SEJATI SELALU EGALITER. TAK PERNAH TIDAK.
-O.S. RAILLE

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org