|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/13 |
|
Jumat, 13 Februari 2026 Bacaan : YESAYA 42:5-9 Setahun : Bilangan 5-6 Nas : "Aku, Tuhan, telah memanggil engkau dalam kebenaran, telah memegang tanganmu; Aku telah menjaga engkau dan menjadikan engkau perantara perjanjian bagi umat manusia, terang untuk bangsa-bangsa, untuk membuka mata yang buta ...." (Yesaya 42:6-7)
|
|
|
Ada seorang pensiunan guru yang di masa tuanya aktif membimbing para remaja di kampungnya. Ia sedang menolong seorang remaja yang terperangkap dalam pergaulan buruk. Dengan setia ia memberikan pendampingan lewat teladan hidupnya yang jujur dan penuh kesabaran. Lambat laun anak itu menyadari kesalahannya dan berubah. "Pak Guru memberi saya mata untuk melihat hidup yang benar, " kata anak itu. Tanpa banyak kata, keteladanan hidup sang guru telah membuka mata anak itu yang selama ini "buta". Nabi Yesaya menubuatkan sosok Hamba Tuhan, yang akan datang untuk menjadi terang bagi bangsa-bangsa dan membuka mata orang-orang buta; bukan hanya kebutaan fisik, tetapi juga kebutaan rohani (ketidakmampuan melihat kebenaran Allah). Nubuatan itu digenapi dalam diri Yesus Kristus. Keteladanan hidup-Nya selama di dunia dan kesetiaan-Nya hingga mati di kayu salib, telah membuka mata manusia yang dibutakan oleh dosa hingga melihat terang kebenaran dan keselamatan dari Allah. Kita hidup di tengah dunia yang sesak oleh kerusakan moral, banyak orang mengalami kebutaan rohani. Mereka tidak tahu arah, tidak mengenal kebenaran, dan berjalan dalam kebinasaan. Dan sebagai orang yang telah dicelikkan Kristus, kita dipanggil untuk menjadi terang yang membuka mata hati orang-orang yang buta akan kebenaran. Bukan hanya lewat kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata: integritas, kepedulian, dan kasih. Keteladanan hidup kita adalah "mata" bagi mereka yang belum melihat terang Kristus. --SYS/www.renunganharian.net HIDUP YANG MENCERMINKAN KRISTUS ADALAH TERANG YANG MEMBUKA
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria) Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
|
|
|
© 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |