|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/publikasi/e-rh/2026/02/03 |
|
Selasa, 3 Februari 2026 Bacaan : YAKOBUS 1:19-27 Setahun : Imamat 8-10 Nas : Sebab, jika seseorang hanya mendengar firman saja dan tidak melakukannya, ia seumpama seseorang yang sedang memandang mukanya yang sebenarnya di depan cermin. Ia memandang dirinya lalu pergi dan segera lupa bagaimana rupanya. (Yakobus 1:23-24)
|
|
|
Sebagian orang Jawa menghidupi pepatah, watuk bisa ditambani, nanging watak digawa tekane pati. Artinya, 'batuk bisa diobati, tetapi watak tidak akan berubah sampai mati'. Paham ini menganggap bahwa watak seseorang tidak akan dapat diubah. Sementara pandangan psikologis mengatakan bahwa kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ) bisa ditingkatkan sepanjang hidup. Tidak seperti kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient/IQ) yang bersifat relatif stabil sejak masa remaja dan sulit ditingkatkan secara signifikan setelah dewasa, EQ bisa terus dikembangkan sepanjang hidup. Dan EQ yang terus ditingkatkan ini secara pelan, tetapi pasti akan mengubah watak buruk seseorang. Apalagi jika dilakukan dengan kesadaran, kedisiplinan, dan penyerahan diri kepada Tuhan. Mudahnya, membentuk watak bukanlah hal mustahil di dalam Tuhan. Yakobus mengingatkan bahwa firman Tuhan bukan sekadar cermin untuk mengenali diri. Firman harus dihidupi, ditanggapi dengan tindakan sehingga membawa perubahan. Kita dapat mengawalinya dengan kesadaran dan pengendalian diri. Mengakui dan menyadari kekurangan diri. Selanjutnya, buka hati untuk dibentuk Tuhan sehingga Roh Kudus leluasa bekerja. Secara khusus dalam hal watak, kita dapat melangkah dengan mengenali dan mengelola emosi, mengembangkan empati terhadap sesama, meningkatkan keterampilan relasional dengan membangun hubungan yang sehat, memotivasi diri berdasarkan nilai-nilai kekal, serta memaafkan dan melepaskan luka (pengampunan dan penyembuhan luka batin). --EBL/www.renunganharian.net PERTUMBUHAN ROHANI TERGAMBAR MELALUI KARAKTER,
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria) Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
|
|
|
© 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |