Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/publikasi/e-rh/2026/01/25

Minggu, 25 Januari 2026

Bacaan   : 1 TAWARIKH 29:10-19
Setahun : Keluaran 22-24
Nas       : Sebab, siapakah aku ini dan siapakah bangsaku, sehingga kami mampu memberikan persembahan sukarela seperti ini? Sebab dari-Mulah segala-galanya dan dari tangan-Mu sendirilah persembahan yang kami berikan kepada-Mu. (1 Tawarikh 29:14)

Milik Tuhan Sendiri

Sebagai persiapan pembangunan Bait Suci, Daud mengumpulkan banyak sekali emas, perak, tembaga, besi, kayu, dan berbagai jenis batu permata. Disebutkan pula bahwa Daud mempersembahkan harta pribadinya dengan sukarela. Setidaknya, Daud mempersembahkan 100 ton lebih emas terbaik dan kurang lebih 240 ton perak murni (1Taw. 29:4, BIMK).

Meski demikian, di hadapan Allah, dengan penuh kerendahhatian Daud mengaku bahwa sesungguhnya ia dan rakyatnya tidak dapat memberikan apa-apa kepada Tuhan. Sebab segala yang ia persembahkan adalah pemberian Tuhan, kepunyaan Tuhan sendiri. Ia menyadari bahwa manusia hanyalah orang asing dan pendatang di bumi dan segala sesuatunya hanya sementara. Daud juga berdoa dengan penuh ungkapan syukur, serta penyerahan diri kepada Tuhan. Daud memuji Tuhan sebagai sumber segala kekuasaan, kemuliaan, kejayaan, dan kekuatan. Langit dan bumi adalah milik Tuhan, pun kerajaan dan kekuasaan. Daud mengakui bahwa dari Tuhanlah kekayaan dan kemuliaan yang ada padanya.

Sikap Daud yang menekankan pentingnya ketulusan hati dan kesetiaan dalam beribadah kepada Tuhan ini menjadi inspirasi bagi kita, untuk mengakui bahwa semua yang kita punya adalah pemberian Tuhan, milik kepunyaan Tuhan sendiri. Sudah semestinya pula semua itu kita pergunakan untuk melayani Tuhan. Karena itu, sebesar apa pun persembahan kita berikan, pujian dan pengakuan hanyalah layak bagi Tuhan. Pun jangan sampai kita menjadikan persembahan seumpama umpan untuk memancing berkat, supaya mendapat berkali lipat. --EBL/www.renunganharian.net

SEGALA YANG ADA PADA KITA ADALAH MILIK TUHAN,
KITA HANYALAH PENGELOLA YANG HARUS BEKERJA MENURUT KEHENDAK-NYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org