Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2023/06/29

Kamis, 29 Juni 2023

Bacaan   : KISAH PARA RASUL 19:21-40
Setahun : Mazmur 18-22
Nas       : "Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah dewa." (Kis. 19:26)

Gara-Gara Paulus

Demetrius adalah tukang perak yang punya usaha membuat kuil-kuilan dewi Artemis di Efesus. Dia dan para tukangnya menjadi makmur berkat usahanya (ay. 25). Ketika Kekristenan menyebar sampai ke Efesus, orang-orang mulai menyembah Allah. Mereka tidak lagi percaya berhala, salah satunya dewi Artemis. Akibatnya, Demetrius dan para tukangnya mulai kehilangan penghasilan. Demetrius sangat marah dan sengaja menimbulkan huru-hara. Dia menuding Paulus sebagai penyebab "kesialan" yang mereka alami.

Saat kita hidup benar sebagai orang Kristiani, lalu orang-orang sekitar terdampak, bertobat, mau terima Yesus lalu dibaptis, dan menjadi percaya, itu kabar baik! Kabar buruknya, ada orang-orang tertentu yang kehilangan penghasilannya, karena orang-orang yang sudah bertobat ini tidak lagi mengonsumsi barang haram yang mereka jual. Karena itu tak usah kaget, kalau tiba-tiba ada orang membenci lalu cari gara-gara kepada kita. Gara-gara Paulus memberitakan Injil di seluruh Asia, Demetrius menimbulkan huru-hara. Beruntung Paulus tidak celaka, karena tak diijinkan saat hendak pergi ke tengah-tengah rakyat (ay. 30).

Daripada menghadapi tanggung jawab atas dosanya, banyak orang menyalahkan orang benar yang hidupnya memengaruhi orang lain untuk bertobat. Jika kita dituduh membuat usaha tidak halal seseorang menjadi sepi, karena kita memberitakan Injil, tidak perlu takut. Sama seperti Paulus, tetaplah kerjakan bagian kita sebagai orang Kristiani. Jangan takut menghadapi orang yang usahanya jahat. --RTG/www.renunganharian.net

LEBIH MUDAH MENYALAHKAN SESEORANG KARENA
MEMILIH TETAP HIDUP DALAM DOSA, DARIPADA BERTOBAT.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org