Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/04/14

Minggu, 14 April 2019

Bacaan   : 1 Timotius 2:1-7
Setahun : 2 Samuel 10-12
Nas       : Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang. (1 Timotius 2:1)

Bersyafaat

Doa syafaat biasanya menjadi salah satu bagian dari suatu acara kebaktian. Doa ini biasanya agak panjang, karena mencakup berbagai topik doa. Bagi sebagian orang, doa ini mungkin membosankan dan bikin ngantuk. Apalagi jika mereka tidak mengerti apa makna doa syafaat.

Bersyafaat berarti kita berdoa bagi orang lain. Kita berdiri di hadapan Allah demi kepentingan orang lain. Seorang juru syafaat ibarat seorang penengah, juru damai, pembela, mediator, atau juru runding yang berusaha memohonkan pengampunan dosa, belas kasihan, pembelaan, perlindungan, atau berkat Allah untuk seseorang atau sekelompok orang.

Kristus adalah satu-satunya Juru syafaat bagi manusia. Dia mendamaikan dunia yang berdosa dengan Allah melalui karya kematian-Nya (ay. 5-6, bdk. Rm. 8:34, Ibr. 9:15, 12:24). Dengan beriman kepada-Nya, orang-orang percaya menjadi "imamat yang rajani" (1Ptr. 2:9), yaitu anak-anak Sang Raja yang berperan menjadi mediator antara orang berdosa dengan-Nya. Melalui Kristus, kita beroleh akses tanpa batas kepada Allah, untuk memohonkan apa saja, bukan hanya bagi diri sendiri, tapi juga bagi banyak orang.

Karena itulah, Paulus menasihatkan Timotius untuk bersyafaat bagi semua orang, termasuk bagi para pemimpin pemerintahan, sebab jika mereka hidup benar, maka banyak orang akan merasakan dampaknya (ay. 2). Dengan bersyafaat, kita diajar untuk peduli dengan orang lain, mengasihi mereka, serta menginginkan kebaikan bagi mereka. Ini juga dapat kita lakukan dalam doa-doa pribadi kita. --HT/www.renunganharian.net

BERDIRI DI HADAPAN ALLAH DEMI ORANG LAIN MELALUI DOA SYAFAAT ADALAH
SUATU KEHORMATAN SEKALIGUS TANGGUNG JAWAB SETIAP ORANG PERCAYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org