Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/03/07

Kamis, 7 Maret 2019

Bacaan   : Ayub 42:1-6
Setahun : Ulangan 17-20
Nas       : "Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau." (Ayub 42:5)

Khotbah yang Dihidupi

Saya pernah mendengar khotbah sederhana mengenai pentingnya bersukacita yang dibagikan oleh seseorang yang telah menang atas pergumulan hidupnya yang berat. Bertahun-tahun lamanya ia bergumul untuk mampu menjaga agar sukacita tetap ada dalam dirinya, setelah tragedi luar biasa yang menimpanya. Saya terkejut karena khotbah itu terasa "bertenaga", sekalipun isi khotbahnya tak membahas sesuatu yang baru. Tak butuh waktu lama saya mengerti alasan mengapa khotbah itu terasa berbeda: khotbah itu dihidupi!

Mendengar khotbah yang dihidupi selama bertahun-tahun, efeknya tentu akan berbeda dengan khotbah yang hanya berupa teori tanpa disertai pengalaman pribadi. Pengalaman pribadi dapat "menghidupkan" isi khotbah karena seseorang berbagi dengan segenap hatinya. Itulah sebabnya, penting sekali bagi kita untuk menjadi para pelaku firman, dimana kita mengalami firman Tuhan yang kita baca atau sampaikan (Yak. 1:22). Tragedi yang dialami oleh Ayub, seandainya Ayub berkesempatan menceritakan langsung kisah hidupnya hingga ia "memandang Allah", pastilah akan sangat bertenaga, bahkan sanggup dipakai Allah untuk mengubahkan hati para pendengarnya. Mengapa? Karena Ayub menghidupi pesannya, tak hanya piawai berbicara!

Oleh karenanya, dukungan doa bagi para pemberita firman sangat diperlukan. Berdoalah supaya mereka tak hanya cakap mengajar, tetapi juga menghidupi apa yang mereka sampaikan dan ajarkan. Berdoalah supaya Roh Kudus bekerja, supaya melalui pemberitaan itu, banyak hati diubahkan oleh kuasa Tuhan. --GHJ/www.renunganharian.net

KHOTBAH YANG DIHIDUPI AKAN MEMUNCULKAN KEINGINAN DALAM DIRI PENDENGARNYA
UNTUK MENGALAMI KEBENARAN FIRMAN-NYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org