Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2018/08/19

Minggu, 19 Agustus 2018

Bacaan   : 1 Yohanes 1:1-4
Setahun : Yeremia 19-22
Nas       : Apa yang telah kami lihat dan telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. (1 Yohanes 1:3)

Jadilah Saksi Asli!

Saksi biasanya dihadirkan dalam persidangan untuk memperkuat pembuktian perkara. Ia diundang untuk menceritakan apa yang dilihat, didengar, diperhatikan, atau dialaminya sendiri. Sayangnya, kadang-kadang ada saksi palsu yang tidak dapat menceritakan kejadian yang sebenarnya. Bisa jadi ia takut jika ia bersaksi secara jujur, ia akan dianiaya atau hidupnya tidak aman. Ada juga saksi palsu yang rela disuap karena ia membutuhkan uang.

Dalam teks ini, ada pengulangan kata "lihat" sebanyak tiga kali (ay. 1-3), kata "dengar" dua kali (ay. 1, 3) dan kata "beritakan" dua kali (ay. 2-3). Hal ini menekankan pada esensi dasar bahwa seorang saksi yang asli perlu mengalami tiga kegiatan ini: melihat, mendengar, kemudian memberitakannya. Kegiatan ini yang membuat para rasul berani menjadi saksi-Nya yang asli. Kesaksian mereka tentang Yesus Kristus tidak dapat digentarkan oleh penganiayaan, bahkan suap sekalipun. Mereka menjadi saksi yang asli dan berharap semua orang memiliki persekutuan yang karib dengan Allah dan sesama (ay. 3).

Di zaman sekarang, menjadi saksi Kristus juga tak lepas dengan tantangan. Tantangan itu terkadang berupa perasaan malas, sungkan, takut jika dianggap mengkristenkan orang lain, dan sebagainya. Jika iman yang kita miliki berdasarkan pengalaman yang nyata bahwa Kristus hidup di dalam kita, dan kita memiliki persekutuan pribadi bersama-Nya, apakah Anda tidak terpanggil untuk menyaksikan iman Anda? --YDS/www.renunganharian.net

TUHAN INGIN SETIAP MURID-MURID-NYA MENJADI SAKSI ASLI,
BUKAN SAKSI PALSU.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org