Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2018/03/03

Sabtu, 3 Maret 2018

Bacaan   : Yoel 2:11-17
Setahun : Ulangan 5-7
Nas       : Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada TUHAN, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia, dan Ia menyesal karena hukuman-Nya. (Yoel 2:13)

Koyakkanlah Hatimu

Ada berbagai macam ekspresi dan tindakan orang yang menyesal. Ada yang diam meratapi diri, ada yang menangis sejadi-jadinya, ada yang memohon ampun kepada orang yang disakiti, dan sebagainya.

Di Alkitab kita mendapati orang Israel, mulai dari raja, nabi, sampai orang biasa, yang menyesal dan mengakui dosa. Salah satu ekspresi yang mereka lakukan adalah mengoyakkan pakaian. Melalui tindakan itu, mereka mengakui keberadaan diri, ketidaklayakan, dan dosa mereka di hadapan Allah yang Mahakudus. Namun, dalam nubuatan Nabi Yoel, Tuhan menggunakan istilah yang berbeda; bukan mengoyakkan pakaian, melainkan mengoyakkan hati (ay. 13). Sebuah terjemahan menuliskan demikian: "Biarkan hatimu yang hancur menunjukkan penyesalanmu, mengoyak pakaian tidaklah cukup." Pakaian adalah penampakan lahiriah, bisa sekadar topeng atau tipu daya. Allah menghendaki penyesalan dan perubahan batiniah. Seakan-akan kepada kita dikatakan: Cabiklah hatimu, remukkan hatimu, supaya tampak apa yang ada di dalamnya, motivasi apa yang tersimpan. Maka, perpalingan kita kepada Allah merupakan perpalingan sepenuh hati; bukan pura-pura.

Pengakuan dosa kita kerap kali dilandasi sikap hati dan pengetahuan bahwa Tuhan itu pengasih dan penyayang, masakan Allah tidak mengampuni. Jadilah penyesalan lahiriah dan membuat kita menyepelekan anugerah Allah. Koyakkanlah hati dan lihatlah kepada Salib, biar hati kita dilumuri kesadaran betapa dosa kita telah ditebus dengan harga yang sangat mahal! --AHW/www.renunganharian.net

TUHAN INGIN KITA BERTOBAT DAN BERPALING KEPADA-NYA SETULUS HATI BUKAN SEKADAR PERKATAAN PENUH TIPU DAYA DAN MANIS JANJI.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org