Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2016/04/12

Selasa, 12 April 2016

Bacaan   : 1 Timotius 6:11-21
Setahun : 2 Samuel 3-5
Nas       : Peringatkanlah orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. (1 Timotius 6:17)

Jangan Berharap pada Kekayaan

Stres. Itulah yang dialami saudara kami yang bangkrut dalam hitungan jam. Ia baru saja menimbun stok sembako di dua kiosnya pada sore hari. Malamnya, jago merah membakar habis seluruh pasar, termasuk dua kios itu. Saudara kami ikut menjadi korban kebakaran Pasar Johar, Semarang, pada awal Mei 2015. Ia terlihat sangat letih saat menatap puing-puing kiosnya yang ludes.

Firman Tuhan mengajar kita untuk tidak tinggi hati dan tidak berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan. Hanya Tuhan tempat berharap yang paling aman. Ketika kita memiliki kekayaan, sepatutnya kita bersyukur, namun juga menyadari bahwa kekayaan itu bukan milik kita, melainkan milik Tuhan. Hanya orang bodoh yang mengejar dan berharap kepada kekayaan. Tuhan mau kita mengejar sesuatu yang jauh lebih berarti yaitu keadilan, ibadah, kesabaran, dan kelembutan (ay. 11). Kita didorong untuk terus berpegang pada hidup kekal yang diberikan Allah (ay. 12, FAYH). Kekayaan memang penting dan dapat membuat hidup lebih nyaman dan enak, tetapi kekayaan bukanlah segalanya. Saat lahir kita tak membawa apa-apa, saat mati pun sama saja. Kita diundang untuk mengumpulkan harta di surga, dengan berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan berbagi (ay. 19).

Semakin banyak Tuhan memberkati kita--entah harta entah kesehatan--biarlah kita semakin rendah hati. Kita dapat belajar memakai berkat Tuhan untuk memberkati sebanyak mungkin orang dan memenangkan pertandingan iman yang benar. --Richard Tri Gunadi/Renungan Harian

Hanya orang bodoh yang mengejar dan berharap kepada kekayaan.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org