Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/01/12

Minggu, 12 Januari 2014

Bacaan   : Kisah 14:8-20
Setahun : Kejadian 34-36
Nas       : Lalu datanglah imam dewa Zeus, yang kuilnya terletak di luar kota, membawa lembu-lembu jantan dan karangan-karangan bunga ke pintu gerbang kota untuk mempersembahkan kurban bersama-sama dengan orang banyak kepada rasul-rasul itu. (Kisah 14:13)

MENOLAK PENGHORMATAN

Ketika pelayan Tuhan -- entah yang ditahbiskan entah jemaat biasa -- melakukan pelayanan yang berkesan bagi seseorang, tak jarang ia mendapatkan pujian yang dapat melambungkan hati. Pujian itu muncul karena ia menyampaikan khotbah yang menarik, doanya terkabul, atau ia melakukan mukjizat. Banyak orang yang kemudian memuja pelayan Tuhan ini atas apa yang ia lakukan demi nama Tuhan.

Di kota Listra, Rasul Paulus dan Barnabas menyembuhkan orang yang lumpuh sejak lahir karena ia beriman. Melihat itu, penduduk setempat menyimpulkan dewa-dewa telah melawat mereka. Barnabas dikira dewa Zeus, dan Paulus dikira Hermes, sang juru bicara. Imam dewa Zeus pun membawa banyak persembahan untuk menghormati mereka. Mereka melakukannya dengan tulus, namun tanpa mengetahui kebenaran.

Paulus dan Barnabas menolak penghormatan tersebut dan meluruskan pemahaman mereka. Keduanya menggunakan kesempatan itu untuk memberitakan Injil kepada orang banyak. Tetapi orang Yahudi dari kota lain datang menghasut sehingga kedua rasul itu dilempari batu hingga disangka mati. Mereka memilih dianiaya daripada mendapatkan penghormatan yang tidak selayaknya.

Ketika melayani, ada godaan untuk mendapatkan penghormatan seolah pelayanan itu bersumber dari diri kita sendiri. Waspadalah supaya kita jangan mencuri kemuliaan Allah. Jangan sampai kita yang menjadi pusat perhatian, namun biarlah orang banyak semakin mengenal dan menghormati Allah melalui pelayanan kita. -- Hembang Tambun /Renungan Harian

MENERIMA KEHORMATAN YANG SEBENARNYA TIDAK LAYAK KITA TERIMA
SAMA SAJA DENGAN MENIPU DIRI SENDIRI.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org