Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2011/04/08

Jumat, 8 April 2011

Bacaan   : Yohanes 20:19-31
Setahun : 2 Samuel 17-19
Nas       : Tomas menjawab Dia: "Ya Tuhanku dan Allahku!" (Yohanes 20:28)

KRISTUS ITU TUHAN

Sebelum anak pertama lahir, kami sibuk memilih nama yang berarti buat kami dan bayi yang kami nantikan. Akhirnya, pilihan jatuh pada nama "Christhea", yang berarti "Kristus itu Tuhan". Kami rindu agar setiap kali memanggilnya, kami diingatkan bahwa Yesus bukan hanya Penyelamat hidup kami. Yang terutama, Dia adalah Tuhan kami, Tuan di atas segala tuan yang kami kasihi. Pemilik hidup kami yang patut kami taati, dan hanya kepada-Nya kami sekeluarga mengabdikan hidup.

Pilihan ini terinspirasi dari perjumpaan Tomas dan Yesus setelah Dia bangkit. Tomas tidak mau percaya begitu saja sebelum ia mencucukkan jarinya pada bekas luka Yesus. Syukur, Yesus yang bangkit berkenan menjumpainya: "lihatlah tangan-Ku ... dan lambung-Ku, dan jangan engkau tidak percaya lagi" (ayat 27). Saya rasa Tomas bukan tipe manusia peragu, tetapi tipe manusia abad modern yang mau percaya setelah membuktikannya sendiri, bukan sekadar percaya "apa kata orang". Namun ketika Yesus memberi bukti maka dari semua murid, Tomaslah yang paling konsekuen. Ketika Yesus membuktikan Dia sungguh Allah, Tomas tanpa ragu menyatakan imannya: "Ya, Tuhanku dan Allahku!" Ia mengakui Yesus sebagai Tuhan yang berhak atas hidupnya. Sejarah gereja mencatat bahwa Tomas setia memberitakan Injil, bahkan ke daerah paling sulit-sampai ke India. Dan, orang meyakini bahwa di bawah bangunan gereja Mar Thoma di India, Tomas mengakhiri hidupnya sebagai martir pembela Injil karena ketaatannya kepada Yesus.

Bila Anda percaya kepada Yesus Kristus, sungguhkah Dia menjadi Penyelamat dan Tuan atas hidup Anda, yang Anda percayai dan taati? Mari satukan kata dan tindakan kita -- SST

YESUS SUNGGUH-SUNGGUH TUHAN YANG HIDUP UNTUK SELAMANYA
MAKA KITA TAK PERLU RAGU MENGABDI PENUH KEPADA-NYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org