Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2005/10/13

Kamis, 13 Oktober 2005

Bacaan   : 1Samuel 15:13-23
Setahun : Nehemia 10-13
Nas       : Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan, memerhatikan lebih baik daripada lemak domba-domba jantan (1 Samuel 15:22)

MENDAPAT TIKUS?

Setika sedang memotong rumput, saya melihat gundukan tanah berpasir pada halaman rumput yang selama ini rata. Ternyata rupanya ada satu keluarga tikus pondok yang telah berpindah dari hutan yang terletak di dekat rumah, kemudian tinggal di bawah tanah pekarangan kami. Makhluk-makhluk kecil ini telah merusak halaman rumput kami dengan menggali tanah dan merusak rumput yang indah.

Dalam beberapa hal, aktivitas tikus tersebut menggambarkan sisi gelap hati manusia. Di luar, kita barangkali kelihatan baik dan sopan. Tetapi ketamakan, hawa nafsu, prasangka, dan kecanduan dapat merusak dari dalam. Cepat atau lambat, dosa-dosa itu akan menjadi jelas.

Raja Saul melakukan kesalahan fatal yang telah membusuk di dalam dirinya, yaitu pemberontakan melawan Allah. Ia diperintahkan untuk tidak mengambil jarahan perang dari bangsa Amalek (1 Samuel 15:3). Tetapi sesudah mengalami kemenangan telak, ia membiarkan bangsa Israel menyimpan ternak terbaik untuk mereka sendiri (ayat 9).

Ketika Nabi Samuel menegur raja, Saul berdalih bahwa ia mengambil domba dan lembu tersebut untuk dikorbankan bagi Allah. Tetapi dalih ini hanya untuk menutupi kesombongannya yang penuh dosa, yang kemunculannya bertentangan dengan Allah yang menurut pengakuannya hendak ia layani.

Obat yang ditawarkan Allah bagi pemberontakan adalah pengakuan dan penyesalan. Seperti Saul, Anda mungkin mencari-cari dalih untuk membenarkan dosa Anda. Akui dan tinggalkanlah dosa itu sebelum terlambat -HDF

SEBUAH DOSA AKAN MENJADI DUA KETIKA DIPERTAHANKAN

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org