Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2000/04/17

Senin, 17 April 2000

Bacaan   : Lukas 12:16-21
Setahun : 2Samuel 1-2, Lukas 14:1-24
Nas       : Semua yang benar, ... mulia, ... adil, ... suci, ... manis, ... sedap didengar, ... pikirkanlah semuanya itu (Filipi 4:8)

BERBICARA KEPADA DIRI SENDIRI

Ketika duduk di mobil yang saya parkir di tepi jalan sambil menunggu istri saya selesai berbelanja, saya mengisi waktu dengan memandangi orang-orang yang berlalu-lalang. Saya memperhatikan seorang pria dengan cermat, sebab ia asyik berbicara kepada dirinya sendiri. Saya tidak tahu persis apa yang ia katakan, tetapi pastilah suatu diskusi yang serius. Orang itu mengingatkan saya pada seorang pria yang lain. Ketika ditanya mengapa ia selalu berbicara kepada dirinya sendiri, ia menjawab, "Saya punya dua alasan: Pertama, saya suka mendengar orang pandai berbicara. Dan kedua, saya suka berbicara dengan orang pandai!"

Ketika orang-orang berbicara kepada dirinya sendiri, apa yang mereka katakan? Bisa hal-hal yang baik atau buruk, karena perkataan kita mencerminkan isi hati kita. Orang kaya dalam Lukas 12:16-21 berkata dengan sombong kepada dirinya tentang kekayaannya, dan Allah menyebutnya orang bodoh. Anak yang hilang dalam Lukas 15 berbicara kepada dirinya tentang kemiskinannya, dan ia kembali kepada ayahnya.

Ketika Anda berbicara kepada diri Anda sendiri, berarti Anda sedang mengutarakan segala pemikiran dan isi hati Anda. Benarlah kata sebuah ungkapan; kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan. Jika pikiran kita jahat, kita akan menjadi jahat. Jika pikiran kita murni, hidup kita pun akan murni.

Dengan menggunakan Filipi 4:8 sebagai pedoman, biarlah kita bertekad untuk menyucikan pikiran. Marilah kita berbicara kepada diri sendiri tentang segala hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar, baik, dan patut dipuji -- MRD

UNTUK MENJADI SERUPA DENGAN KRISTUS
ISILAH PIKIRAN ANDA DENGAN PIKIRAN YANG SERUPA DENGAN PIKIRAN KRISTUS

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org