Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1998/02/15

Minggu, 15 Februari 1998

Bacaan   : Yeremia 6:10-17
Setahun : Bilangan 34-36
Nas       : Baik nabi maupun imam semuanya melakukan tipu (Yeremia 6:13)

KLAIM YANG SALAH

Beberapa tahun yang lalu, sekelompok ilmuwan mengambil kesimpulan bahwa orang yang pernah mengalami kecanduan alkohol dapat kembali meminum minuman keras tanpa menjadi ketagihan. Namun reporter penyelidik menemukan bukti yang bertolak belakang dari pasien yang pernah terlibat dalam penelitian tersebut. Mereka yang telah "sembuh" dari kecanduan dan kemudian mulai minum lagi, terperosok ke dalam masalah yang sangat pelik. Beberapa orang bahkan mengakhiri hidupnya. Tampaknya para ilmuwan yang kita harap dapat dipercaya itu, sama sekali tidak dapat diandalkan.

Para pemuka agama, seperti halnya ilmuwan, seharusnya tidak membuat klaim yang salah. Tetapi Yeremia menuliskan bukti yang bertentangan. Ia menunjukkan bahwa imam, nabi, dan pengajar pada masa itu tidaklah mengatakan kebenaran (6:13). Mereka berkata kepada banyak orang apa yang ingin mereka dengar (ayat 14). Orang-orang tidak ingin belajar mengenai penghakiman, penyesalan, dan ketidaksalehan mereka. Mereka dengan antusias menerima kabar pengharapan dan kedamaian, meskipun itu hanya setumpuk kebohongan.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita hanya ingin mendengar suara yang ingin kita dengar? Apakah kita beranggapan bahwa semua pengkhotbah menyatakan kebenaran? Marilah kita teliti lebih jauh apakah kabar yang mereka sampaikan sesuai dengan Alkitab atau tidak. Roh Kudus dan Firman akan memberi tanda kepada kita akan adanya klaim yang salah [MRD II]


If "blind lead the blind," they shall both go astray
And land in the pit of despair;
So don't be deceived as you travel life's road --
False teachers abound everywhere. -- DJD

JIKA ANDA MENGETAHUI KEBENARAN
ANDA DAPAT MEMBEDAKAN APA YANG SALAH

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org