Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Kamis, 16 Juli 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 07/Edisi 2026 | edisi berikut
Kamis, 16 Juli 2026

Bacaan   : KEJADIAN 37:12-36
Setahun : Amsal 10-12
Nas       : Pada waktu Ruben kembali ke sumur itu, ternyata Yusuf tidak ada lagi di dalamnya. Lalu ia mengoyak bajunya. (Kejadian 37:29)

Rumput Liar di Ladang Hati

Menyesali kegagalannya menolong Yusuf, Ruben mengoyak bajunya. Adik-adiknya kini tahu, Ruben telah berkhianat. Namun, mereka tak berbuat apa pun kepadanya. Wibawa Ruben agaknya cukup kuat. Keberanian Ruben secara terbuka menunjukkan keberpihakannya membuktikan bahwa dia tahu benar sikap saudaranya kepadanya. Artinya, andai sejak awal Ruben tegas membela Yusuf dan mendesak agar Yusuf dibebaskan, boleh jadi Yusuf terselamatkan.

Namun, mengapa Ruben tidak sejak awal menyelamatkan Yusuf? Mengapa ia menunda hal sepenting dan segenting itu? Entah apa alasan Ruben. Yang jelas, penundaan itu membuat keadaan tak lagi bisa diperbaiki.

Memang, tak semua penundaan itu buruk. Jika alasannya benar dan masuk akal, penundaan adalah wujud sikap bertanggung jawab. Namun, banyak orang melakukan penundaan (menunda penanganan masalah, menunda realisasi bantuan, dsb.) bukan karena alasan yang bertanggung jawab. Akibatnya, masalah yang tertunda menjadi rumput liar di ladang hati, menjadi gulma yang memenuhi ladang: sulit ditangani, tidak terkendali. Adolf Heuken, seorang sejarawan, berkata, "Masalah-masalah yang tidak diselesaikan tepat pada waktunya akan muncul pada saat yang tidak disangka-sangka dengan kekuatan yang melampaui kemampuan kita untuk menanganinya."

Tuhan menghendaki agar kita selalu menanggapi tiap hal secara bertanggung jawab pada waktunya. Ya, pada waktunya, bukan menunda-nunda. Maka, sebelum hal-hal kecil menjadi liar tidak terkendali, mari kita bangun, dan segera melakukan yang harus kita lakukan. --EE/www.renunganharian.net

KECUALI KARENA ALASAN YANG DAPAT DIPERTANGGUNGJAWABKAN,
PENUNDAAN ADALAH TINDAKAN TAK BERTANGUNG JAWAB.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Selasa, 11 Agustus 2026
Penjaga yang Tak Terlelap (MAZMUR 121)
  Arsip
< Juli 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10654 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org