Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Rabu, 15 Juli 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 07/Edisi 2026 | edisi berikut
Rabu, 15 Juli 2026

Bacaan   : 2 TAWARIKH 28
Setahun : Amsal 7-9
Nas       : Ahas merampas barang-barang dari Rumah Tuhan, dari rumah raja dan dari rumah-rumah para pemimpin. Ia menyerahkan semua itu kepada raja Asyur, namun hal itu tidak menguntungkan dia. (2 Tawarikh 28:21)

Salah Langkah

Bermain catur sangat mengandalkan strategi. Setiap langkah dapat melemahkan atau memperkuat kita. Jika salah melangkah, kita bisa kehilangan bidak-bidak berharga, bahkan terancam kalah. Permainan catur mengajarkan kita bahwa setiap langkah harus dilakukan dengan berhati-hati, penuh perhitungan, serta memiliki tujuan. Bukan sembarang melangkah, sekalipun keputusan itu diambil dalam waktu yang singkat.

Dalam dunia nyata, salah langkah juga bisa sangat mematikan. Rezin, raja Aram, dan Pekah, raja Israel, memimpin pasukan yang besar untuk memerangi Ahas, raja Yehuda. Ahas dan seluruh rakyat gemetar ketakutan (Yes. 7:1-2). Dalam kekalutan itu, Allah mengutus Nabi Yesaya untuk memberinya jaminan perlindungan, asalkan ia mau percaya serta mengandalkan Tuhan. Sayangnya, Ahas memilih strategi yang lain. Ia menolak Tuhan, lalu berpaling meminta pertolongan kepada raja negeri Asyur.

Raja Asyur memang segera tiba. Namun, ia datang bukan sebagai sekutu bagi Ahas, melainkan sebagai bandit yang tega merampas semua kekayaan Yehuda. Ia meminta upeti yang amat besar. Ahas pun merampas barang-barang berharga dari bait Allah, juga dari istana raja, serta dari rumah para pemimpin Yehuda. Semua diserahkannya kepada raja Asyur. Namun, tindakan itu sama sekali tidak menguntungkan baginya. Asyur tidak menolongnya. Ahas benar-benar salah langkah. Ia meninggalkan Allah yang siap menolongnya, hanya untuk mendapati dirinya diperdaya, dikuras habis, lalu ditinggalkan oleh Asyur. Karenanya, marilah bersandar pada Allah di setiap langkah agar hidup kita terarah dengan benar serta berkenan bagi-Nya. --HT/www.renunganharian.net

ALLAH BERKUASA MENUNTUN DAN MENJAGA KITA DI SETIAP LANGKAH,
MARI BERPAUT KEPADA-NYA AGAR HIDUP KITA TIDAK KEHILANGAN ARAH.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Selasa, 11 Agustus 2026
Penjaga yang Tak Terlelap (MAZMUR 121)
  Arsip
< Juli 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10654 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org