Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Senin, 6 Juli 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 07/Edisi 2026 | edisi berikut
Senin, 6 Juli 2026

Bacaan   : ROMA 15:14-21
Setahun : Mazmur 115-118
Nas       : Dalam pemberitaan itu aku menganggap sebagai kehormatanku bahwa aku tidak melakukannya di tempat-tempat, di mana nama Kristus telah dikenal orang, supaya aku jangan membangun di atas dasar yang telah diletakkan orang lain. (Roma 15:20)

Ambisi yang Mulia

Ambisi adalah keinginan atau hasrat yang besar untuk menjadi sesuatu, atau untuk memperoleh, atau untuk melakukan sesuatu. Sifat ambisius adalah sesuatu yang netral, tergantung motivasi, cara, serta tujuannya. Dalam Perjanjian Baru, digunakan dua kata Yunani untuk menjelaskan hal ini. Yang pertama adalah philotimeomai, yakni keinginan atau cita-cita untuk mengejar atau melakukan sesuatu yang bernilai atau mulia. Kata ini mengandung gagasan untuk berupaya keras karena cinta atau rasa hormat kepada sesuatu. Kata inilah yang digunakan Rasul Paulus untuk menjelaskan ambisinya untuk memberitakan Injil Kristus ke tempat-tempat di mana nama-Nya belum dikenal orang. Ia menganggap hal itu sebagai kehormatan (philotimoumenon) baginya. Ia melakukannya sebagai tanda kasih dan hormatnya kepada Allah.

Kata Yunani yang kedua adalah eritheĆ­a, yang bermakna ambisi negatif, egois, menekankan persaingan serta mengakibatkan perselisihan. Orang-orang yang memiliki ambisi ini ingin meraih sesuatu dengan cara-cara yang manipulatif atau penuh tipu daya. Jenis ambisi ini hanya bertujuan untuk memuaskan kepentingan diri sendiri.

Lalu, ambisi yang manakah yang sedang kita kejar dalam hidup ini, baik dalam kehidupan pribadi, pekerjaan, atau pelayanan? Apakah setiap cita-cita, kerinduan, keinginan, serta pencapaian kita dimaksudkan hanya untuk kepuasan diri sendiri, untuk meninggikan serta membesarkan nama kita? Atau, apakah lahir dari rasa hormat dan cinta kita kepada Allah sehingga kita ingin mengagungkan nama-Nya? Kiranya kita selalu bersedia menundukkan ambisi pribadi kita di bawah kehendak-Nya yang mulia. --HT/www.renunganharian.net

KIRANYA SEGALA AMBISI DAN KERINDUAN KITA
BERASAL SERTA BERMUARA PADA RASA HORMAT SERTA KASIH KEPADA ALLAH.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Minggu, 12 Juli 2026
Keluar dari Zona Nyaman (KELUARAN 3:1-12)
  Arsip
< Juli 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10623 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org