Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Kamis, 2 April 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 04/Edisi 2026 | edisi berikut
Kamis, 2 April 2026

Bacaan   : MATIUS 27:1-10
Setahun : 1 Samuel 21-24
Nas       : Ia pun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. (Matius 27:5)

Mengizinkan Tuhan Melakukannya

Petrus dan Yudas termasuk di antara kedua belas rasul. Namun, keduanya berkhianat kepada Yesus. Petrus menyangkal Yesus sebanyak tiga kali. Sebanyak tiga kali ia tidak mengaku bahwa dirinya mengenal Yesus, bahkan menjadi murid Yesus (Mat. 26:69-75). Sedangkan Yudas, ia menjual Yesus kepada imam-imam kepala. Diterimanya 30 uang perak dan sebagai gantinya menyerahkan Yesus kepada mereka (Mat. 26:14-16).

Lalu, kedua pengkhianat menyesali perbuatannya. Sesudah peristiwa penyangkalan, dengan hati sedih Petrus menangis. Sedangkan Yudas, ia menyatakan bahwa dirinya telah berdosa dengan menyerahkan darah orang yang tidak bersalah. Ia hendak mengembalikan uang yang 30 perak itu ke pihak pembeli Yesus (ay. 3-4). Faktanya, kedua pengkhianat sama-sama menyakiti hati Tuhan! Namun, besar kasih Tuhan kepada manusia. Tuhan memberikan pengampunan kepada Petrus. Petrus diterima kembali sebagai rasul. Malah, ia menjadi sokoguru jemaat, yang berarti pilar utama dari kedua belas rasul (Gal. 2:9). Hal serupa (semestinya) dialami oleh Yudas. Tuhan pasti memberikan pengampunan kepadanya. Sayang, ia tidak mengizinkan Tuhan melakukannya. Sesudah upaya pengembalian uang itu ditolak, Yudas menjadi putus asa. Ia melemparkan uang itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi menggantung diri (ay. 5).

Tuhan akan memberikan segalanya bagi kita. Tidak hanya pengampunan, tetapi juga kesembuhan, pemulihan, dan keberhasilan. Satu syaratnya, kita perlu mengizinkan Tuhan melakukannya. Kita perlu mempersilakan Dia bekerja, dengan cara kita datang kepada-Nya, menyerahkan hidup kita, dan membuka hati untuk Tuhan perbarui melalui doa, mengakui dosa kita, dan bertobat. --LIN/www.renunganharian.net

TIDAK ADA PERTUMBUHAN YANG KITA ALAMI JIKA TUHAN
TIDAK KITA IZINKAN BEKERJA DALAM KEHIDUPAN KITA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Minggu, 19 April 2026
Selamanya atau Sewaktu (MAZMUR 23)
  Arsip
< April 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10531 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org