Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Rabu, 1 April 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 04/Edisi 2026 | edisi berikut
Rabu, 1 April 2026

Bacaan   : MATIUS 26:47-56
Setahun : 1 Samuel 18-20
Nas       : Segera ia mendekati Yesus dan berkata, "Salam, Rabi, " lalu mencium Dia. (Matius 26:49)

Ciuman Yudas

Dalam budaya bangsa Israel serta nenek moyang mereka, praktik ciuman memiliki beragam makna dan tidak selalu terkait dengan romansa. Ciuman adalah tanda sapaan yang umum untuk menunjukkan keramah-tamahan, juga dapat menyatakan kedekatan, persahabatan, dan kasih sayang, serta untuk menunjukkan penghormatan serta kesetiaan. Biasanya, mereka akan mencium pipi atau kening seseorang.

Namun, tindakan yang menjadi simbol kebaikan inilah yang dipilih Yudas Iskariot sebagai isyarat untuk menyerahkan Sang Guru kepada orang-orang yang hendak menangkap-Nya. Ia menggunakan tanda kesetiaan justru untuk mengkhianati-Nya. Ia bertopeng dan menipu demi tercapainya ambisi pribadi. Ia telah bersekongkol dengan para pemimpin Yahudi untuk menangkap Yesus. Ia telah menerima sejumlah uang sebagai upahnya. Lalu, ia berlagak seperti seorang murid yang sangat merindukan gurunya, menyapa-Nya dengan ramah, lalu mencium-Nya. Pengkhianatan ini bukan hanya mengantarkan Yesus kepada penderitaan dan kematian-Nya di kayu salib, tetapi juga membuat Yudas binasa.

Tindakan Yudas menunjukkan bahwa terkadang orang-orang terdekatlah yang paling berbahaya bagi kita, jika mereka tidak memiliki ketulusan serta kasih yang murni. Ya, pengkhianatan orang yang kita percayai itulah yang paling menyakitkan. Kiranya kita belajar mengasihi dengan tulus, serta tidak gelap mata dengan tawaran menggiurkan yang dapat merusak integritas hidup kita. Mari singkirkan sifat manipulatif. Mari terus belajar menjadi orang-orang yang setia, yang menunjukkan rasa hormat yang tulus kepada orang lain, serta mencerminkan perilaku yang terpuji sebagai pengikut Kristus. --HT/www.renunganharian.net

PENGIKUT KRISTUS YANG SEJATI TIDAK HIDUP SECARA MANIPULATIF,
MELAINKAN MENUNJUKKAN KASIH YANG TULUS DAN MURNI SECARA AKTIF.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Minggu, 19 April 2026
Selamanya atau Sewaktu (MAZMUR 23)
  Arsip
< April 2026 >
M S S R K J S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30    
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10531 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org