Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Senin, 9 Maret 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2026 | edisi berikut
Senin, 9 Maret 2026

Bacaan   : LUKAS 22:1-6
Setahun : Ulangan 30-31
Nas       : Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mencari jalan, bagaimana mereka dapat membunuh Yesus, sebab mereka takut kepada orang banyak. (Lukas 22:2)

Takut Pandangan Orang

Istilah "permufakatan jahat" mengemuka ketika banyak kasus aneh dialami oleh orang-orang yang tak bersalah, didakwa, dan dipenjarakan. Permufakatan semacam itu terjadi di antara orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka berniat memperkarakan Yesus demi mempertahankan pengaruh mereka sebagai pemuka agama yang dihormati. Namun, karena takut pada reaksi orang banyak, mereka mencari cara untuk menghindari pandangan negatif masyarakat. Momentum pun datang melalui Yudas Iskariot yang menyatakan bersedia menyerahkan Yesus.

Mungkin mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menentang Allah. Dengan cara-cara licik, melalui fitnah keji dan dengan menggunakan uang kepada Yudas serta ancaman terhadap Pilatus. Pilatus pun akhirnya menyerah karena takut pandangan orang. Sebab, hal ini dapat berdampak pada kedudukannya. Padahal, Pilatus juga telah diperingatkan oleh Tuhan melalui mimpi istrinya (Mat. 27:19). Jika Pilatus takut kepada orang Farisi, orang Farisi takut kepada pandangan orang banyak. Rasa takut mereka kepada manusia melampaui takut kepada Allah.

Ketika kita berhadapan dengan situasi untuk mempertahankan kebenaran, kita juga cenderung mengalah demi menyenangkan orang. Di titik inilah, kesetiaan kita kepada Tuhan diuji. Dapatkah kita berucap seperti Rasul Petrus, "Silakan kamu putuskan sendiri manakah yang benar di hadapan Allah: taat kepada kamu atau taat kepada Allah" (Kis. 4:19). Ucapan Petrus ini terjadi ketika Petrus dan Yohanes diancam untuk tidak lagi memberitakan kebangkitan Kristus. --HEM/www.renunganharian.net

DALAM SITUASI YANG MENUNTUT KITA UNTUK MEMBELA KEBENARAN,
KITA HARUS TAKUT KEPADA TUHAN DAN BUKAN KEPADA MANUSIA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Senin, 13 April 2026
Gagal Paham (YOHANES 12:12-19)
  Arsip
< Maret 2026 >
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10531 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org