Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Minggu, 1 Maret 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 03/Edisi 2026 | edisi berikut
Minggu, 1 Maret 2026

Bacaan   : YOEL 2:12-17
Setahun : Ulangan 5-7
Nas       : Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu, berbaliklah kepada Tuhan, Allahmu, sebab Ia pengasih dan penyayang, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Ia menyesal atas malapetaka yang hendak didatangkan-Nya. (Yoel 2:13)

Mengoyakkan Pakaian

Mengoyakkan pakaian yang sedang dikenakan merupakan tradisi umat Israel untuk menyatakan perkabungan, dukacita, atau penyesalan. Ini mereka lakukan ketika mendengar berita duka, mendapat ancaman musuh, atau menghadapi musibah besar. Mengenakan pakaian yang compang-camping menunjukkan kesedihan, pengakuan dosa, atau pertanda merendahkan diri di hadapan Tuhan.

Sekalipun sebagian tokoh dalam kisah Alkitab melakukan tindakan ini dengan tulus, tetapi banyak juga yang melakukannya sebagai formalitas. Mereka mengerjakannya hanya sebagai wujud dari sebuah tradisi, tanpa sungguh-sungguh menunjukkan perubahan perilaku. Patutlah Allah mewartakan penghukuman-Nya atas mereka. Itu sebabnya, Allah menegur serta mengkritik umat-Nya agar mereka tidak hanya mengoyakkan pakaiannya, melainkan mengoyakkan hati mereka. Ya, Dia ingin hati umat-Nya hancur karena menyadari betapa mereka telah berdosa kepada Allah. Dia menghendaki pertobatan sepenuh hati dari mereka, setelah menyadari bahwa mereka telah berlaku tidak setia kepada-Nya, serta mengabaikan segala perintah-Nya.

Becermin dari bangsa Israel, kita pun diingatkan agar jangan berpuas diri hanya sebatas menunjukkan tanda-tanda pertobatan lahiriah dari dosa dan kejahatan kita. Pengakuan berdosa, tangisan dengan berurai air mata, kata-kata penyesalan, serta berbagai tindakan formalitas tidaklah cukup. Harus disertai adanya perubahan perilaku sebagai wujud hancurnya hati kita. Terlihat dari tindakan nyata sebagai bentuk ketaatan kita kepada Allah. Berpaling dari gelap kepada terang. Dari pemberontakan kepada ketaatan. Dari perilaku jahat kepada perbuatan kebajikan. Dari hidup yang cemar kepada hidup yang memuliakan nama Tuhan. --HT/www.renunganharian.net

PERTOBATAN SEPENUH HATI SELALU DISERTAI DENGAN PERUBAHAN PERILAKU
YANG MENUNJUKKAN KETAATAN KITA KEPADA ALLAH DI SETIAP WAKTU.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Sabtu, 9 Mei 2026
Waspadai Akar Pahit! (IBRANI 12:1-17)
  Arsip
< Maret 2026 >
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31        
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10562 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org