Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Minggu, 18 Januari 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 01/Edisi 2026 | edisi berikut
Minggu, 18 Januari 2026

Bacaan   : KEJADIAN 29:1-30
Setahun : Keluaran 1-3
Nas       : Tetapi, pada waktu malam Laban mengambil Lea, anaknya, lalu membawanya kepada Yakub. Yakub pun menghampiri dia. (Kejadian 29:23)

Tipuan Yakub

Yakub, menurut arti namanya adalah penipu. Sejak kelahirannya, di mana Yakub kecil memegang tumit Esau seolah hendak bersaing keluar kandungan, nuansa persaingan terasa dalam kehidupan dua saudara kandung itu. Hingga akhirnya persaingan itu memuncak ketika Yakub menipu Esau, bukan hanya sekali, melainkan dua kali. Setelah kejadian penukaran hak kesulungan dengan sup kacang merah, sekali lagi Yakub menipu Esau dengan muslihat yang dilakukannya bersama Rahel, ibunya, ketika Ishak hendak memberikan berkat kesulungan.

Setiap kali membaca berita tentang penipuan, mungkin akan tebersit satu pertanyaan, "Apakah mereka tidak takut kelak menuai aksi tipu-menipu yang mereka lakukan?" Pemikiran ini terasa logis karena kita mengingat adanya hukum tabur-tuai yang masih berlaku selama bumi masih ada, seperti yang pernah Allah ucapkan sesaat setelah Nuh keluar dari bahtera (Kej. 8:22). Catatan Alkitab mengenai Yakub, yang akhirnya harus terkena tipu daya Laban ketika ingin meminang Rahel, tetapi malah diberi Lea, lalu Yakub masih harus bekerja tujuh tahun lagi, menunjukkan bahwa hukum tabur-tuai sedang dialami Yakub.

Tercatatnya kisah Yakub tentu bukan tanpa maksud. Allah ingin setiap orang yang membaca kisah itu dapat menyadari adanya konsekuensi dari setiap perbuatan di dunia, termasuk aksi tipu-menipu yang masih juga terjadi sampai hari ini. Suatu kesadaran yang diharapkan dapat direspons dengan positif, yakni dengan berupaya menjalani hidup benar dan menjauhkan niat untuk menipu orang lain. --GHJ/www.renunganharian.net

SETIAP PERBUATAN DI DUNIA ADA KONSEKUENSINYA
SUPAYA MANUSIA BELAJAR BERPIKIR SEBELUM BERTINDAK.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Sabtu, 14 Maret 2026
Kesalehan dan Penderitaan (MAZMUR 69)
  Arsip
< Januari 2026 >
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10501 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org