Beranda | YLSA.org | Alkitab | Katalog | AI |
Utama > Publikasi > e-Renungan Harian > Edisi Rabu, 14 Januari 2026
  Tampilan cetak   edisi sebelum | 01/Edisi 2026 | edisi berikut
Rabu, 14 Januari 2026

Bacaan   : YESAYA 10:20-27
Setahun : Kejadian 41-42
Nas       : Namun, pada waktu itu sisa orang Israel dan orang yang terluput di antara keturunan Yakub, tidak akan bersandar lagi pada bangsa yang mengalahkannya, tetapi akan bersandar pada Tuhan, Yang Maha Kudus, Allah Israel, dengan setia. (Yesaya 10:20)

Salmon Run

Saya memperhatikan tayangan National Geography yang tengah meliput perjuangan ikan salmon. Pada waktu-waktu tertentu ikan salmon akan berenang melawan arus yang deras. Mereka melakukan hal tersebut untuk dapat bertelur di lokasi yang tepat. Memang tidak mudah untuk berenang melawan arus yang deras. Lebih mudah bagi ikan salmon untuk berenang mengikuti arus air. Namun, mereka memilih melawan arus deras demi satu tujuan: meneruskan keturunan mereka. Fenomena itu dikenal dengan istilah "salmon run".

Nabi Yesaya tengah menubuatkan kehancuran Israel di tangan bangsa Asyur karena dosa penyembahan berhala yang mereka lakukan. Meski awalnya mereka digambarkan begitu banyak seperti pasir di laut (ay. 22), tetapi hanya sedikit yang akan bertahan, yaitu mereka yang bertahan melawan arus penyembahan berhala dan memilih untuk beriman kepada Allah. Tuhan berkenan kepada mereka yang tersisa, yang terluput dari keturunan Yakub; yang tetap setia dan sungguh bersandar kepada Tuhan bukan kepada berhala (ay. 20). Mereka tetap bertahan dalam iman dan tidak membiarkan diri terhanyut di dalam arus ketidaksetiaan yang melanda Israel masa itu. Mereka percaya dan tetap setia kepada Tuhan. Karena itu, Tuhan menghibur dan menguatkan sisa Israel. Ia berjanji akan bertindak membela dan menolong mereka.

Memang tidak mudah untuk berdiri sendirian melawan arus kehidupan yang menjauhkan kita dari Allah, di saat orang-orang di sekitar kita justru mengikuti arus. Mungkin kita akan mengalami penderitaan karena memegang teguh iman kita kepada Allah di saat orang-orang lain menyerah dan hidup di dalam dosa. Akan tetapi, Allah tidak pernah meninggalkan kita dan akan terus menyertai serta menjaga kita. Oleh karena itu, jangan menyerah, tetaplah bersandar dan setialah kepada Kristus. --DSK/www.renunganharian.net

TETAPLAH BERIMAN KEPADA YESUS MESKI TIDAK MUDAH JALANNYA.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Pelayanan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

  e-RH Hari Ini
Edisi Senin, 9 Februari 2026
Mengasihi yang Tersisih (1 YOHANES 4:7-21)
  Arsip
< Januari 2026 >
M S S R K J S
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
Cari di Arsip e-Renungan Harian  Cari di e-RH
  
Arsip  Arsip (10470 edisi)
Berlangganan  Berlangganan
Situs  Situs RH
  Facebook RH
Facebook  Aplikasi RH
  Grup Diskusi RH
Situs Renungan.co

Whatsapp Kontak Kami Tentang Kami
Situs ini dibuat oleh YLSA (Yayasan Lembaga SABDA)

Follow Us:

IG sabda_ylsa FB Yayasan Lembaga SABDA TW sabda_ylsa Link Mores
unblocked 76 agar.io 76 agario 76 lesson guru games
YT SABDA Alkitab Spotify Google Podcast Podcast SABDA Slideshare Slideshare SABDA

CONTACT | GET INVOLVED! | DONASI

Copyright © 1997- Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). All Rights Reserved.
Bank BCA Cabang Pasar Legi Solo - No. Rekening: 0790266579 - a.n. Yulia Oeniyati
WA: 0881-2979-100 | Email: ylsa@sabda.org | Situs: ylsa.org - sabda.org