|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/https://sabda.org/publikasi/e-konsel/135 |
|
e-Konsel edisi 135 (1-5-2007)
|
|
Edisi (135) -- 01 Mei 2007
e-KONSEL
======================================================================
Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen
======================================================================
Daftar Isi:
= Pengantar : Wanita Rawan Menjadi Korban
= Cakrawala : Bagaimana Menolong Wanita yang Diperkosa?
= Bimbingan Alkitabiah: Pengampunan Terhadap Kesalahan Sesama
Manusia
= Tips : Menolong Korban Perkosaan
= Info : National Counseling & Healing Conference
2007
========== PENGANTAR REDAKSI ==========
Perkosaan sering meninggalkan bekas yang sulit dipulihkan. Korbannya
bisa benar-benar terguncang dan jika tidak segera ditangani dengan
benar bisa menyebabkan trauma berkepanjangan. Untuk memulihkan
korbannya pun dibutuhkan penanganan yang serius dan waktu yang tidak
sebentar.
Bagaimana bila hal ini terjadi pada salah satu dari orang-orang di
sekitar kita? Apa yang dapat kita lakukan untuk menolong mereka?
Simak sajian artikel dan ayat-ayat Alkitab berikut ini yang kami
harapkan bisa pembaca gunakan untuk mendampingi mereka atau
setidaknya bisa menambah wawasan pembaca. Silakan simak, kiranya
menjadi berkat.
Redaksi e-Konsel,
Christiana Ratri Yuliani
========== CAKRAWALA ==========
BAGAIMANA MENOLONG WANITA YANG DIPERKOSA
APAKAH PERKOSAAN ITU?
Perkosaan adalah perbuatan seseorang yang memaksakan dirinya atas
seorang lain secara seksual tanpa persetujuan orang tersebut. Sering
kali ini dilakukan oleh seorang laki-laki terhadap seorang wanita
atau seorang gadis, namun hal yang sama dapat juga terjadi atas
seorang anak laki-laki atau seorang pria. Dalam suasana damai,
perkosaan sudah merupakan masalah sosial, seperti dalam kisah Tamar
(2 Samuel 13) di mana perkosaan adalah wujud hawa nafsu dalam
hubungan "incest", antarsaudara. Terlebih lagi dalam waktu perang,
perkosaan merupakan bagian dari tindak kekerasan. Perkosaan bisa
dilakukan oleh seorang anggota keluarga, seorang kawan yang
dipercaya, atau oleh seorang yang sama sekali asing.
MENGERTI AKIBAT-AKIBAT DARI PERKOSAAN
Perkosaan adalah salah satu pengalaman yang paling menyakitkan yang
dapat dialami seorang wanita. Pengalaman itu meninggalkan
bekas-bekas luka yang dalam dan terasa sakit untuk waktu yang lama.
Karena kaum wanita merasa malu oleh perkosaan, luka yang
diakibatkannya ditutupi dan sangat dirahasiakan.
Tidak ada orang lain yang mengetahui apa yang terjadi. Karena ia
tidak menceritakan peristiwa perkosaan itu kepada orang lain,
bukanlah berarti bahwa peristiwa itu tidak terjadi padanya.
A. Bagaimana akibat perkosaan terhadap seorang wanita?
------------------------------------------------------
1. Ia akan diliputi satu perasaan malu yang mendalam. Ia akan merasa
seolah dirinya ditutupi oleh kotoran yang tak dapat
disingkirkannya.
2. Ia bisa merasa diri hancur, tidak lagi berharga. Kalau ia belum
menikah, ia mungkin merasa bahwa tidak seorang pun yang akan mau
menikahinya. Ia bisa merasa begitu sedih sampai kepada titik di
mana ia ingin membunuh dirinya sendiri.
3. Ia bisa merasa marah kepada semua laki-laki. Mungkin juga hal ini
terjadi bahwa ia marah kepada Allah karena membiarkan hal itu
terjadi atasnya. Kemarahan ini dapat ditujukan kepada siapa saja
yang sedang bersama-sama dia.
4. Ia bisa merasa bersalah dan mengira bahwa Allah sedang menghukum
dia. Mungkin timbul pertanyaan: "Apa yang telah saya perbuat
sehingga saya harus mengalami semua ini?" Orang-orang lain dapat
menguatkan perasaan seperti itu dengan menuduh dia ikut
bertanggung jawab atas pengalaman diperkosa tersebut.
5. Ia mungkin takut menceritakannya kepada siapa pun. Kalau mereka
tahu, mungkin saja mereka menuduh dia berbohong atau menyalahkan
dia untuk kejadian tersebut. Suami atau pacarnya dapat menolak
dia dan masyarakat mungkin akan memandang rendah kepadanya.
6. Ia mungkin tidak lagi bisa menikmati hubungan seksual, atau
menjadi kaku dan dingin oleh rasa takut terhadap seks. Atau dia
mulai melakukan hubungan seksual dengan banyak laki-laki karena
merasa dirinya hancur dan tak berharga.
7. Ia mungkin terluka pada organ seksualnya atau pada organ tubuh
bagian dalam lainnya. Ketika seorang wanita bergumul melawan
pemerkosanya, mungkin saja ia mengalami patah tulang atau
luka-luka lainnya. Dia dapat tertular AIDS, penyakit kelamin lain
yang menular, atau menjadi hamil. Dia mungkin ingin mengaborsi
jabang bayi itu. Suatu hal yang dapat mengakibatkan kemandulan.
8. Dia mungkin tidak dapat memercayakan dirinya kepada Allah untuk
melindungi dirinya di masa depan.
9. Ia mungkin berpikir bahwa dirinya dikuasai iblis.
B. Bagaimana perkosaan memengaruhi pernikahan seorang wanita dan
keluarganya?
----------------------------------------------------------------
Apabila perkosaan dilakukan oleh seorang bersenjata atau seorang
asing, keluarga dan masyarakat dapat bersimpati kepada wanita tadi.
Seandainya mereka menyaksikan perkosaan tersebut, mereka dapat
merasa seolah diri mereka ikut diperkosa.
Apabila wanita itu tidak memberitahukan pengalaman itu kepada
keluarganya, mereka mungkin tidak mengerti mengapa dia sedih dan
marah. Suaminya mungkin tidak mengerti mengapa sulit baginya
sekarang untuk berhubungan secara seksual.
Apabila ia menceritakan pengalamannya kepada keluarganya dan
perkosaan itu dilakukan oleh seorang yang mereka kenal, mungkin
mereka tidak menerima kenyataan bahwa ayah, paman, abang, atau
pendeta itu telah melakukan perbuatan biadab tersebut. Mereka
mungkin takut untuk menuduh si pemerkosa, terlebih apabila ia
merupakan seorang yang berkedudukan terhormat di dalam keluarga atau
masyarakat. Demi memelihara perdamaian, mereka cenderung menolak
bahwa itu benar terjadi dan berkata kepada wanita itu bahwa dia
berdusta. Atau kalaupun mereka percaya apa yang terjadi, mereka
menyalahkan wanita itu atas kejadian tersebut, menuduh dialah yang
bersikap "mengundang" si pemerkosa untuk bertindak menghukum dia.
Atau, seperti halnya Absalom mereka merencanakan bagaimana membalas
dendam. Bagaimanapun, perkosaan akan menyebabkan masalah-masalah
serius di dalam pernikahan seorang wanita dan keluarganya.
Suami wanita itu secara khusus akan terpengaruh oleh perkosaan. Ia
bisa merasa, bahwa sekarang istrinya sudah cemar sehingga ia tidak
lagi mau bersama-sama dia. Apabila hal ini terjadi, rasa malu pada
|