|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/https://sabda.org/publikasi/e-konsel/2 |
|
e-Konsel edisi 2 (15-10-2001)
|
|
><> Edisi (002) -- 15 Oktober 2001 <><
e-Konsel
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen Indonesia
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Daftar Isi:
- Pengantar
- Dari Redaksi : Konseling Kristen
- Cakrawala : Apakah Konseling Kristen?
(1) Psikologi Sekuler dan Konseling Kristen
(2) Kekristentan dan Psikologi; Musuh atau ...
- Tips : Pelayan Konseling Kristen
- Serba Info : Situs: Biblical Counseling Association,
Situs: Christian Counseling International
- Surat dari Anda : Ucapan syukur, Lirik Lagu,
Ingin konsultasi, *Undangan Pelayanan*
REDAKSI *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* REDAKSI
-*- PENGANTAR DARI REDAKSI -*-
Apakah yang dimaksud dengan "Kristen Konseling"? Apakah yang
membedakan antara Konseling sekular dan Konseling Kristen? Jika yang
melayani konseling seorang Kristen, apakah dengan sendirinya
pelayanan konselingnya dapat disebut sebagai konseling Kristen?
Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat penting untuk dijawab sebelum
kita terjun dan menggumuli pelayanan konseling Kristen. Oleh karena
itu pada edisi ke dua ini kami ingin memberikan ulasan singkat
tentang "apakah yang dimaksud dengan konseling Kristen?" Harapan
kami ulasan edisi ini akan mengawali kita untuk memiliki pandangan
yang benar tentang Konseling Kristen dan bagaimana kita dapat
mendasari pelayanan konseling dengan prinsip-prinsip yang
alkitabiah.
Selamat membaca dan merenungkan!
Dalam kasih-Nya,
Staf Redaksi e-Konsel
*CAKRAWALA*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*CAKRAWALA*
-*- APAKAH KONSELING KRISTEN? -*-
Sadar atau tidak sadar, suka atau tidak suka, masing-masing kita
mempunyai "worldview", yang akan mempengaruhi cara kita melihat
dunia, cara kita berpikir, bertindak dan juga cara kita melakukan
konseling. Oleh karena itu sebagai seorang Kristen yang akan terjun
dalam pelayanan konseling, kita harus sadar bahwa kita perlu
memahami terlebih dahulu apa yang membedakan antara Konseling
Kristen dan Konseling Sekular, karena hal-hal yang mendasari kedua
pemahaman ini tidak sama. Berikut ini adalah beberapa presuposisi
(pra-anggapan) dasar yang membedakan antara Konseling Sekular dan
Konseling Kristen (Konseling Alkitabiah):
1. Orientasi dan Sumber Pengetahuan Konseling
------------------------------------------
Konseling Sekuler berorientasi pada manusia (anthropocentris)
dan sumber pengetahuan adalah berasal dari akal budi dan
pengalaman manusia (humanisme). Sedangkan Konseling Kristen
berorientasi pada Tuhan (theocentris), karena itu pengetahuan
konseling bersumber dari Allah yang telah menyatakan Diri-Nya
kepada manusia. Oleh karena itu konselor Kristen percaya bahwa
melalui Alkitab Allah telah memberikan prinsip-prinsip bagaimana
seharusnya kita hidup.
2. Tujuan Konseling
----------------
Konseling Sekuler bertujuan untuk menolong orang yang dikonseling
(konselee) mendapatkan kebahagiaan hidup. Sebaliknya, konseling
Kristen memiliki tujuan utama agar konselee dapat hidup
menyenangkan Tuhan, yaitu melakukan apa yang Tuhan kehendaki
sesuai dengan Firman-Nya. Ketaatan seseorang kepada Tuhan dan
Firman-Nya akan membuahkan kebahagiaan hidup yang sejati.
3. Prinsip Konseling
-----------------
Konseling Sekuler mendayagunakan prinsip-prinsip yang lahir dari
hikmat dan filsafat manusia untuk menjawab semua kebutuhan-
kebutuhan yang diingini manusia. Prinsip-prinsip Konseling Kristen
diberikan oleh Tuhan melalui Alkitab, Roh Kudus yang tinggal dalam
hati setiap orang percaya dan kuasa doa, agar kehendak Tuhan jadi
dalam hidup si konselee.
4. Kebenaran Moralitas
-------------------
Kebenaran moralitas Konseling Sekuler ditentukan oleh situasi
etika masyarakat saat itu, yang dapat mengalami pergeseran-
pergeseran atau perubahan. Sedangkan Kebenaran moralitas Konseling
Kristen berakar pada kebenaran Alkitab yang tidak pernah luntur
atau berubah.
Perbedaan-perbedaan di atas memperlihatkan dengan jelas bahwa
Konseling Kristen bukan merupakan salah satu pilihan alternatif
dalam melakukan konseling, tapi suatu keharusan yang tidak dapat
ditawar karena hanya dengan setia dan taat pada Tuhan dan Firman-
Nyalah maka pelayanan konseling itu disebut Konseling Kristen!
Jadi, bagaimana kita mendefinisikan "Konseling Kristen"? Secara
singkat dan sederhana bisa kita simpulkan bahwa Konseling Kristen
(Konseling Alkitabiah) adalah usaha yang dilakukan oleh konselor
Kristen untuk membantu orang Kristen lain (konselee) dalam menjalani
proses pengkudusan (sanctification) yang dilakukan oleh Allah,
dengan demikian diharapkan hal ini akan memungkinkan konselee untuk
menemukan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan dan menjadi
semakin serupa dengan Kristus!
Dari definisi tsb. di atas, perbedaan antara Konseling Kristen dan
konseling Sekuler menjadi semakin jelas bahwa Konseling Sekuler
tidak mungkin membawa konselee untuk hidup sesuai dengan kehendak
Tuhan dan semakin serupa dengan Anak-Nya, karena Konseling Sekuler
memang tidak dibangun berdasarkan kebenarannya pada Firman Allah dan
tidak memiliki tujuan akhir untuk setia dan taat kepada Firman-Nya.
Dari penjelasan di atas, maka timbul 2 pertanyaan penting:
PERTAMA, Alkitab adalah satu-satunya buku pedoman konseling?
-------------------------------------------------------------------
Banyak bagian dari Alkitab yang memang memberikan petunjuk-petunjuk
khusus yang jelas tentang topik-topik konseling. Selain itu Alkitab
juga memberikan petunjuk-petunjuk umum yang dapat dipakai oleh
konselor untuk melakukan konseling. Namun demikian Alkitab tidak
pernah memberikan klaim sebagai buku pedoman konseling. Alkitab
adalah Firman Tuhan yang memiliki otoritas tertinggi dan mutlak bagi
iman dan perbuatan orang percaya. Tapi ini bukan berarti bahwa
setiap masalah manusia akan bisa diselesaikan hanya dengan mengutip
atau menerapkan kebenaran ayat-ayat Alkitab.
Persoalan dan masalah yang dihadapi manusia pada jaman ini jauh
lebih kompleks dari pada apa yang dialami oleh manusia-manusia yang
hidup pada jaman Alkitab dulu. Di pihak lain, Alkitab tidak ditulis
untuk tujuan menjawab setiap masalah-masalah manusia. Tapi, melalui
Alkitab Allah memberikan prinsip-prinsip kebenaran-Nya sehingga
melaluinya manusia dapat mengetahui standard kebenaran dan kesucian
Allah untuk menjadi standard bagaimana manusia harus hidup.
KEDUA, kalau demikian, apakah berarti prinsip Konseling Sekuler
bertentangan dengan konseling Kristen sehingga tidak boleh dipakai
oleh orang Kristen?
------------------------------------------------------------------
Untuk menjawab pertanyaan kedua ini, akan kami kutipkan dua buah
cuplikan tulisan; yang pertama adalah dari Dr. Gary R. Collins,
dan yang kedua dari Dr. Larry Crabb:
(1) PSIKOLOGI SEKULER DAN KONSELING KRISTEN (Dr. Gary R. Collins)
Dalam abad ke dua puluh ini, dunia makin tertarik pada psikologi.
Banyak biaya digunakan untuk riset, seminar-seminar, dan bahkan
tulisan-tulisan di majalah-majalah. Banyak buku-buku diterbitkan
dengan topik Ilmu Jiwa dan semuanya ini menunjukkan, bahwa makin
banyak orang yang tertarik dalam bidang ini. Memang Ilmu Jiwa
dipakai sebagai dasar konseling, tetapi juga mempunyai pengaruh
dalam mendidik, membesarkan anak, hubungan pernikahan dan keluarga,
dunia perdagangan, arsitektur, karya tulis, pemindahan penduduk,
ekonomi, pertanian, politik, bahkan masalah-msalah dalam hubungan
international.
Bagaimana reaksi kita sebagai orang Kristen? Apakah kita menerima
semua pendapat ahli psikologi begitu saja? Apakah kita memberikan
reaksi yang menentang seperti kakek nenek kita yang tidak setuju
semua pedapat dari Freud? Atau kita coba untuk mempelajari bahan-
bahan psikologi dan mengambil bagian-bagian yang dapat
diaplikasikan pada pelayanan di gereja?
Memang dunia psikologi tidak dapat diabaikan begitu saja. Tuhan
mengijinkan banyak penemuan-penemuan dalam bidang Ilmu Jiwa,
misalnya mengenai bagaimana orang berpikir, memberikan reaksi dan
mengatasi persoalan hidupnya. Tentu saja, pengetahuan ini belum
sempurna, dan menyangkut banyak aspek yang tidak sesuai dengan
kebenaran Firman Tuhan, bahkan masih disangsikan kebenarannya;
namun ini tidak lah berarti kita tidak bisa memakai Ilmu Jiwa.
Banyak orang yang mengeritik Ilmu Jiwa, tetapi mereka tanpa sadar
telah menggunakannya dalam teknik-tenkik konseling mereka. Karena
itu seharusnya kita bertanggung jawab dalam mempelajari dan
menggunakan sumbangan Ilmu Jiwa yang dapat membuat konseling lebih
efektif.
(2) KEKRISTENTAN DAN PSIKOLOGI; MUSUH ATAU SEKUTU (Dr. Larry Crabb)
... kita dapat mengambil keuntungan dari psikologi sekular jika
kita dengan hati-hati menyaring konsep-konsep kita untuk menentukan
kecocokan mereka dengan praduga-praduga Kristen.
Pekerjaan menyaring dengan hati-hati bukan masalah yang mudah.
Meskipun memiliki tujuan yang terbaik untuk tetap alkitabiah, namun
sangatlah mudah untuk mengakui konsep-konsep ke dalam pemikiran
kita yang berkompromi dengan isi alkitabiah. Karena para ahli
psikologi telah menghabiskan waktu sembilan tahun untuk mempelajari
psikologi di sekolah dan ditekankan untuk menghabiskan sebagian
besar waktu membaca mereka dengan bacaan di bidang mereka agar
tetap mutakir, maka tidak dapat dihindarkan bahwa kita
mengembangkan "ketetapan berpikir" tertentu. Akibat yang terlalu
biasa, tetapi berbahaya adalah bahwa kita cenderung melihat kepada
ajaran Alkitab melalui kacamata psikologi sementara kebutuhan
kritis adalah melihat kepada psikologi melalui kacamata ajaran
Alkitab.
... Agar dapat mengurangi kemungkinan itu, maka saya akan
mengusulkan agar setiap orang yang ingin bekerja menuju integrasi
yang benar-benar injili antara kekristenan dan psikologi harus
memenuhi perasyarat-prayarat berikut ini:
1. ... setuju bahwa psikologi harus berada di bawah ajaran Alkitab.
McQuilkin mendefinisikan konsep-konsep sebagai berikut: "Dengan 'di
bawah otoritas' saya maksudkan bahwa apabila ajaran Alkitab
mengalami konflik dengan gagasan apapun, maka ajaran Alkitab akan
diterima sebagai kebenaran." Saya dapat menambahkan bahwa jika
gagasan lain, sekalipun mendapat dukungan riset empiris, tidak akan
diterima sebagai kebenaran.
2. ... harus dengan bersemangat bersikeras bahwa Alkitab adalah
pengungkapan Allah yang tidak dapat salah, diilhamkan, tidak
menyeleweng dalam bentuk proporsional. Tidak seorang pun yang
berdebat dengan doktrin ini, dalam pikiran saya, boleh menyebut
dirinya injili.
Kesimpulan
----------
Sebagai kesimpulan dapat kita katakan bahwa konseling disebut
Konseling Kristen bukan sekedar karena konseling tsb. dilakukan oleh
orang Kristen, tetapi karena Konseling Kristen memiliki dasar
berpijak yang berbeda dengan Konseling Sekuler. Konseling Kristen
berpijak pada kebenaran Firman Tuhan (Alkitab), dan percaya bahwa
pengetahuan yang benar tentang manusia, masalah-masalah manusia dan
tujuan hidup manusia haruslah berasal dari Tuhan karena Dialah yang
menciptakan manusia. Oleh karena itu pengetahuan yang bersumber dari
akal budi manusia haruslah berada di bawah penghakiman Firman Allah.
Penghakiman oleh Alkitab ini harus dalam segala bidang, termasuk hal-
hal praktis//metode/teknis, karena hal-hal tsb. juga dibangun dari
dasar pemahaman filosofis tertentu, seperti yang dikatakan Gary R.
Collins berikut ini:
"Sebagai konselor Kristen, iman kepercayaan kita mungkin tidak akan
tergoyahkan oleh buku-buku yang membela paham humanisme atau
filsafat new-age. Tapi jika kita membaca buku-buku tentang terapi
dan teori kepribadian yang condong kepada filsafat non-Kristen, kita
malah justru tergoyahkan. Karena terlalu sering terjadi kita sendiri
tidak mengenal asumsi filsafat yang mendasari banyak tulisan-tulisan
psikologi kontemporer sekarang ini. Kita gagal menyadari bahwa
asumsi non-alkitabiah (bahkan anti-Kristen) dalam psikologi dapat
merasuki nilai-nilai yang kita pegang, mempengaruhi konseling kita
dan akhirnya malah mendorong kita mempromosikan ide yang
bertentangan dengan Alkitab."
-*- Sumber referensi yang dipakai: -*-
1. Situs: Biblical Counseling Association (BCA), oleh BCA (Editor:
Wendell E. Miller); Warsaw, Indiana, USA 1999/2001
==> http://www.biblical-counsel.org/
==> http://www.biblical-counsel.org/bcs-04.htm
2. Buku: The Biblical Basis of Christian Counseling for People Helpers,
oleh Dr. Gary R. Collins, Ph.D.; diterbitkan oleh Navpress
Publishing Group; Colorado, USA, 1993 (Hal. 11-39).
3. Buku: Konseling yang Efektif dan Alkitabiah, oleh Dr. Larry Crabb;
diterbitkan oleh Yayasan Andi; Yogyakarta, 1995 (Hal. 52-54).
4. Buku: Konseling Kristen yang Efektif, oleh Dr. Gary R. Collins;
diterbitkan oleh Seminari Alkitab Asia Tenggara; Malang, 1998
(Hal. 7-8).
*TIPS*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*TIPS*
-*- PELAYAN KONSELING KRISTEN -*-
Untuk mendefinisikan atau menjelaskan apakah Konseling Kristen, maka
mau tak mau kita memiliki kecenderungan untuk memberi tekanan pada:
"orang" yang melakukan konseling,
"teknik atau ketrampilan" yang digunakan dan
"tujuan/sasaran" yang ingin dicapai.
Dari perspektif ini maka seorang yang melayani Konseling Kristen
adalah:
* seorang yang memiliki komitmen yang kuat dan seorang pelayan
Kristus yang penuh dengan Roh Kudus.
* seorang yang mengapikasikan kemampuan, ketrampilan, training,
pengetahuan dan ide-ide yang Tuhan berikan kepadanya.
* seorang melaksanakan tugas menolong orang lain dengan membimbing
mereka kedalam kepenuhan pribadi, kemampuan interpersonal,
stabilitas mental dan kedewasaan rohani.
Konselor Kristen adalah seorang percaya yang memiliki komitmen
melakukan yang terbaik untuk orang lain dengan pertolongan Tuhan.
Orang-orang demikian dapat datang dari berbagai pemahaman perspektif
teologia yang berbeda-beda, yang menggunakan berbagai pendekatan
konseling yang berbeda-beda dan yang memiliki level training dan
pengalaman yang berbeda-beda.
-*- Sumber: -*-
Bahan diambil dan diterjemahkan dari:
Judul Buku: The Biblical Basis of Christian Counseling
Penulis : Dr. Gary R. Collins
Penerbit : NavPress Publishing Group
Halaman : 21
*INFO*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*INFO*
-*- SITUS-SITUS KONSELING KRISTEN (INGGRIS) -*-
Berikut ini kami sajikan sumber-sumber informasi (situs) Kristen yang
berisi bahan-bahan yang sangat berguna untuk menambah wawasan kita
tentang Konseling Kristen. Silakan berkunjung dan dapatkan informasi
sebanyak mungkin untuk membantu pelayanan konseling anda.
BIBLICAL COUNSELING ASSOCIATION (BCA)
==> http://www.biblical-counsel.org/
Anda sedang mencari-cari bahan tentang "Biblical Counseling"
(Konseling Alkitabiah)? Sangat tepat bila anda berkunjung ke Situs
Biblical Counseling Association ini. BCA adalah sebuah badan
pelayanan non-profit yang menyediakan pelayanan Biblical Counseling
(termasuk penyediaan artikel-artikel dan materi seputar konseling)
secara gratis sejak 15 tahun yang lalu. Sekarang, oleh editornya
Wendell E. Miller, disediakan kumpulan/bagian materi/artikel
Biblical Counseling itu dapat anda jumpai dalam Situsnya. Selain
itu, tersedia juga Biblical Counseling Resources, On-Line Personal
Biblical Counseling, dan materi-materi tentang Biblical Discipleship.
Nah, menarik bukan?
CHRISTIAN COUNSELING INTERNATIONAL (CCI)
==> http://www.cciworld.org/
Christian Counseling International adalah organisasi pendidikan non-
profit yang berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan iman orang
Kristen melalui "Theotherapy", termasuk pemuridan dan pelatihan
konselor bagi para pemimpin Kristen. Salah satu tujuan dari CCI
adalah melatih orang Kristen awam dalam prinsip/cara "Theotherapy"
dan pemuridan sehingga dapat melakukan konseling kepada orang-orang
lain yang membutuhkan bantuannya. Selain itu mereka juga memiliki
kerinduan untuk menolong para pengunjung Situs agar mereka dapat
menyelesaikan aneka konflik dan menghadapi berbagai jenis orang
dalam kehidupan mereka. Untuk lebih mengenal CCI, di halaman utama
Situs ini dapat anda jumpai informasi mengenai Organisasi (USA/UK),
Mission, Background, Theotheraphy (dan 'white-paper' Theotheraphy),
FAQ, Partnership, Counselor Training, Discipleship Program, dsb.
*SURAT*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*DARI ANDA*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*SURAT*
From: debbie aritonang <debbieflora@>
>Syalom...
>terima kasih untuk kiriman artikel yang mengesankan bagi saya. Sudah
>lama saya menunggu adanya sarana yang tepat untuk bisa berbagi
>berkat pelayanan konseling. Mereka yang di sekitar kita membutuhkan
>kasihNya. Saya bersyukur sekali dan ingin tetap dikirim berita dari
>tim redaksi. OK selamat melaynai...TUhan memberkati.
>Salam, Debbie
Redaksi:
Terima kasih untuk suratnya. Dengan dukungan doa anda dan para
pelanggan e-Konsel yang lain, kami berharap publikasi ini bisa terbit
secara rutin 2 kali sebulan (tgl. 1 dan 15). Terima kasih untuk
dorongannya.
-*- -*-
From: Apelles Prajitno <aprajitno@>
>Dengan senang hati saya menerima edisi e-Konsel edisi Perdana.
>Dalam Cakrawala (Kerapuhan hidup) tertulis judul lagu "It Is Well
>with My Soul" di diciptakan oleh H. G. Spafford. apakah saya dapat
>memperoleh lagu tersebut ?
>Sangat indah dipakai untuk memperkuat iman kita. Terima kasih.
Redaksi:
Kami menyediakan teks lagu tsb. baik dalam bahasa Indonesia maupun
bahasa Inggris, bagi pembaca lain yang menginginkannya silakan
kontak Redaksi e-Konsel di alamat: < staf-Konsel@sabda.org >. Kami
dengan senang hati akan mengirimkannya untuk anda.
-*- -*-
From: Resa <-@->
>Terima kasih atas diterimanya saya menjadi anggota milis ini :)
>Saya dikenalkan milis ini dari hamba Tuhan di gereja saya di
>Semarang. Bila saya ingin bertanya atau berkonsultasi, kemana saya
>sebaiknya berkomunikasi?
>Terima kasih atas perhatian dan pelayanan anda.
>Resa
Redaksi:
Terima kasih untuk kesediaan anda memperkenalkan Publikasi e-Konsel
ini ke rekan/teman yang lain. Untuk berlangganan, silakan minta
rekan/teman anda untuk menulis e-mail kosong ke alamat:
< subscribe-i-kan-konsel@xc.org >
atau kirimkan alamat-alamat e-mail rekan/teman anda kepada kami:
< staf-Konsel@sabda.org >
Tentang pelayanan konsultasi yang anda tanyakan, untuk sementara
kami hanya akan melayani konsultasi lewat e-mail namun dalam jumlah
yang sangat terbatas, karena kami belum memiliki cukup SDM untuk
melayani secara intensif. Mohon bantuan doanya untuk mendapatkan
tambahan rekan pelayanan.
-*- UNDANGAN PELAYANAN -*-
-*- -*- -*- -*-
Sehubungan dengan hal di atas, Tim Redaksi e-Konsel ingin
mengundang rekan-rekan pelayan Tuhan, yang terbeban dan
terpanggil melayani konseling lewat surat (e-mail) untuk
bergabung dalam tim ini secara sukarela. Untuk itu silakan
menghubungi alamat berikut ini untuk pembicaraan lebih lanjut:
< moderator-Konsel@sabda.org >
-*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*- -*-
Atau; Silakan kirim artikel/informasi/saran/kritik/surat anda
ke alamat:
< Staf-Konsel@sabda.org >
Untuk partisipasi anda, sebelumnya kami mengucapkan banyak
terima kasih dan kami tunggu surat dan kiriman anda!!
e-KONSEL*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*e-KONSEL
STAF REDAKSI e-Konsel
Yulia O., Linda C., Margareta A.
PENANGGUNG JAWAB ISI dan TEKNIS
C3I dan Yayasan Lembaga SABDA
INFRASTRUKTUR dan DISTRIBUTOR
Sistem Network I-KAN
Copyright(c) 2001 oleh YLSA/C3I
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Anda punya masalah atau perlu konseling? <masalah-konsel@sabda.org>
Informasi/artikel/bahan/sumber konseling/surat/saran/pertanyaan/dll.
dapat dikirimkan ke alamat: <owner-i-kan-konsel@xc.org>
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
Berlangganan: Kirim e-mail kosong ke: subscribe-i-kan-konsel@xc.org
Berhenti: Kirim e-mail kosong: unsubscribe-i-kan-konsel@xc.org
Sistem lyris: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?enter=i-kan-konsel
ARSIP publikasi e-Konsel: http://www.sabda.org/publikasi/e-konsel/
*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*
|
|
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |