Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-humor/2662

e-Humor edisi 2662 (13-10-2020)

Guru Pelupa

e-Humor -- Edisi 2662/Oktober 2020
 
e-Humor Edisi 2662 | Oktober 2020

Shalom Sahabat e-Humor,

Kiranya Anda semua tetap dalam penyertaan Tuhan Yesus Kristus. Tidak terasa kita sudah masuk dalam bulan Oktober. Apakah dalam bulan-bulan yang berlalu kehidupan Anda sudah dipenuhi dengan senyuman dan sukacita? Kami berharap melalui bahan-bahan yang kirimkan secara rutin dapat menambah semangat dan senyuman Anda dalam mengerjakan pelayanan Anda. Dalam bulan ini, kami juga menyajikan dua bahan humor yang dapat menambah senyuman Anda dalam menjalani hari-hari Anda. Kiranya Anda dapat diberkati. Selamat membaca.

Roma

Redaksi Tamu e-Humor,
Roma

BAHAN HUMOR Guru Pelupa Download Audio

Saat jam pelajaran, seorang guru bernama Mukidi memberikan pertanyaan matematika yang cukup mudah. Namun, dari satu pertanyaan tersebut, semua murid tidak bisa menjawabnya.

Mukidi: "Murid-murid, saya kasih satu pertanyaan ya. Kalau bisa jawab, bapak beri hadiah."

Semua Murid: "Iya, Pak."

Mukidi: "Pertanyaannya mudah, 9 + 5 berapa?"

Gambar: Guru

Murid 1: "14, Pak."

Mukidi: "Salah."

Murid 2: "95, Pak."

Mukidi: "Salah."

Murid 3: "Nol, Pak."

Mukidi: "Salah juga."

Hampir semua jawaban murid salah, dan akhirnya murid pun kebingungan.

Semua Murid: "Lalu, yang benar jawabannya berapa, Pak?"

Mukidi: "24, anak-anak."

Murid 1: "Kok bisa?"

Mukidi: "Soalnya, bapak tadi lupa naruh angka 1 di depan angka 9."

Murid 2: ##@$$@$@#

[Diambil dari: https://katasiana.com/cerita-lucu-humor/]


"Dalam segala hal, jadikan dirimu teladan dalam perbuatan-perbuatan baik. Dalam pengajaran, tunjukkanlah integritas, kehormatan, perkataan benar yang tidak tercela sehingga para lawan akan menjadi malu karena tidak dapat mengatakan hal yang buruk tentang kita." Titus 2:7-8, AYT

Seorang Profesor Download Audio

Profesor Carter berjalan kaki mengunjungi rumah seorang temannya yang terletak di ujung jalan. Setelah makan malam dan bermain catur, dia berpamitan hendak pulang. Namun, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya dan angin bertiup sangat kencang.

Gambar: Profesor

"Jangan pulang dulu, hujan sangat deras dan udara sangat dingin juga. Menginap saja di sini!" cegah temannya.

Sang Profesor segera menyetujui tawaran tersebut, maka temannya itu masuk ke dalam rumah dan menyuruh istrinya menyiapkan tempat tidur.

Ketika dia keluar lagi ke ruang tamu, ternyata Profesor itu sudah tidak ada. Dia dan istrinya mencari-cari ke segala sudut rumah, tetapi tidak menemukan si Profesor.

Tiba-tiba, terdengar orang membuka pintu dan masuk ke dalam rumah.

"Profesor Carter! Dari mana saja engkau?" seru temannya.

"Ya? Aku pulang sebentar ke rumah untuk mengambil baju tidurku," jawab si Profesor.

[Diambil dari: https://lifeblogid.com/cerita-lucu/]


"Ingatlah selalu untuk memberi tumpangan kepada orang-orang asing karena dengan melakukan hal itu, beberapa orang telah menjamu malaikat-malaikat tanpa mereka sadari." Ibrani 13:2, AYT

KUIS HUMOR

Jawaban Kuis 450:
Siapakah bapa leluhur bangsa Israel yang penglihatannya menjadi kabur sehingga tidak dapat membedakan kedua anaknya?
Ishak (lihat Kejadian 27:1)

Gambar: Ishak dan Yakub

Sekalipun Tuhan memang menggunakan dusta Ribka/Yakub dan kebutaan Ishak untuk melaksanakan rencana-Nya dalam Kejadian 25:23, tetapi sebetulnya dusta dan kebutaan itu sendiri bukanlah alasan mengapa Yakub akhirnya berhasil mendapatkan berkat! Alasan sebenarnya adalah Tuhan memang menghendaki supaya Yakub menerima berkat! Rencana Allah dan Providence of God (pengaturan Allah untuk melaksanakan rencana-Nya) menyebabkan akhirnya Yakublah yang menerima berkat! Baca selengkapnya »
  • Penjawab yang benar dari pelanggan Publikasi e-Humor:
    • Loeta Lapoe Moekoe
    • Johannes Gondokusumo
    • Heffri Hutapea
    • dr. Andreas Ronny Hartono
    • Christian Soentoro
    • Marganda Kristianto Purba
    • Budianto Wijaya
    • Loeta Lapoe Moekoe
    • Daniel Jefisa Sianipar
  • Penjawab yang benar dari Fan Page e-Humor:
    • Jaya Nusantara
    • Asahel Rachel
    • Verdina Liendy Fresha
    • Satya Handayani
    • Irwan Handy Gunawan
    • Among Erika
    • Yahya Hariyanto

Terima kasih kepada para pelanggan yang sudah berpartisipasi menjawab kuis sebelumnya. Sekarang, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Pertanyaan Kuis 451: Siapakah anak laki-laki Yonatan yang timpang dalam usia lima tahun karena jatuh ketika diangkat oleh inang pengasuhnya?

Kirim jawaban Anda maksimal 5 hari setelah menerima edisi ini. Nama-nama penjawab yang benar akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya.

Stop Press! Mari Menyambut Natal dengan Mengikuti Kelas Natal PESTA November/Desember 2020

Natal bukan sekadar perayaan dan sukacita merayakan kelahiran Sang Juru Selamat. Natal adalah perayaan saat Allah yang Mahatinggi dan Mahasuci turun ke bumi untuk melayani dan menebus manusia yang berdosa. Natal adalah penggenapan karya keselamatan dan wujud kasih-Nya yang sangat besar kepada dunia ini. Bagaimana kita dapat memaknai Natal sesuai dengan kebenaran firman Tuhan?

Kelas PESTA -- Natal

Mari bergabung dalam kelas Natal PESTA November/Desember 2020! Kelas diskusi daring ini dibuka untuk umum dan akan berlangsung mulai 18 November 2020 melalui Grup Facebook PESTA.

Jangan tunda lagi, segeralah mendaftarkan diri ke:

Situs PESTA Situs Moodle PESTA
Admin Diskusi WhatsApp YLSA
 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-Humor.
Redaksi: Tim Humor
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2020 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org