Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-humor/1606

e-Humor edisi 1606 (30-6-2009)

JUMLAH POLITIKUS YANG SERING BERBOHONG

Shalom,

Wah, ngga terasa kita akan segera memilih pemimpin lagi untuk memimpin 
Indonesia selama 5 tahun ke depan. Apapun pilihan Anda, pastikah Anda 
menggunakan hak pilih Anda. Btw, mendekati PEMILU seperti ini, 
masing-masing capres dan cawapres pasti semakin sibuk berkampanye di berbagai 
daerah. Nah, untuk itu "kampanyewan" dan "kampanyewati" :p pasti 
membutuhkan bahan bakar untuk alat transportasi mereka. Kebetulan, 
salah satu humor di edisi kali ini akan memberikan bahan bakar 
alternatif hemat pengganti BBM :> Pengin tau? Yuk, simak humornya! 
GBU!

In Christ, 
Staf Redaksi e-Humor, 
Tatik Wahyuningsih 
http://www.sabda.org/publikasi/e-humor/ 
http://humor.sabda.org/


	   1606. JUMLAH POLITIKUS YANG SERING BERBOHONG

Sebuah bis yang penuh dengan para politikus keluar dari jalan dan 
menabrak sebuah pohon besar di ladang petani tua.

Setelah menyelidiki apa yang terjadi, petani tua itu menggali sebuah 
lubang dan mengubur mayat politikus-politikus itu. Beberapa hari 
kemudian, seorang sherif lokal lewat dan bertanya kepada petani tua 
itu, "Apakah mereka semua mati?"

Petani tua itu menjawab, "Begini: beberapa dari mereka berkata, bahwa 
mereka belum mati. Tapi Anda kan tahu betapa seringnya politikus itu 
berbohong." 
______________________________________________________________________ 
"Jadi, janganlah ada orang yang menganggapnya rendah! Tetapi tolonglah 
dia, supaya ia melanjutkan perjalanannya dengan selamat, agar ia 
datang kembali kepadaku, sebab aku di sini menunggu kedatangannya 
bersama-sama dengan saudara-saudara yang lain." (1 Korintus 16:11) 
< http://sabdaweb.sabda.org/?p=1Korintus+16:11 > 
______________________________________________________________________ 
Sumber: Humor Politik, hal. 47

        

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org