Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-humor/589

e-Humor edisi 589 (14-4-2003)

SEPATU BOOT

Syalom,
Wah ... menghadapi anak-anak memang perlu kesabaran ...
Jangan pernah membiarkan emosi Anda terlepas ... :)

SEPATU BOOT
===========

Di Amerika, pada saat musim dingin, anak-anak sekolah biasa ke sekolah
dengan memakai jaket tebal, sarung tangan, dan sepatu boot.

Pada suatu saat, seorang guru TK membantu salah satu muridnya yang
mengalami kesulitan menggunakan sepatu bootnya. Sepatu yang dipakai
muridnya itu kekecilan. Dengan susah payah guru itu memakaikan sepatu
boot itu ke kaki muridnya.

Setelah sepatu kedua sudah terpasang, tiba-tiba si murid berkata, "Ibu
guru, sepatu ini terbalik!" Dengan wajah tak percaya dia melihat kaki
muridnya, dan benar dia memasangkan sepatu di kaki yang salah. Dia
berpikir melepaskan kembali sepatu itu akan sama sulitnya dengan
memakaikannya. Namun akhirnya dia membenarkannya.

Setelah terpasang dengan benar, muridnya berkata lagi, "Ibu Guru,
sebenarnya ini bukan sepatuku!" Mendengar itu guru itu menjadi agak
jengkel, tapi dia tetap berusaha sabar. Sekali lagi ia berusaha
dengan susah payah membantu anak itu melepas sepatunya.

Setelah sepatu itu terlepas, muridnya itu berkata, "Kenapa sepatuku
dilepas lagi? Aku cuma mau bilang, kalau ini bukan sepatuku, tapi
sepatu adikku. Tadi pagi Mama memaksa aku memakainya karena sepatuku
basah." Guru itu tidak tahu apakah harus menangis atau tertawa ketika
mendengar perkataan muridnya itu. Dan dengan sisa-sisa kesabarannya
dia memakaikan kembali sepatu muridnya itu.

Setelah selesai, dengan perasaan lega guru itu berkata, "Nah,
Sekarang, pakailah sarung tanganmu! Udara sangat dingin sekali!"

Anak itu menjawab, "Aku lupa mengeluarkannya dari dalam sepatuku!"

---------------------------------------------------------------------
    "Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan,
    bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu:
            dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan,
            kesesakan dan kesukaran," (2Korintus 6:4)
            < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Korintus+6:4 >
---------------------------------------------------------------------
Sumber: Kiriman dari Christina 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org