Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-doa/153

e-Doa edisi 153 (8-11-2018)

Doa untuk Anak

Doa untuk Anak -- Edisi November 2018, Vol. 10 No. 153
 
Situs Doa

Publikasi Elektronik Doa
Doa untuk Anak

Edisi November 2018, Vol. 10 No. 153
 

Salam dalam kasih Yesus Kristus,

Setiap orang tua yang mengasihi anak-anaknya pasti selalu berdoa bagi mereka. Dengan berdoa, orang tua sesungguhnya mengakui bahwa ada banyak hal yang tidak sanggup mereka lakukan sendiri untuk anak-anak mereka. Tuhan sanggup mengerjakan semua hal itu, sebab Dia memiliki kuasa atasnya.

Namun, sebagai orang percaya, doa-doa kita jangan hanya berfokus pada hal-hal duniawi atau menyentuh kebutuhan fisik semata. Yang lebih utama dari semua hal itu adalah mendoakan kerohanian anak-anak karena itulah yang menjadi dasar kehidupan mereka. Kualitas karakter, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, relasi, dan pengambilan keputusan merupakan buah dari kerohanian yang mereka miliki. Semakin baik hidup kerohanian mereka, semakin baik buah yang mereka hasilkan. Yang harus kita ingat adalah Tuhanlah pemilik sejati anak-anak kita. Karena itu, kita perlu melibatkan Dia dalam segala upaya pengasuhan dan pendidikan anak-anak kita. Mari kita terus berdoa bagi anak-anak kita, agar mereka memiliki kehidupan dan dasar yang teguh di dalam Kristus. Amin.

N. Risanti

Staf Redaksi e-Doa,
N. Risanti


ARTIKEL Doakanlah Hal-Hal Besar untuk Anak-Anak Anda

Anak di pantai

Bagaimana kita berdoa untuk anak-anak kita saat kata-kata kita tampak menjadi kering? Bagaimana kita dengan setia mengangkat mereka di hadapan Tuhan dengan keyakinan bahwa doa kita sesuai dengan keinginan-Nya untuk mereka? Ketika kita tidak yakin bagaimana cara berdoa, firman Allah memungkinkan kita untuk berdiri bersama-Nya dan mengangkat anak-anak kita di hadapan takhta-Nya dengan percaya diri.

Sebagai orang tua, saya rindu mendoakan anak-anak saya dengan lebih setia. Saya tetap setia dengan Juru Selamat saya, dan berdoa dengan berani dan penuh kuasa untuk anak-anak saya. Akan tetapi, terkadang saya terhambat. Terkadang, saya tidak bisa menemukan kata-kata. Perkataan Paulus kepada gereja Kolose menawarkan delapan kebenaran rohani untuk mendoakan anak-anak saya.

"Karena itu, sejak hari kami mendengarnya, kami tidak pernah berhenti berdoa bagi kamu dan meminta supaya Tuhan memenuhi kamu dengan pengetahuan akan kehendak-Nya dalam segala hikmat dan pengertian rohani. Dengan demikian, kamu dapat hidup dengan cara yang layak di hadapan Tuhan, menyenangkan-Nya dalam segala hal, menghasilkan buah dalam setiap pekerjaan baik, dan bertumbuh dalam pengetahuan akan Allah. Semoga kamu dikuatkan dengan segala kekuatan sesuai dengan kemuliaan kuasa-Nya supaya kamu mendapat segala ketekunan dan kesabaran dengan sukacita. Bersyukurlah kepada Bapa yang telah membuat kamu memenuhi syarat untuk menerima bagian dari warisan orang-orang kudus dalam terang." (Kolose 1:9-12, AYT)

Pada akhirnya, Allah tidak peduli dengan kefasihan doa kita -- selalu mengetahui kata-kata yang tepat untuk dikatakan kepada anak-anak kita -- seperti halnya kondisi hati kita. Mempersembahkan doa-doa ini untuk anak-anak saya setiap hari telah memusatkan perhatian saya dan memberkati kehidupan doa saya, membentuk hati saya menginginkan hal-hal yang Allah inginkan untuk anak-anak saya.

Anak tertawa

1. Doakanlah supaya mereka dipenuhi pengetahuan akan kehendak Allah dalam semua hikmat dan pemahaman spiritual (Kolose 1:9).

Yesus mencontohkan doa ini ketika ditanya bagaimana kita harus berdoa: "Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga" (Matius 6:10, AYT). Ketika kita mengikuti teladan-Nya dan berdoa agar anak-anak kita mengetahui kehendak Allah, kita berdoa sesuai dengan teladan yang Kristus sendiri tetapkan untuk kita.

2. Doakanlah mereka akan berjalan dengan cara yang layak untuk Tuhan (Kolose 1:10).

Meskipun menggoda orang tua untuk menghabiskan waktu yang berlebihan untuk mendoakan perilaku anak-anak kita, kita menghormati Allah saat kita ingat untuk berdoa agar perilaku mereka tidak sekadar menjadi taat, tetapi akan memuliakan Dia. Ini berlaku untuk pasangan kita, teman-teman, orang tua, dan orang-orang terkasih lainnya. Ketika kita meminta Allah untuk campur tangan dalam kehidupan mereka sedemikian rupa sehingga mereka menghormati-Nya dalam cara mereka hidup, kita sedang berdoa dengan saleh untuk perilaku saleh dengan motif saleh.

3. Doakanlah mereka akan menyenangkan Allah dalam segala hal (Kolose 1:10).

Saya sering berdoa selama masa-masa ketika anak-anak saya bergumul dengan dosa. Entah itu anak kecil yang memiliki kecenderungan tiba-tiba untuk memalsukan informasi (fabricate information), anak yang sedang berjuang dengan godaan yang tidak saleh, atau seorang kecil yang sedang berjuang dengan kesedihan, ini adalah doa yang relevan dan penuh kuasa. Ini adalah doa yang sangat dihormati Allah, sebab itu adalah keinginan hati-Nya juga.

4. Doakanlah mereka akan berbuah (Kolose 1:10).

Anak memegang Alkitab

Bila perbuatan baik kehidupan kita melimpah dengan hasil spiritual positif, kita menghasilkan buah yang baik. Ketika saya berdoa agar anak-anak saya menghasilkan buah dalam pekerjaan mereka, saya berdoa untuk masing-masing mereka secara berbeda. Saya doakan anak perempuan saya akan berinteraksi dengan teman sekolahnya dengan kasih sayang dan kebaikan hati. Saya berdoa balita saya akan melihat manfaat memperlakukan orang lain dengan kasih dan rasa hormat.

5. Doakanlah mereka akan bertambah dalam pengetahuan mereka tentang Allah (Kolose 1:10).

Bertambahnya pengetahuan kita tentang Allah, akhirnya mengarahkan untuk mengasihi Dia lebih dalam. Saya tidak menginginkan apa-apa lagi untuk anak-anak saya kecuali melihat mereka dalam hubungan yang lebih dalam dengan Allah. Saat kita mengenal Allah lebih dalam lagi, kasih kita kepada-Nya tumbuh. Seiring kasih kita kepada-Nya bertumbuh, Dia mengubah cara kita melihat orang lain dan cara kita hidup. Kita mulai hidup dari kasih yang tidak ada habisnya untuk kita, dan tidak lagi menginginkan pengakuan dan penerimaan dunia.

6. Doakanlah mereka akan diperkuat dengan segenap kekuatan, sesuai dengan kemuliaan Allah (Kolose 1:11).

Kita semua membutuhkan kekuatan. Entah itu kekuatan untuk berani melawan perundungan di sekolah, kekuatan untuk menjauh dari godaan, atau kekuatan untuk bersaksi dengan berani atas iman kita, kita semua bergantung pada kekuatan Allah. Ketika kekuatan Allah mengalir melalui kita, kita dapat memberi tanpa menjadi lelah, bertahan dalam ujian yang berapi-api, dan bertahan melalui lembah kehidupan. Inilah yang kita inginkan untuk anak-anak kita, terlepas dari masa apa pun dalam kehidupan mereka.

7. Doakanlah mereka akan memiliki ketekunan dan kesabaran (Kolose 1:11).

Entah kita berdoa atau tidak untuk menanggung kesabaran Roh (Galatia 5:22), hidup akan menguji kesabaran kita. Kita harus berdoa kepada Allah untuk membantu kita mati terhadap ketidaksabaran egosentris kita dan menghasilkan buah dari hati yang sabar. Kita dipanggil untuk mendoakan hal ini untuk anak-anak kita juga.

Ayah dan anak

8. Doakanlah mereka akan dipenuhi dengan sukacita dan ucapan syukur (Kolose 1:11-12).

Putri saya menyukai ketika saya berdoa agar sukacitanya berlimpah. Kita semua menginginkan lebih banyak sukacita. Marilah memberkati anak-anak kita dengan mendoakan mereka sehingga mereka akan memiliki sukacita yang lebih besar dan ucapan syukur yang lebih besar, yang berjalan beriringan. Sukacita adalah buah kehidupan yang indah yang berakar dalam kasih Allah. Ketika kita belajar melihat segala sesuatu sebagai representasi kebaikan Allah, kita bergerak lebih dalam ke dalam sukacita.

Saya berpegang teguh pada keyakinan bahwa firman Allah tidak pernah kembali sia-sia, dan saya sering melihat buah doa-doa saya di tengah kehidupan sehari-hari saya bersama anak-anak saya. Temukan bagian atau kumpulan ayat untuk berdoa atas anak-anak Anda, dan perhatikan Allah menanggapi firman-Nya dengan kesetiaan dan kuasa. (t/Santi T.)

Download Audio

Diterjemahkan dari
Nama situs : Desiring God
Alamat situs : http://www.desiringgod.org/articles/pray-big-things-for-your-little-ones
Judul asli artikel : Pray Big Things for Your Little Ones
Penulis artikel : Stacey Pardoe
Tanggal akses : 21 Juli 2017


RENUNGAN Berdoa untuk Anak

Bacaan: Markus 7:24-30

Sebagai orang tua kristiani, kita memiliki kewajiban yang tidak boleh dilupakan. Apakah itu? Berdoa untuk anak-anak kita! Dalam buku How to be a Good Mom, dikupas tentang pentingnya orang tua berdoa untuk anak-anaknya. Doa untuk anak-anak sungguh merupakan sesuatu yang penting dan tidak dapat diabaikan!

Pokok doa pertama tentu kita berdoa untuk kehidupan rohani anak-anak. Berdoa agar mereka semakin mengenal Allah lebih dalam lagi. Dengan doa, anak-anak kita akan menjadi anak-anak yang takut akan Tuhan. Ketika itu terjadi, tanpa harus kita awasi dengan ketat pun, mereka dapat menjadi anak yang bertanggung jawab atas hidup mereka sendiri.

Pokok doa selanjutnya, kita berdoa untuk perkembangan fisik dan mental mereka. Ada begitu banyak anak memiliki gambar diri yang rusak. Sulit menerima diri sendiri. Mereka mungkin minder, penuh sikap negatif, dan pesimis. Melalui doa, mintalah Allah membuat terobosan-terobosan baru dalam hidup mereka sehingga hidup mereka diubahkan.

Keluarga

Masih banyak yang perlu kita doakan. Berdoa untuk komunitas dan pergaulan anak-anak kita; untuk calon pasangan hidup mereka kelak; untuk kesehatan mereka; untuk studi atau aktivitas-aktivitas yang dijalani; untuk masa depan mereka; dan tentu masih ada banyak hal khusus yang bisa kita doakan.

Kita tidak akan pernah menjadi orang tua yang baik jika berhenti berdoa untuk anak-anak kita. Dengan berdoa untuk anak-anak, berarti kita mengakui keterbatasan kita sebagai orang tua dalam mendidik anak-anak. Dengan berdoa, kita mengizinkan Tuhan yang tidak terbatas menyatakan kebaikan-Nya kepada anak-anak kita. - PK

KITA TIDAK AKAN PERNAH MENJADI ORANG TUA YANG BAIK
JIKA KITA BERHENTI BERDOA UNTUK ANAK-ANAK KITA

Diambil dari
Nama situs : SABDA.org
Alamat situs : http://sabda.org/publikasi/e-rh/2008/10/21/
Judul asli renungan : Berdoa untuk Anak
Penulis renungan : PK
Tanggal akses : 21 Mei 2018

 
Stop Press! Kunjungi Situs Misi.co

Situs Misi.co

Jika Anda rindu diperlengkapi dengan bahan-bahan atau informasi di seputar Misi untuk pelayanan Anda, mari kunjungi situs Misi.co dari Yayasan Lembaga SABDA. Situs ini merupakan salah satu situs penyedia informasi untuk bahan-bahan seputar misi di Indonesia. Melalui situs ini, Anda akan memperoleh bahan-bahan kekristenan berkualitas dan memiliki dasar Alkitab yang benar. Setelah mendapat berkat dari situs ini, silakan membagikannya serta memberitahukan situs ini kepada rekan-rekan Anda yang lain sehingga mereka juga akan mendapat berkat dari Misi.co.

Selamat berkunjung ke situs Misi.co, Tuhan Yesus memberkati.

 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-Doa.
doa@sabda.org
e-Doa
@sabdadoa
Redaksi: Roma, Margaretha I., N. Risanti, dan Rode.
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2018 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org