|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/publikasi/e-buku/112 |
|
e-Buku edisi 112 (13-12-2012)
|
|
==================e-BUKU (Berbagi Berkat Melalui Buku)================
Edisi 112/Desember 2012 -- Konseling (I)
DAFTAR ISI
RESENSI 1: KONSELING PERSAHABATAN
RESENSI 2: TOLONGLAH SAYA!
TIP: BAGAIMANA MENJADI PEMBACA YANG BAIK
REFERENSI: DAFTAR RESENSI BUKU KONSELING DI SITUS GUBUK ONLINE DAN
DAFTAR BUKU ONLINE KONSELING DI SITUS C3I
Shalom,
Hukum kasih menyatakan bahwa kita harus mengasihi Tuhan dan sesama.
Bagaimana mungkin kita bisa mengasihi Tuhan yang tidak terlihat,
apabila kita sendiri tidak peduli dengan sesama manusia. Sebagai wujud
kasih kita kepada Tuhan, kita seharusnya bersedia mengasihi dan
menolong sesama kita. Salah satu bentuk pelayanan yang bisa kita
lakukan bagi sesama adalah menjadi seorang konselor. Kebutuhan manusia
untuk didengar, dinasihati, dan dikuatkan secara rohani semakin lama
semakin menjadi kebutuhan pokok. Tanpa dukungan saudara seiman,
seseorang bisa jatuh dengan mudah. Oleh karena itu, marilah kita
memperlengkapi diri sehingga bisa menolong orang lain dengan bijak dan
tepat.
Dalam edisi e-Buku kali ini, redaksi menyajikan resensi buku
bertemakan Konseling. Semoga buku-buku yang kami perkenalkan ini,
mendorong Pelanggan yang memiliki kerinduan menjadi konselor untuk
semakin mengeksplorasi kemampuan konselingnya secara penuh, dan
mengembangkannya untuk memuliakan Tuhan. Jika Pelanggan ingin membaca
resensi buku-buku konseling yang lain, Anda dapat membacanya di kolom
Referensi. Selamat membaca. Tuhan memberkati.
Staf Redaksi e-Buku,
Yonathan Sigit P.
< http://gubuk.sabda.org/ >
"Ada seni dalam membaca, seperti halnya seni dalam berpikir dan dalam
menulis." (Isaac D`Israeli)
RESENSI: KONSELING PERSAHABATAN
Judul buku: Friendship Counseling (Konseling Persahabatan)
Judul asli: Friendship Counseling -- Jesus Model for Speaking Life-Words to Hurting People
Penulis/Penyusun: Kevin D. Huggins, Ph.D.
Penerjemah: NavPress Indonesia
Editor: --
Penerbit: Pionir Jaya bekerja sama dengan Visi Pressindo, Bandung 2007
Ukuran buku: 14,5 x 20,5 cm
Tebal: 348 halaman
ISBN: 979-542-189-1
Buku Online: --
Download: --
Hubungan manusia dengan sesamanya merupakan sesuatu yang tidak dapat
dihindari karena kodratnya sebagai makhluk sosial. Dalam kehidupan
ini, ada berbagai kerangka hubungan yang dibangun manusia dengan
sesama, lingkungan, atau bahkan dengan Tuhan. Salah satu kerangka
hubungan antara manusia dengan sesamanya dinamakan persahabatan. Saat
masih di bumi sebagai manusia, Yesus juga membangun hubungan
persahabatan dengan sesama dan meninggalkan sejumlah teladan
bermanfaat dalam hal itu. Setiap orang percaya pastinya ingin
meneladani Yesus dalam menjalin persahabatan. Sayangnya, manusia
tinggal di dunia yang sudah dicemari oleh dosa, sehingga manusia
memiliki kecenderungan berdosa dalam segala tindakannya, termasuk
dalam upaya mereka membangun persahabatan yang baik dengan sesama dan
dengan Tuhan. Kontaminasi dosa dalam kehidupan ini digambarkan Yesus
dengan "letih lesu dan berbeban berat" dalam Matius 11:28. Anda tentu
pernah mengalami "kelesuan" semacam ini atau melihat sahabat Anda
mengalaminya. Nah, apa yang sebaiknya kita lakukan saat "kelesuan"
menjangkiti hubungan persahabatan yang kita bangun?
Buku "Friendship Counseling" yang ditulis oleh Kevin D. Huggins
merupakan buku yang membahas tentang hubungan. Buku ini, banyak
menyoroti kehidupan Yesus dalam menjalin hubungan dengan masyarakat,
terutama masyarakat bawah. Buku ini dibagi ke dalam tiga bagian besar
yaitu Yesus dan Penderitaan Manusia, Yesus dan Perubahan Manusia, dan
Yesus dan Konseling Manusia. Dari ketiga bagian inilah dijabarkan
berbagai hal yang berkaitan dengan konseling, mulai dari latar
belakangnya, prinsip-prinsipnya, dan bahkan teladan Yesus dalam
memberikan konseling dan menjalin hubungan. Meski secara tampilan buku
ini terlihat penuh, namun format buku ini cukup menolong pembaca
memahami paragraf-paragrafnya karena pembahasannya dibagi ke dalam
sub-sub judul pendek, yang menjelaskan pokok bahasan yang dibicarakan
dalam paragraf tersebut.
Bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan konseling, buku ini akan
menambah perbendaharaan pengalaman Anda dalam memberikan konseling.
Beberapa pelajaran yang dapat ditambahkan ke dalam rak pengetahuan
konseling Anda dari buku ini, antara lain bagaimana memberikan
dorongan kepada konseli untuk mengekspresikan emosi dan mengajukan
pertanyaan-pertanyaan, prinsip-prinsip dalam membangun karakter
sehingga seseorang dapat mengatasi masalah mereka, bagaimana
memberikan dorongan untuk berubah secara personal dan secara
relasional, dan beberapa hal lain lagi. Konseling bermula ketika
seseorang membagikan permasalahan yang mereka hadapi kepada orang lain
dan berharap mendapatkan solusi atau kelegaan. Oleh sebab itu,
pelajaran-pelajaran dalam buku ini akan sangat berguna dalam memenuhi
harapan orang-orang yang datang kepada Anda, termasuk sahabat, sebagai
konseli. Selamat membaca!
Peresensi: Berlian Sri Marmadi
RESENSI 2: TOLONGLAH SAYA!
Judul buku: Ketika Seseorang Berkata: Tolonglah Saya! -- Pedoman Praktis untuk Pembimbingan
Judul asli: When Someone Asks for Help
Penulis/Penyusun: Everett L. Worthington, Jr.
Penerjemah: Gerrit J. Tiendas
Editor: Ny. Pauline Tiendas
Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, Bandung
Ukuran buku: 12,5 x 19 cm
Tebal: 288 halaman
ISBN: --
Buku Online: --
Download: --
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai orang-orang yang
mengalami masalah di sekitar kita. Walaupun tidak bisa menolong mereka
semua, namun setidaknya kita bisa menolong beberapa dari mereka,
bukan? Menolong sesama adalah hal yang harus dilakukan semua orang,
apalagi kita telah dipilih untuk menjadi duta kasih surgawi.
Pertanyaannya sekarang, apakah kita sudah menolong sesama kita dengan
benar? Apakah cara yang kita gunakan untuk menolong orang lain sudah
tepat dan efektif?
Anda dapat menemukan jawaban tentang bagaimana menolong orang lain,
dalam hal ini secara konseling, melalui buku berjudul "Ketika
Seseorang Berkata: Tolonglah Saya!" Buku yang ditulis oleh seorang
konselor profesional, Everett L. Worthington, Jr., ini membahas
tentang bagaimana menjadi penolong sebaya atau penolong teman.
Walaupun hanya dibagi menjadi dua bagian, tetapi buku ini cukup
mencakup hal-hal penting dan mendasar dalam konseling, mulai dari
model dalam memberi pertolongan hingga keterampilan para penolong yang
efektif. Penulis menjelaskan masing-masing bab, yang berjumlah 13,
dengan teratur dan runut. Secara mendasar, penjelasannya didukung oleh
pengajaran kristiani yang benar. Dengan demikian, pembaca dapat
menggunakan buku ini ketika membantu konseli Kristen. Lebih lagi, di
|