Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-buku/68

e-Buku edisi 68 (10-2-2011)

Keluarga (I)

==================e-BUKU (Berbagi Berkat Melalui Buku)================

Edisi 68/Februari 2011 -- Keluarga (I)

DAFTAR ISI
RESENSI 1: KELUARGA KRISTEN
RESENSI 2: BANTAL KELUARGA -- KIAT MENJAGA PERNIKAHAN AGAR TIDAK CEDERA
TIP: MEMILIH BUKU BERKUALITAS
STOP PRESS: KELAS DISKUSI PESTA -- PASKAH 2011
EDISI BULAN DEPAN

Shalom,

Dalam edisi kali ini, e-Buku menghadirkan resensi buku menarik yang
bertemakan keluarga. Keluarga adalah fondasi penting bagi kehidupan
seseorang. Latar belakang keluarga seringkali membentuk karakter
seseorang, yang baik dan buruk. Keluarga juga berperan besar dalam
memengaruhi cara berpikir seseorang dalam mengatasi masalah,
menentukan karier, mengatur finansial, pertumbuhan psikologis, dan
sebagainya. Di dalam keluarga bisa juga terjadi konflik karena
perbedaan yang dimiliki tiap-tiap anggota. Bagaimana kita menyikapi
konflik-konflik yang muncul? Dapatkan pelajaran-pelajaran terkait
dengan keluarga dari dua resensi yang kami sajikan berikut ini.

Selain itu, jangan lewatkan juga tip menarik dalam memilih buku yang
berkualitas. Kiranya sajian e-Buku bulan ini dapat memberikan
informasi menarik bagi Pelanggan terkasih. Sampai bertemu kembali pada
edisi e-Buku selanjutnya. Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati.

Staf Redaksi e-Buku,
Yonathan Sigit P.
< http://gubuk.sabda.org/ >

   "Seseorang yang tidak membaca buku yang baik tidak memiliki
    keunggulan atas orang yang tidak bisa membacanya." (Mark Twain)

RESENSI 1: KELUARGA KRISTEN

Penulis: Larry Christenson
Penerbit: Buku Betania, Semarang
Ukuran buku: 13,5 x 20,5 cm
Tebal: 226 halaman

Buku ini memunyai judul yang sederhana dan tidak terlihat menonjolkan
kesan "menarik" yang mungkin dapat membuat para pembaca tertarik untuk
membacanya. Namun jangan salah, ternyata di balik kesederhanaan
judulnya -- yang ternyata sengaja dibuat demikian oleh si pengarang --
terselip sebuah "ketepatan" di dalamnya. Ketepatan yang dimaksud yaitu
bahwa judul ini menunjukkan dengan jelas kepada siapa buku ini ditulis
(orang-orang Kristen) dan pokok persoalan yang dibahasnya (keluarga).

Buku karangan Pendeta Larry Christenson ini telah tercetak lebih dari
1.300.000 eksemplar di Amerika Serikat -- demikianlah ulasan yang
ditulis di sampul depan buku ini. Sebuah pencapaian yang terbilang
cukup fantastis untuk ukuran sebuah buku bernuansa kristiani. Buku
yang diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Betania ini terdiri dari
dua bagian. Bagian pertama, dibagi menjadi lima pasal dan tiga pasal
di bagian kedua. Bagian pertama menjelaskan tentang peraturan Allah
untuk keluarga. Bagaimana Allah mengatur wewenang bagi masing-masing
anggota keluarga dipaparkan di sini, disertai dengan ayat pendukung
dari Alkitab. Pada bagian kedua, dijelaskan mengenai peranan Yesus
untuk keluarga, yaitu sebagai pengatur wewenang dan tanggung jawab
dalam keluarga itu sendiri.

Buku ini tentu saja sangat tepat dibaca oleh keluarga Kristen --
istri, suami, anak-anak, dan orang tua. Namun perlu diingat, pengarang
tidak menjanjikan kehidupan keluarga Anda berubah seketika setelah
menerapkan apa yang ditulis di dalamnya. Namun, buku ini adalah sebuah
pembimbing praktis untuk keluarga Kristen. Tertarik? Silakan
mendapatkan buku ini dan membacanya!

Peresensi: Ami Grace Y.

          RESENSI 2: BANTAL KELUARGA -- KIAT MENJAGA PERNIKAHAN
                     AGAR TIDAK CEDERA

Penulis: Paul Gunadi
Penerbit: Metanoia Publishing, Jakarta 2009
Ukuran buku: 12,5 x 18 cm
Tebal: 135 halaman

Keluarga merupakan tempat belajar seumur hidup. Keluarga yang sehat
akan memberikan dampak positif bagi gereja dan masyarakat. Namun,
tidak disangkal bahwa untuk memiliki keluarga yang sehat, rukun, dan
bisa dijadikan teladan tidak bisa diperoleh secara instan. Di dalam
keluarga, masing-masing anggota memiliki sifat, karakter, keinginan,
dan pendapat yang berbeda-beda. Tidak jarang perbedaan-perbedaan
tersebut menimbulkan konflik. Menyikapi kemungkinan tersebut, apa yang
harus kita lakukan agar konflik yang terjadi tidak membuat keluarga
kita berantakan? Anda bisa mencari tahu jawabannya melalui buku
"Bantal Keluarga" ini.

"Bantal Keluarga" merupakan kumpulan khotbah Pdt. Paul Gunadi yang
disiarkan melalui program TELAGA (TEgur sapa gembaLa keluarGA).
Mengapa bantal? Menurut Pdt. Paul, bantal adalah satu perlengkapan
rumah tangga yang memiliki fungsi sebagai alas kepala dan pengganjal
yang empuk yang membuat kita bisa beristirahat dan tidur dengan
nyaman. "Bantal" diibaratkan bisa berfungsi sebagai peredam kemarahan
sehingga konflik yang muncul dalam rumah tangga tidak berkepanjangan,
lebih-lebih menghancurkan keutuhan keluarga. Selain dipilih menjadi
judul buku, bantal keluarga juga menjadi judul bab pertama dalam buku
ini. Selain tentang bantal keluarga, Pdt. Paul juga mengupas tentang
hal-hal yang umumnya menjadi persoalan utama dalam kehidupan keluarga,
seperti Makna Kata Mengasihi Istri bagi Suami dan Pubertas Kedua.
Penjelasan-penjelasan dalam buku ini didasarkan pada Alkitab, meskipun
dalam penjelasan panjangnya penulis tidak banyak mengutip ayat
Alkitab. Penguraian setiap topik disampaikan secara sistematis dan
tidak bertele-tele. Hal ini tentu sangat memudahkan pembaca menarik
inti pelajaran dari buku ini. Apalagi pada bab terakhir, penulis juga
memberikan kesimpulan. Sungguh menyenangkan!

Berdasarkan manfaat yang terkandung di dalamnya, pembaca yang sudah
berkeluarga, gembala, konselor, dan pelayan-pelayan Tuhan sebaiknya
membaca buku ini. Selamat membangun rasa aman di antara anggota
keluarga Anda dan selamat mencegah cedera akibat benturan konflik yang
akan muncul.

Peresensi: Sri Setyawati

                    TIP: MEMILIH BUKU BERKUALITAS

Salah membeli buku? Anda pasti tidak ingin mengalaminya, bukan?
Memilih buku yang berkualitas memang perlu strategi. Anda ingin tahu
bagaimana kiat agar bisa mendapatkan buku yang berkualitas tanpa harus
terlalu lama menghabiskan waktu memilih buku­buku yang sangat banyak
jenisnya? Berikut ini saya berikan tip-tip bagaimana cara memilih buku
yang berkualitas.

1. Kualitas Bahasa

Keteraturan bahasa dan kosakata yang sesuai dengan tingkatan pembaca
cukup penting untuk kriteria buku yang berkualitas. Melalui bahasa
yang digunakan, kita bisa menangkap kesan yang kuat dari sebuah buku.
Kita akan terdorong untuk memilikinya karena kita memahami maksud
pengarangnya.

2. Kualitas Penerbit

Mengapa penerbit menjadi salah satu faktor penting? Karena penerbit
yang berkualitas pastilah menerbitkan karya-karya tulis yang baik dan
berkualitas. Penerbit-penerbit profesional berani menjamin kualitas
buku karena mereka mengerjakannya melalui proses-proses seleksi dan
sensor yang ketat.

3. Kualitas Pengarang

Reputasi pengarang biasanya menjadi salah satu indikator penting
penilaian kualitas sebuah buku. Faktor pendidikan dan atau pengalaman
pengarang biasanya merupakan jaminan dari kualitas karya yang
dihasilkannya.

4. Kualitas Isi

Kesatuan isi juga menjadi salah satu faktor penting. Pembaca akan
merasa memperoleh tambahan ilmu pengetahuan melalui isi yang
disajikan. Dengan mengetahui isi yang berbobot, pembaca tidak merasa
rugi memiliki buku tersebut walaupun harganya sedikit mahal.

5. Kualitas Cetakan

Penataan halaman yang profesional secara otomatis meningkatkan
kualitas isi buku. Dengan demikian, pembaca bisa memiliki kesan yang
kuat terhadap buku tersebut dan merasa sejalan dengannya. Kualitas
cetakan yang baik juga membuat pembaca tidak merasa menyesal untuk
membelinya karena uang yang dikeluarkan sepadan dengan kualitas buku
dan ilmu yang diperoleh.

Semoga tip-tip ini bisa Anda gunakan sebagai acuan ketika Anda hendak
membeli buku atau menyewa buku di persewaan/perpustakaan.

Di dalam membaca, sebaiknya kita juga selektif dalam memilih buku-buku
bacaan karena tidak semua buku bacaan memiliki manfaat. Berikut adalah
tip-tip yang bisa dipertimbangkan dalam memilih buku.

1. Sesuaikan buku yang akan kita baca dengan suasana hati.
2. Sesekali, usahakan membaca majalah terbaru untuk memperoleh
   informasi-informasi hangat yang terjadi di sekitar kita.
3. Baca buku-buku yang dapat memperluas wawasan.
4. Jangan baca buku yang bersifat merusak kepribadian.
5. Baca buku-buku yang bisa membuat kita termotivasi dalam belajar.

Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama situs: Stikom
Alamat URL: http://komprai.blogspot.com/2008_11_01_archive.html
Judul asli artikel: Tips Untuk Memilih Buku Berkualitas
Penulis artikel: Tidak dicantumkan
Disusun ulang oleh: Sri Setyawati
Tanggal akses: 12 Januari 2011

            STOP PRESS: KELAS DISKUSI PESTA -- PASKAH 2011

Paskah adalah salah satu peristiwa yang sangat penting dalam hidup
iman kekristenan kita. Apakah Anda ingin mengerti lebih dalam lagi
mengenai makna Paskah? Anda rindu menyambut Paskah dengan lebih
berarti tahun ini? Kami mengundang Anda untuk bergabung di kelas
diskusi Paskah yang diselenggarakan oleh PESTA (Pendidikan Elektronik
Studi Teologia Awam) < http://pesta.org/ >. Pendaftaran kelas diskusi
ini dibuka mulai tanggal 27 Januari 2011 - 26 Februari 2011. Diskusi
akan berlangsung mulai tanggal 2 Maret 2011 - 4 April 2011 melalui
milis diskusi (email). Segera daftarkan diri Anda ke
< kusuma(at)in-christ.net >

                        EDISI BULAN DEPAN

Apakah Anda memiliki atau pernah membaca buku-buku renungan? Kirimkan
kesaksian Pelanggan tentang buku yang memberkati Pelanggan ke redaksi
e-Buku. Siapa tahu, kesaksian Pelanggan bisa dimuat. Bulan Maret nanti
e-Buku akan menampilkan resensi buku-buku renungan. Jika Pelanggan
rindu mengirimkan resensi buku renungan, silakan kirim ke
< buku(at)sabda.org >. Mari kita berbagi berkat melalui Buku.

Kontak: < buku(at)sabda.org >
Redaksi: Sri Setyawati, Ami Grace Y., Samuel Njurumbatu, dan Yonathan Sigit P.
(c) 2011 -- Yayasan Lembaga SABDA
< http://www.ylsa.org >
Rekening: BCA Pasar Legi Solo;
No. 0790266579
a.n. Yulia Oeniyati
< http://blog.sabda.org/ >
< http://fb.sabda.org/buku >
Berlangganan: < subscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org >
Berhenti: < unsubscribe-i-kan-buku(at)hub.xc.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org