Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/berita_pesta/74

Berita PESTA edisi 74 (30-8-2013)

Juli-Agustus/2013


Berita PESTA - 74/Juli-Agustus 2013

Berita PESTA -- Edisi 74, Juli-Agustus 2013

DAFTAR ISI

BERITA PESTA + POKOK DOA:
1. Pembukaan Perdana Kelas Doktrin Roh Kudus (DRK) September/Oktober 2013
2. Pembukaan Kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) September/Oktober 2013!
3. Info Kelas GSM dan SYK
4. Revisi Modul Manusia dan Dosa (MDD)
5. Staf Baru PESTA: Amidya
ARTIKEL: KELOMPOK-KELOMPOK DOA
STOP PRESS: APLIKASI ANDROID E-RENUNGAN PSM (PAGI, SIANG, MALAM)

Shalom,

Bersyukur atas kasih karunia Tuhan yang terus berlaku bagi kita sampai saat ini. 
Dalam edisi ini, kami mengajak Anda untuk menyimak beberapa kegiatan yang 
dilaksanakan PESTA. Kami juga telah menyiapkan artikel mengenai "Kelompok Doa", 
yang akan memberikan wacana tentang pentingnya berdoa bersama untuk mewujudkan 
Kerajaan Allah di dunia ini.

Selamat membaca, Tuhan Yesus memberkati!

Pemimpin Redaksi Berita PESTA,
Ryan
< ryan(at)in-christ.net >
< http://pesta.org >


BERITA PESTA

1. Pembukaan Perdana Kelas Doktrin Roh Kudus (DRK) September/Oktober 2013

Puji Tuhan! Akhirnya, PESTA dapat membuka kembali kelas lanjutan yang baru, 
yaitu "Doktrin Roh Kudus" (DRK). Kelas diskusi DRK akan mempelajari mengenai 
karya, karunia, dan peranan Roh Kudus, dalam kehidupan orang percaya. Kelas 
diskusi akan dimulai tanggal 23 September sampai dengan 28 Oktober 2013.

Dengan penuh sukacita, kami mengundang Bapak/Ibu pembaca yang telah lulus dari 
kelas DIK untuk bergabung bersama kami. Bagi Bapak/Ibu yang tertarik untuk 
mengikuti kelas diskusi ini, silakan mendaftarkan diri ke Kusuma < kusuma(at)in-
christ.net > untuk mendapatkan modul DRK dan tugas tertulisnya.

Pokok doa: Mohon dukungan doa agar setiap peserta yang sudah mendaftarkan diri 
diberi hikmat untuk menyelesaikan tugas tertulis tepat waktu. Kiranya akan ada 
banyak peserta yang dapat mengikuti kelas ini sehingga wawasan rohani setiap 
alumni PESTA semakin bertambah.

2. Pembukaan Kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) September/Oktober 2013!

PESTA kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode 
September/Oktober 2013. Kelas diskusi ini akan mempelajari pokok penting iman 
Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam 
Kristus. Segeralah mendaftar karena kelas diskusi akan dimulai pada pertengahan 
bulan September 2013. Kirimkan permohonan Anda untuk mengikuti kelas DIK ini ke 
Admin PESTA < kusuma(at)in-christ.net >. Setelah itu, Admin akan mengonfirmasi 
dan mengirimkan tugas awal sebelum menjadi peserta diskusi.

Jika Anda ingin mendapatkan modul DIK secara online, silakan akses di:
==> < http://pesta.org/dik_sil >

Pokok doa: Dukunglah dalam doa agar Tuhan membuka hati banyak anak Tuhan untuk 
ambil bagian dalam kelas diskusi ini. Bagi peserta yang sudah mendaftar, kiranya 
Tuhan memberi hikmat supaya dapat menyelesaikan tugas sebelum berakhirnya batas 
waktu yang ditentukan.

3. Info Kelas GSM dan SYK

Saat ini, dua kelas paralel, yaitu Kelas Guru Sekolah Minggu (GSM) dan Kelas 
Siapakah Yesus Kristus (SYK) sudah berakhir. Peserta yang dinyatakan lulus dari 
kelas GSM ada 18 peserta. Dan, untuk kelas SYK ada 11 peserta. Kami bersyukur, 
bahwa peserta di kelas GSM dan SYK cukup interaktif sehingga diskusi sangat 
hidup dan menarik. Tidak hanya berdiskusi saja, setiap peserta pun mendapat 
kesempatan untuk berbagi berkat rohani melalui pengetahuan dan pengalaman mereka 
dalam pelayanan. Untuk melihat kesaksian para peserta diskusi, silakan 
melihatnya di: < http://pesta.org/view_blog >

Pokok doa: Doakan agar Tuhan menolong setiap peserta diskusi untuk tetap 
semangat dan semakin memahami kekayaan firman Tuhan. Kiranya, para peserta yang 
telah mengikuti kelas diskusi dapat menjadi saluran berkat di tempat 
pelayanannya masing-masing.

4. Revisi Modul Manusia dan Dosa (MDD)

Saat ini, tim PESTA sedang merevisi modul baru, yaitu modul Manusia dan Dosa 
(MDD). Kami sedang melengkapi referensi dan mempersiapkan tugas tertulisnya. 
Rencananya, modul ini akan secepatnya diselesaikan. Harapan kami, modul ini 
dapat dibaca dan dipakai setiap orang untuk memperlengkapi diri dalam pelayanan 
masing-masing.

Pokok doa: Doakan tim PESTA yang sedang mengerjakan tugas ini supaya hikmat 
Tuhan memimpin untuk menyelesaikan tugas ini, dengan baik dan tepat waktu.

5. Staf Baru PESTA: Amidya

Puji Tuhan! Sejak bulan Juli, Sdri. Amidya telah dinyatakan lulus masa percobaan 
dan resmi bergabung menjadi staf YLSA untuk divisi PESTA. Harapan kami, dengan 
bergabungnya Amidya, pekerjaan Tuhan di PESTA semakin efektif dan berkembang 
untuk memperlengkapi orang percaya yang rindu belajar kebenaran firman Tuhan.

Selamat datang Sdri. Amidya, selamat bergabung dan melayani bersama kami di 
PESTA!

Pokok doa: Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar Sdri. Amidya dimampukan oleh Tuhan 
untuk melaksanakan setiap tugas dengan tanggung jawab, dan dapat bekerja dengan 
semangat untuk melayani Tuhan di YLSA.


ARTIKEL: KELOMPOK-KELOMPOK DOA

"Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama." (Kisah Para Rasul 1:14)

Dalam sejarah gereja, tidak pernah ada kebangkitan iman yang tidak dimulai 
dengan berlutut (berdoa). Doa merupakan kunci menuju pembaruan spiritual di 
dalam hidup kita, seperti halnya di dalam gereja. Di manakah, di dalam dunia 
yang sibuk ini, terdapat orang-orang yang dapat menemukan sebuah tempat yang 
sunyi, di mana mereka dapat berdoa dan mencari wajah Allah?

Jika pembaruan spiritual hanya diperoleh dengan cara berdoa, menyiapkan sebuah 
gerakan doa di dalam gereja tradisional menjadi hal yang sangat penting. 
Untunglah sudah ada banyak kelompok doa yang aktif dan mereka bertumbuh setiap 
saat. Mereka bertemu bersama pada Hari Doa Nasional dan di konferensi-konferensi 
(doa). Ribuan orang mengunjungi Hari Doa tahunan yang diselenggarakan oleh 
beberapa organisasi (termasuk Aliansi Kerja Injili) yang dilaksanakan pada bulan 
Januari.

Kita tetap berhubungan satu dengan yang lain berdasarkan surat-surat doa. Doa 
merupakan kerja keras. Doa membutuhkan ketekunan. Namun, dalam perumpamaan 
seorang penabur, Allah berjanji bahwa kita akan menuai 30, 60, dan 100 kali 
lipat buah jika kita bertekun.

Bukankah akan menyenangkan jika terdapat satu atau lebih kelompok doa yang aktif 
dalam tiap gereja lokal, di mana orang-orang dapat datang bersama untuk berdoa 
bagi pelayan dan dewan gereja, bagi mereka yang sakit dan membutuhkan, baik 
dalam gereja maupun di dunia?

Apakah sudah terdapat kelompok doa seperti itu di wilayah Anda? Jika belum, 
mungkinkah itu menjadi sebuah panggilan dari Tuhan kepada Anda untuk memulainya? 
Alkitab berkata, "Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar 
kuasanya." (Yakobus 5:16)

Mengapa Kita Perlu Berdoa Bersama dengan yang Lain?

"Doa merupakan napas kehidupan, detak jantung gereja." "Doa-doa kita dan 
anugerah Tuhan adalah seperti dua ember di satu sumur yang sama; yang satu akan 
naik ke atas, sementara yang lain turun ke bawah." "Doa adalah bagi jiwa, 
seperti halnya makanan bagi tubuh." Ketiga kutipan tersebut menggarisbawahi 
pentingnya doa. Kebanyakan doa berawal dari ruang tertutup, dalam waktu-waktu 
pribadi orang-orang percaya. Namun, bersamaan dengan itu terdapat juga doa 
bersama dengan orang lain. Yesuslah yang menghubungkan doa dalam kelompok dengan 
janji yang indah ini, "Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu 
di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan 
oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam 
Nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." (Matius 18:19-20) Ada berkat 
khusus yang dicurahkan dalam doa bersama dengan orang lain.

Bagaimana doa bersama dapat melengkapi doa pribadi? Untuk menjelaskannya, kita 
dapat menggunakan contoh dari sebuah kabel. Sebuah kabel terdiri dari beberapa 
kawat yang terpisah. Dalam kawat tersendiri, mereka tidak memiliki kekuatan yang 
besar, tetapi ketika mereka bersama-sama diikat sebagai satu kesatuan, akan 
menghasilkan kabel yang sangat kuat. Itulah yang akan terjadi dengan doa 
bersama. Doa-doa dari orang lain dapat mendorong Anda. Doa-doa itu akan memberi 
Anda ide-ide kepada doa Anda sendiri. Anda juga mengisi apa yang hilang bagi 
tiap-tiap doa pribadi yang lain. Dalam cara ini, berdoa bersama menjadi seperti 
sebuah simfoni bagi Tuhan.

Bersama, Anda akan menjadi lebih kuat dibanding sendiri. Terkadang, hanya dua 
atau tiga orang yang datang bersama untuk berdoa. Namun, kekuatan dari doa 
tidaklah bergantung pada jumlah dalam kelompok. Doa bergantung pada Roh Kudus 
dan kesatuan dalam doa. Seribu orang dapat berdoa bersama, namun jika tidak 
terdapat kesatuan hati di dalamnya, doa menjadi tidak memiliki kuasa. Ketika dua 
orang berdoa, mereka dapat "memindahkan gunung". Kesatuan ini merupakan kesatuan 
iman dalam Yesus Kristus. Anda dapat menyamakannya dengan roda pada gerobak. 
Semakin dekat jeruji dengan as roda, semakin menyatu mereka bersama-sama.

Berdoa Bersama untuk Gereja Anda

Berdoa bersama dengan jemaat lain untuk semua yang terjadi dalam gereja tempat 
Anda beribadah. Itu adalah tujuan dari kelompok doa di gereja.

Tentu saja, ada banyak kelompok doa lainnya dengan tujuan yang berbeda; kelompok 
doa yang berdoa bagi Israel dan orang-orang Yahudi; kelompok doa bagi pemerintah 
dan bagi masyarakat; bagi orang-orang Kristen yang teraniaya; kelompok doa di 
sekolah dasar dan sekolah menengah. Namun, tulisan ini berfokus pada kelompok-
kelompok doa yang berdoa bagi gereja-gereja lokal dan bagi pembangunan gereja 
Kristus.

Adalah penting bahwa beberapa kelompok doa menjadi bagian dari keseluruhan 
struktur gereja lokal dan berada di bawah otoritas gereja pusat. Ini akan 
mencegah kelompok doa dari diasingkan dan disisihkan. Kelompok doa yang memiliki 
tempat dalam keseluruhan struktur dalam pelayanan gereja-gereja, juga akan lebih 
mampu untuk memasukkan aspek-aspek nyata dari pelayanan gereja dalam doa-doa 
syukur dan syafaatnya: kelas katekismus, persekutuan, ibadah Minggu, pelayanan 
penginjilan dan misionaris, pelayanan pastoral dan doa bagi mereka yang sakit, 
dsb..

Langkah pertamanya adalah berdoalah bagi keberadaannya. Siapa yang dapat saya 
mintai bantuan untuk menolong saya dalam memulai sebuah kelompok doa? Apakah 
cara terbaik untuk menentukan apa yang akan terjadi dalam kelompok doa?

Konsultasi dengan pemimpin gereja adalah langkah kedua. Mintalah izin dari 
mereka, tanyakan juga apakah mereka bersedia berbagi tanggung jawab dengan Anda.

Langkah ketiga adalah publikasi yang baik. Tempatkan sebuah artikel dalam 
majalah gereja yang akan memotivasi orang-orang untuk bergabung dengan Anda. 
Biasanya, seseorang khawatir dengan apa yang tidak mereka ketahui. Banyak "orang 
luar" menemukan bahwa kelompok doa bersifat `menakutkan`: "Apa yang sesungguhnya 
terjadi dalam kelompok doa itu?" Karena itu, baik sekarang maupun nanti, penting 
untuk menjelaskan apa sebenarnya kelompok doa itu. Artikel berikut "dari sebuah 
majalah gereja lokal" adalah salah satu contohnya:

Apa yang terjadi dalam sebuah kelompok doa?

Kami datang bersama selama satu jam setiap dua minggu untuk menyanyi dan membaca 
Alkitab, tetapi yang terutama adalah untuk berdoa. Kami melakukannya dengan cara 
setiap orang memiliki kesempatan untuk berdoa dengan bersuara, paling tidak satu 
kali, kami lebih suka melakukan doa-doa permohonan, yang akan memperlengkapi dan 
memperkaya satu sama lain. Doa-doa terutama ditujukan bagi pelayanan gereja 
lokal, berbagi suka dan duka di dalam gereja, serta berbagi hal lainnya yang 
kami miliki dalam hati masing-masing. Ini semua dilakukan secara alami. Jika 
Anda mengalami kesulitan untuk berdoa dengan bersuara, tidak masalah, karena 
berbagi dalam menyanyi, berpikir, dan mendengar, sudah cukup. Maukah Anda 
bergabung bersama kami?

Langkah terakhir adalah memiliki kelompok doa yang dimasukkan ke dalam tinjauan 
kerja tahunan bersama dengan kelompok-kelompok lainnya sebagai susunan program 
kerja gereja. Dengan cara ini, Anda membuat gereja melihat bahwa doa merupakan 
suatu hal yang penting.

Komposisi dari Sebuah Pertemuan Doa

Berapa lama pertemuan harus berlangsung?

Secara rata-rata, kelompok doa menghabiskan waktu 1 -- 1,5 jam. Ini dapat dirangkum dalam:
1. Acara pembukaan.
2. Menyanyi satu atau dua lagu (pujian, ucapan syukur, pengakuan dosa).
3. Doa hening dan/atau doa yang dipimpin oleh satu orang dalam kelompok (untuk 
   membawa seluruh beban kepada Allah, atau untuk memohon bimbingan Roh Kudus).
4. Pembacaan Alkitab secara singkat.
5. Melakukan refleksi.
6. Ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan dalam beberapa doa dan lagu, terkait 
   dengan ayat Alkitab yang dibaca.
7. Menyebutkan pokok-pokok doa.
8. Berdoa bersama (jika memungkinkan, batasilah doa dalam setiap subjek sehingga 
   Anda tidak melompat dari satu masalah ke masalah yang lain).
9. Menutup doa dengan Doa Bapa Kami.
10. Lagu penutup.

Subjek untuk ucapan syukur dan doa syafaat dapat dicantumkan sebelumnya dalam 
kertas (baik itu dalam bentuk doa ataupun tidak) dan dibagikan kepada setiap 
orang dalam pertemuan.

Berdoa Bertiga

Pertemuan doa dapat lebih singkat jika Anda, sebagai contoh, menggunakan ide 
berdoa bertiga. Ini terjadi jika kelompok-kelompok yang terdiri dari tiga orang 
datang bersama untuk berdoa; sehingga kemudian kelompok terdiri dari enam orang, 
dan kemudian mereka memecah dan membentuk dua kelompok.

Keuntungan dari cara berdoa seperti ini adalah:

- Anda dapat datang bersama setiap minggu dalam waktu yang singkat, misalnya 
  setengah jam. Setelah berdiskusi singkat dan membaca Alkitab, ada waktu untuk 
  berdoa.

- Lebih mudah untuk membuat janji-janji pertemuan rutin bersama tiga orang. Anda 
  dapat merasakan pengalaman kesatuan yang lebih erat secara lebih cepat.

Tip untuk Keberhasilan Pertemuan Doa

- Secara rutin, buatlah peraturan yang jelas, terutama bagi para pendatang baru, 
  mengenai tujuan pertemuan doa tersebut. Sangatlah penting bagi semua orang untuk 
  merasa nyaman, dan bukan merupakan suatu keharusan untuk berdoa dengan bersuara.
- Hindarilah doa yang panjang, tetapi buatlah doa-doa Anda menjadi singkat dan 
  sederhana.
- Hindari berbicara terlalu banyak atau berdiskusi pada pokok-pokok doa yang 
  terlalu panjang, dan berdoa terlalu sedikit.
- Jangan berdoa dalam suara yang "salah", dengan intonasi yang dibuat-buat atau 
  dengan bahasa yang terlalu tinggi. Berlakulah normal.
- Jangan menyalahgunakan doa dalam rangka untuk berkhotbah atau untuk 
  menyampaikan suatu informasi.
- Mintalah kelompok dan komisi yang lain untuk secara rutin menyampaikan topik 
  ucapan syukur dan doa syafaat kepada kelompok doa Anda.
- Mulai sekarang dan selanjutnya, undanglah seseorang untuk datang dan berbagi 
  masalah atau berkat yang dialaminya: Seorang ketua kelompok kerja, seorang 
  diaken, seorang koster, dan bawalah masalah atau berkat ini kepada Tuhan dalam 
  doa, baik sekarang atau di waktu-waktu mendatang. Atau, sebagai kelompok doa, 
  tempatkanlah sebuah buku doa syafaat di belakang gereja. (t/N. Risanti)

Sumber asli:
Nama situs: ewv.nl
Alamat URL: http://www.ewv.nl/english/prayer_groups
Judul asli artikel: Prayer Groups
Penulis: Tidak dicantumkan
Tanggal akses: 6 Mei 2013

Diambil dari:
Nama situs: e-Doa (SABDA.org)
Alamat URL: http://doa.sabda.org/kelompokkelompok_doa
Tanggal akses: 28 Agustus 2013


STOP PRESS: APLIKASI ANDROID E-RENUNGAN PSM (PAGI, SIANG, MALAM)

Telah hadir! Aplikasi "e-Renungan PSM (Harian)" dari Yayasan Lembaga SABDA bagi 
para pengguna "handphone" Android. Aplikasi "e-Renungan PSM (Harian)" 
menyediakan tiga bacaan renungan Kristen setiap hari (untuk renungan pagi, 
siang, dan malam) sehingga waktu Anda dapat selalu diisi dengan kebenaran firman 
Tuhan. "e-Renungan PSM (Harian)" dilengkapi juga dengan fitur notifikasi yang 
dapat diatur sendiri, yang akan mengingatkan Anda untuk menikmati firman Tuhan 
melalui renungan pagi, siang, dan malam!

Segera "download" aplikasi ini melalui "Play Store" secara gratis! Selamat 
bertumbuh di dalam pengenalan akan Kristus melalui "e-Renungan PSM (Harian)"!

--> https://play.google.com/store/apps/details?id=org.sabda.renunganpsm


Kontak: beritapesta(at)sabda.org
Redaksi: Ryan, Sigit, dan Yulia
Berlangganan: subscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-berita-pesta(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/berita_pesta/arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2013 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org