Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/40hari/39 |
|
![]() |
|
Doa 40 Hari 2025 edisi 39 (28-3-2025)
|
|
[40-Hari-2025] Hadjarai di Sahel/[39]
40 HARI MENGASIHI BANGSA DALAM DOA -- KAMIS, 28 MARET 2025
HADJARAI DI SAHEL
Kelompok etnis di wilayah Guéra, Chad, dikenal sebagai "Hadjarai", yang berarti "orang-orang dari pegunungan". Ada lebih dari 550.000 orang Hadjarai tinggal di daerah yang berbukit-bukit, di tengah Chad. Mereka berbicara dalam 25 bahasa yang berbeda. Iklim di sana panas dan kering, dengan musim hujan singkat antara Juni hingga September. Sebagian besar penduduknya hidup dalam kemiskinan, dan bergantung pada pertanian dan peternakan untuk bertahan hidup.
Mayoritas penduduk Guéra adalah orang muslim, meskipun banyak juga yang masih mempraktikkan agama tradisional Afrika. Namun, di hampir setiap kelompok etnis, ada sejumlah kecil orang Kristen. Dalam dua kelompok bahasa, Kenga dan Guergiko, sekitar 30% penduduknya adalah orang Kristen.
Saat ini, tidak ada satu pun bahasa Hadjarai yang memiliki Alkitab lengkap. Meskipun empat di antaranya telah memiliki Perjanjian Baru, dan satu bahasa lagi (bahasa Dadjo) akan segera mendapatkan terjemahan Perjanjian Baru pada tahun ini. Karena lebih dari separuh populasi tidak bisa membaca dan menulis, upaya literasi dan metode penyebaran Injil yang kreatif menjadi sangat penting, termasuk melalui seni dan drama.
Sharon, seorang pekerja Kristen, melatih sekelompok orang Chad untuk mementaskan drama tentang kematian dan kebangkitan Yesus untuk dipentaskan pada Jumat Agung. Drama ini dipertunjukkan di alun-alun utama kota Mongo, salah satu kota besar di wilayah Hadjarai.
Sekitar 200 orang, baik dewasa maupun anak-anak, berkumpul untuk menyaksikan drama tersebut. Mereka bahkan mendekat untuk melihat apa yang terjadi pada Yesus. Seorang pria muslim yang merekam adegan penyaliban bertanya kepada temannya, "Apakah benar Yesus Kristus dicambuk dan dipaku seperti itu?" Temannya tidak tahu, tetapi pria itu bertekad untuk mencari tahu kebenarannya.
Dua wanita muslim yang menonton drama itu sangat tersentuh oleh penderitaan Yesus. Salah satunya mengatakan bahwa dia hampir tidak bisa memercayai apa yang dilihatnya dan ingin mengetahui lebih banyak.
Bagaimana Kita Dapat Berdoa? 1. Berdoalah agar proyek penerjemahan Alkitab dan upaya literasi ke dalam berbagai bahasa Hadjarai dapat berjalan dengan baik.
2. Doakan agar metode kreatif, seperti drama dan audio Alkitab, dapat menjangkau masyarakat Hadjarai yang belum bisa membaca.
3. Mintalah agar kedamaian dan stabilitas keamanan tercipta di Chad.
"Pada hari-hari terakhir ini, Allah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya yang telah dipilih-Nya untuk menjadi Pewaris atas segala sesuatu, yang melalui-Nya juga Allah menciptakan alam semesta." (Ibrani 1:2, AYT)
Kontak: doa@sabda.org Berlangganan: subscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org Berhenti: unsubscribe-i-kan-buah-doa@hub.xc.org Arsip: https://sabda.org/publikasi/40hari (c) 2025 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
|
|
![]() |
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |