|
Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
https://sabda.org/https://sabda.org/publikasi/40hari/13 |
|
Doa 40 Hari 2009 edisi 13 (24-8-2009)
|
|
Senin, 24 Agustus 2009
YESUS ANAK TUHAN
Orang Muslim mengartikan sebutan "Anak Tuhan" secara harfiah ketika
membahas tentang Yesus. Mereka memiliki pemahaman bahwa ucapan "Anak
Tuhan" berarti Tuhan sebagai Bapa melakukan hubungan biologis dengan
Maria, dan Yesus (adalah anak) lahir dari hasil hubungan tersebut.
Pemahaman mereka tentang Trinitas dalam Kristen sebagai konsistensi
dari Bapa, Maria, dan Yesus. Padahal, pemahaman di dalam kekristenan
bertolak belakang dengan pandangan Islam tersebut di atas.
Kesalahpahaman tersebut telah menjadi salah satu penyebab Islam
menolak kekristenan.
Dalam kekristenan, sebutan "Anak Tuhan" berbicara tentang pemahaman
akan kemuliaan dan hormat dari Yesus (2 Pet. 1:16-18), dan bukan
berbicara tentang hubungan biologis sebagaimana ada di antara
manusia. Sebutan itu bukan hanya menyerang kepada ketuhanan-Nya,
tapi juga untuk pemerintahan-Nya. Natan adalah seorang nabi yang
sudah lebih dulu menubuatkan hal tersebut dalam 2 Sam. 7:12-14,
tentang raja yang menyelamatkan. Ia telah berbicara kepada keturunan
Daud sebagai Anak Tuhan. "Ketika umurmu telah genap dan engkau
mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangmu, maka Aku akan
membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku
akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi
nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk
selama-lamanya. Aku akan menjadi Bapanya, dan ia akan menjadi
anak-Ku." Oleh karena itu, orang percaya mula-mula memahami dan
percaya peranan Yesus sebagai "Anak Tuhan" yang juga sekaligus
terhubung dengan pemerintahan-Nya: "Rabbi, Engkau adalah anak Tuhan:
Engkau adalah Raja Israel." (Yoh. 1:49, 11:27, 20:31; dan Rm.
1:1-5). Anda dapat menemukan artikel yang membahas topik ini di
situs kami. Kami juga mengadakan penggalian ketuhanan Yesus lebih
lanjut dalam artikel "Yesus, Juru Selamat dan Firman Tuhan" dalam
panduan doa ini.
Permohonan doa:
1. Mohon Tuhan menyingkapkan selubung yang menyebabkan
kesalahpahaman tersebut di atas, karena topik ini menjadi salah
satu dari penghalang yang menjauhkan saudara/i Muslim datang
kepada Yesus Kristus. Orang Kristen memerlukan hikmat dalam
menyikapi berita ini.
2. Berdoa untuk saudara/i Muslim agar memiliki pengertian Alkitab
tentang "Anak Tuhan". Renungkanlah lebih dalam dan deklarasikan
dalam doa ayat-ayat di atas.
POKOK DOA INDONESIA
Nama B: Basri; Bahri; Badjeber; Basur; Baharuh; Bahar; Basyari;
Baga; Bisyir; Badriah; Basmalah.
Catatan:
Lihat keterangan yang kami kirim pada Rabu, 12 Agustus 2009 (Pokok
Doa Indonesia dan Sebutlah Nama-Nama Mereka dalam Doa di Hadapan
Takhta Kasih Karunia Bapa).
|
|
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |