Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2005/12

e-JEMMi edisi No. 12 Vol. 8/2005 (24-3-2005)

Mengenal Kristus yang Bangkit

~//~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
   / Jurnal Elektronik Mingguan Misi (e-JEMMi)  Mar 2005, Vol.8 No.12
~*/*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

SEKILAS ISI:

[Editorial]
[Artikel Misi]       : Sudahkah Anda Mengenal Tuhan yang Bangkit?
[Sumber Misi]        : Celebrate Easter with Gospelcom.Net,
                       Internet Evangelism -- 21st Century Conference
[Doa Bagi Misi Dunia]: Arab Saudi, Kongo, dan Ukraina
[Doa Bagi Indonesia] : Ancaman Kelaparan di NTT
[Surat Anda]         : Minta Kiriman Artikel
[URLs Edisi Ini]

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~* EDITORIAL *~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

  Salam dalam kasih Kristus,

  Beberapa hari lagi kita akan bersama-sama merayakan Paskah. Satu
  pertanyaan untuk Anda dalam menyambut Paskah, "Apakah Anda sudah
  benar-benar mengenal Tuhan Yesus yang telah bangkit?" Banyak dari
  Anda mungkin akan menjawab, "Ya, tentu saja!" Tapi, mungkin ada juga
  yang menjawab, "Ya, tapi saya tidak begitu yakin," atau, "Saya sama
  sekali belum pernah memikirkannya". Dalam artikel yang kami sajikan
  minggu ini kita semua akan diajak untuk mengintrospeksi diri dan
  memikirkan apakah kebangkitan Tuhan mempengaruhi hidup kita. Kami
  harap artikel ini dapat memberi inspirasi untuk mempersiapkan hati
  kita dalam menyambut Paskah.

  Sajian edisi ini juga dilengkapi dengan kesaksian-kesaksian dari
  pelayanan di Arab Saudi, Kongo, dan Ukraina. Dari kesaksian tersebut
  kita bersama-sama dapat belajar bagaimana mereka berani mengambil
  konsekuensi dari pemberitaan Injil yang mereka lakukan. Mereka
  sangat membutuhkan dukungan doa kita semua. Karena itu, mari kita
  tiada jemu menaikkan doa untuk pelayanan penginjilan yang dilakukan
  di berbagai penjuru bumi.

               Selamat berdoa dan selamat Paskah 2005!
                                                                 (Lis)

  Redaksi e-JEMMi

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
                      HALELUYA, KRISTUS BANGKIT!
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* ARTIKEL MISI *~

              SUDAHKAH ANDA MENGENAL TUHAN YANG BANGKIT?
              ==========================================
                           Pdt. Bob Jokiman

  Sudah berapa kalikah Anda merayakan Paskah, hari Kebangkitan Tuhan?
  Mungkin ada yang akan menjawab sudah sejak kecil, sejak saya mulai
  bisa mengingat. Ada juga yang akan menjawab sudah sejak saya menjadi
  Kristen atau mungkin baru sekali ini. Tujuan saya menanyakan hal
  tersebut agar kita mengintrospeksi diri, setelah sekian kali
  merayakan Paskah, sampai di manakah kebangkitan Tuhan itu
  mempengaruhi hidup kita. Bagaimanakah pengaruh kebangkitan Tuhan
  terhadap konsep, perspektif, dan tujuan hidup kita sebagai orang-
  orang percaya? Apakah kita telah merefleksikan iman kita kepada
  Tuhan yang bangkit itu dalam kehidupan dan dunia nyata sehari-hari?

  Melalui kesempatan ini, penulis ingin mengajak kita semua untuk
  belajar dari Rasul Paulus tentang bagaimana sebenarnya atau
  seharusnya hidup seorang percaya dan mengenal Tuhan yang bangkit
  itu. Dalam suratnya yang pertama kepada jemaat di Korintus pasal ke
  lima belas, Rasul Paulus menguraikan bagaimana seharusnya konsep,
  perspektif dan tujuan hidup orang yang percaya dan mengenal Tuhan
  yang bangkit itu.

  Jemaat Korintus ketika itu menghadapi pengajaran sesat yang
  mengatakan bahwa kebangkitan orang percaya sudah terjadi, yaitu
  dengan kebangkitan secara rohani sehingga tidak perlu lagi
  mengharapkan kebangkitan secara fisik (1Korintus 15:12). Seperti
  pengajaran kaum liberal sekarang ini yang mengatakan bahwa
  kebangkitan Kristus adalah fakta iman dan bukannya fakta sejarah.
  Kita juga tahu bahwa dalam sejarah kekristenan telah muncul banyak
  teori yang menyangkal fakta kebangkitan Tuhan. Misalkan Teori
  Pencurian, suatu teori terkuno yang mengatakan bahwa mayat Yesus
  hilang dicuri oleh murid-murid-Nya. Teori Keliru, dikatakan bahwa
  para murid wanita keliru mengunjungi kuburan Yesus, yang dikunjungi
  adalah kubur yang belum pernah digunakan atau kubur yang masih baru
  maka tentu saja mayat Yesus tidak ditemukan di sana. Teori Pingsan,
  dikatakan bahwa sebenarnya ketika dikuburkan Yesus belum mati
  sungguhan, Ia hanya pingsan, oleh karena itu Ia bisa keluar dari
  kubur. Juga ada Teori Halusinasi, mereka mengatakan bahwa Yesus yang
  dilihat oleh murid-murid setelah kebangkitan-Nya hanyalah halusinasi
  karena mereka begitu terobsesi dengan ketidakrelaan Tuhan mereka
  yang telah mati. Tidak ketinggalan teori yang mengatakan bahwa
  ketika Tuhan Yesus di atas kayu salib, Allah dengan caranya yang
  ajaib menukar Tuhan Yesus dengan Yudas Iskariot, sehingga yang mati
  itu bukannya Tuhan Yesus melainkan Yudas Iskariot. Sebenarnya jika
  kita mau berpikir jernih dan dewasa, semua teori tersebut terlalu
  naif dan dibuat-buat saja yang dapat membuat kita tertawa geli.
  Dalam buku Josh McDowell yang telah menjadi klasik, `Evidence That
  Demands A Verdict` serta buku Lee Strobel yang lebih modern dan
  ditulis dengan gaya jurnalis yang mengadakan investigasi `The Case
  For Christ`, keduanya mengajukan banyak argumen, baik berdasarkan
  catatan Alkitab, khususnya keempat Injil dan Kitab Para Rasul,
  bukti-bukti sejarah maupun secara ilmiah serta pernyataan-pernyataan
  tokoh-tokoh Theologia dan Kitab Suci mengenai kebenaran dan
  kenyataan kebangkitan Tuhan.

  Kita tidak akan membahas ulang semua argumentasi tersebut, yang
  mungkin oleh kebanyakan kita telah diketahui karena mungkin pernah
  juga menjadi artikel-artikel Paskah dalam Buletin ini di waktu-
  waktu yang lalu. Yang hendak kita pelajari adalah argumen yang
  diajukan oleh Rasul Paulus dalam suratnya kepada Jemaat Korintus
  tersebut yang tentunya akan lebih memantapkan iman kita. Dalam
  1Korintus 15, paling sedikit Rasul Paulus mengajukan tiga indikasi
  yang menunjukkan bagaimana seharusnya hidup orang percaya yang telah
  mengenal Tuhan yang bangkit itu.

  Mempunyai Keyakinan Teguh akan Kebangkitan Tuhan
  ------------------------------------------------
  Di tengah dunia dimana banyak teori yang menyangkal fakta
  kebangkitan Tuhan seharusnya kita mempunyai keyakinan teguh akan
  kebangkitan Tuhan. Kita jangan mudah terombang-ambing oleh berbagai
  teori yang tidak benar itu. Rasul Paulus mempunyai keyakinan teguh
  akan kebangkitan Tuhan karena:

  1. Kebangkitan Tuhan adalah penggenapan nubuatan Kitab Suci
     (1Korintus 15:1-4).

     Kebangkitan Tuhan adalah bukti kebenaran Allah dan Firman-Nya.
     Kebangkitan Tuhan bukanlah sesuatu yang terjadi secara mendadak
     atau kebetulan, melainkan suatu peristiwa yang telah direncanakan
     Allah sejak kekekalan dan menjadi titik balik dari sejarah umat
     manusia yang seharusnya binasa selama-lamanya namun oleh
     kebangkitan Tuhan memberi harapan yang kekal. Kebangkitan Tuhan
     adalah pernyataan dan bukti kebenaran Firman Allah serta
     kesetiaan dan kuasa Allah. Bagi Rasul Paulus, maut dan kematian
     adalah kenyataan dan kebangkitan Tuhan juga kenyataan karena
     dikukuhkan oleh Allah sendiri dan Firman-Nya. Allah adalah
     Pribadi dan Firman-Nya adalah kebenaran; yang patut dan harus
     dipercaya. Kebangkitan Tuhan adalah refleksi perbuatan Allah yang
     Mahakuasa dan yang tidak dapat dihalangi oleh kuasa apa pun juga.
     Itulah yang membuat Rasul Paulus mempunyai keyakinan yang teguh.
     Keyakinan yang didasarkan bukan pada teori atau kemampuan
     manusia, melainkan pada kedaulatan Allah dalam menggenapi Firman-
     Nya.

  2. Kebangkitan Tuhan disaksikan banyak orang (1Korintus 15:5-6).

     Rasul Paulus mempunyai keyakinan teguh akan kebangkitan Tuhan dan
     juga berdasarkan kesaksian banyak orang. Hal ini dengan
     sendirinya menggugurkan Teori Halusinasi. Jika Tuhan yang bangkit
     dilihat oleh lebih dari 500 orang maka mustahil peristiwa
     tersebut adalah halusinasi. Jika mau dihitung maka setelah
     kebangkitan-Nya di hari Minggu pertama maka secara keseluruhan
     Tuhan telah menampakkan diri sebanyak 15 kali. Yang dicatat oleh
     Rasul Paulus hanya sebagian kecil saja. Dengan demikian tidak
     mengherankan jika inti pemberitaan Injil oleh para rasul dan
     khususnya Paulus adalah Tuhan yang bangkit. Karena kebangkitan
     Tuhan bukan isapan jempol, melainkan fakta sejarah dengan banyak
     saksi. John Warwick Montgomery, seorang sejarahwan Kristen
     mengatakan: `Ketika para murid memberitakan kebangkitan Tuhan,
     mereka melakukannya karena mereka adalah saksi mata kebangkitan
     Tuhan dan dilakukan ketika masih banyak di antara mereka yang
     berhubungan dengan peristiwa tersebut masih hidup. Dengan
     demikian orang-orang yang tidak percaya akan mudah saja
     mengatakan bahwa mereka salah jika memang Yesus tidak bangkit
     dengan menunjukkan tubuh Kristus." Namun itu tidak terjadi.
     Keyakinan Rasul Paulus akan kebangkitan Tuhan didasarkan pada
     banyak saksi mata yang berani mati untuk kesaksiannya.

  3. Mengalami perjumpaan langsung dengan Tuhan yang bangkit
     (1Korintus 15:8-11).

     Rasul Paulus mempunyai keyakinan teguh akan kebangkitan Tuhan
     bukan saja karena kebangkitan Tuhan adalah penggenapan Firman
     Allah atau kesaksian dari banyak pengikut Tuhan tetapi terutama
     sekali karena ia sendiri mengalami perjumpaan langsung dengan
     Tuhan yang bangkit itu. Ia yakin akan Tuhan yang bangkit bukan
     hanya dari kesaksian murid-murid Tuhan, namun ia sendiri telah
     mengalami bagaimana hidupnya dijamah dan dibentuk Tuhan. Ia
     diampuni, diselamatkan, diubah, dan dipakai Tuhan secara luar
     biasa. Pertobatan dan perubahan hidup drastis Rasul Paulus
     sebenarnya merupakan bukti kebangkitan Tuhan. Ia yang dahulunya
     adalah musuh dan penantang Tuhan, berubah menjadi utusan dan
     pemberita Kabar Baik Kristus. Ia yang dahulunya selalu
     membanggakan latar belakang keyahudiannya, berubah menjadi hamba
     yang hanya membanggakan salib Kristus. Ia yang dahulunya
     menganggap bahwa semua kegiatan agama merupakan keuntungan
     baginya, berubah dengan mengatakan bahwa semuanya itu adalah
     sampah dibanding dengan pengenalannya akan Kristus. Ia yang
     dahulunya bersandarkan kepada perbuatan baik, amal, dan kesalehan
     untuk mendapatkan keselamatan, sekarang percaya bahwa keselamatan
     itu hanyalah karena kasih-karunia Allah yang diperoleh melalui
     iman. Semua usaha manusia untuk mendapatkan keselamatan adalah
     sia-sia, keselamatan adalah pemberian Allah semata-mata. Rasul
     Paulus secara pribadi mengalami dan mengenal Tuhan yang bangkit.
     Bagaimana dengan Anda dan saya? Sudahkah secara pribadi kita
     berjumpa dengan Tuhan yang bangkit itu. Sudahkah hidup kita
     diubah oleh Tuhan yang bangkit itu? Keyakinan Rasul Paulus akan
     kebangkitan Tuhan didasarkan pada perjumpaannya yang langsung
     dengan Tuhan yang bangkit.

  Mempunyai Ketabahan dan Harapan Menghadapi Kematian
  ---------------------------------------------------
  Bagi Rasul Paulus, kebangkitan Tuhan adalah kenyataan yang pasti
  serta tidak dapat disangkal oleh apa pun dan siapa pun juga.
  Demikian pula dengan maut serta kematian juga merupakan kenyataan
  yang harus dihadapi dengan penuh ketabahan dan harapan oleh orang
  percaya. Ketabahan dan harapan itu hanya diperoleh di dalam Tuhan
  yang telah bangkit itu. Sebelum kebangkitan Tuhan seluruh umat
  manusia berjalan menuju kebinasaan yang kekal. Namun, dengan
  kebangkitan Tuhan, kuasa maut dalam hidup umat manusia telah
  dikalahkan. Sekalipun upah dosa adalah maut dan kematian, namun bagi
  mereka yang percaya maut dan kematian bukan lagi sesuatu yang
  menakutkan dan mengerikan. Kebangkitan Tuhan telah mengalahkan kuasa
  maut. Maut tidak dapat berkuasa atas-Nya sehingga yang percaya
  kepada-Nya dapat berkata dengan gagah berani seperti Rasul Paulus:
  "Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"
  (1Korintus 15:55). Kebangkitan orang-orang percaya pada saat
  kedatangan Tuhan yang kedua kalinya adalah harapan kita. Karena
  Kristus sendiri telah bangkit dan menjadi buah sulung kebangkitan
  pengikut-perngikut-Nya. Kebangkitan itu adalah pasti, tidak perlu
  diragukan. Kita menantikan dengan penuh kerinduan dan harapan bahwa
  pada suatu saat kelak tatkala sangkakala surgawi bergema kita akan
  memiliki tubuh kebangkitan seperti tubuh Tuhan yang tidak dapat
  binasa, penuh kemuliaan, penuh kekuatan, yang rohani, dan yang dari
  surga (1Korintus 15:42-44). Adakah kita mempunyai perspektif
  tersebut? Kita akan dapat memiliki perspektif tersebut apabila kita
  percaya dan menerima Tuhan yang bangkit itu sebagai Tuhan dan
  Juruselamat kita. Sudahkah kita percaya dan menerima Dia? Karena
  "Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada
  Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala
  manusia. Tetapi yang benar ialah, bahwa "Kristus telah dibangkitkan
  dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang
  telah meninggal" (1Korintus 15:19-20).

  Mempunyai Kegairahan dan Dinamika dalam Pelayanan
  -------------------------------------------------
  Rasul Paulus berkata: "Tetapi karena kasih karunia Allah aku adalah
  sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-
  Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih
  keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih
  karunia Allah yang menyertai aku" (1Korintus 15:10). Oleh karena
  Rasul Paulus telah mengalami perjumpaan langsung dengan Tuhan yang
  bangkit dan hidupnya diubah maka yang menjadi tujuan hidup
  selanjutnya adalah melayani Tuhan dengan  penuh gairah dan dinamika,
  itupun adalah karena kasih-karunia Tuhan. Ia bersaksi: "Dan kami
  juga -- mengapakah kami setiap saat membawa diri kami ke dalam
  bahaya? Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut.
  Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku
  katakan, bahwa hal ini benar. Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-
  pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas
  di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak
  dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita
  mati" (15:30-32). Sebagai orang yang telah diubah hidup kita oleh
  Tuhan dari kebinasaan selama-lamanya menjadi hidup kekal
  bagaimanakah sikap kita terhadap pelayanan? Adakah kita mempunyai
  kegairahan dan dinamika seperti Rasul Paulus? Atau sebaliknya, kita
  acuh dan bermalas-malasan? Keterlibatan kita secara aktif dalam
  pelayanan sangat penting dalam hidup kita sebagai orang percaya.
  Kita melayani Tuhan dengan penuh gairah dan dinamika bukan agar kita
  dikenal manusia, melainkan karena kita tahu bahwa dalam persekutuan
  dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia (1Korintus 15:58). Karena
  hanya apa yang kita kerjakan dalam Tuhan serta bertujuan untuk
  memuliakan Tuhan akan bernilai kekal dan akan mengkuti kita sampai
  ke sorga kelak. Adakah ketiga indikasi tersebut dalam hidup kita
  sebagai orang percaya yang telah mengenal Tuhan yang bangkit?

  Bahan ditulis dan dikirim oleh:
  Pdt. Bob Jokiman, Gembala Sidang GKI Monrovia, California

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SUMBER MISI *~

 CELEBRATE EASTER WITH GOSPELCOM.NET ALLIANCE MINISTRIES
==>     http://www.gospelcom.net/content/easter/
  Pelayanan-pelayanan yang tergabung dalam aliansi Gospelcom.net
  menyajikan beragam sumber-sumber yang mengungkap tentang realita
  cerita Paskah. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan bahan-bahan
  yang menyediakan penjelasan tentang makna Paskah yang sesungguhnya.
  Silakan jelajahi serangkaian artikel, renungan, bahan PA, dan masih
  banyak lagi. Alami pengalaman rohani yang luar biasa saat Anda
  merayakan kebangkitan Tuhan kita.

 INTERNET EVANGELISM FOR THE 21ST CENTURY CONFERENCE
==>     http://ie-21stcentury.com/     [1]
==>     http://www.hollywoodjesus.com/ [2]
==>     http://www.faithmaps.org/      [3]
==>     http://ied.gospelcom.net/      [4]
  April minggu pertama tampaknya akan menjadi minggu yang sibuk bagi
  setiap orang yang tertarik di bidang penginjilan via internet. Hal
  ini disebabkan karena konferensi "Internet Evangelism for the 21st
  Century"[1] akan diselenggarakan pada tanggal 1-2 April 2005.
  Konferensi ini akan menampilkan pembicara-pembicara yang impresif
  dan juga workshops yang membahas beragam aspek yang berbeda seputar
  penginjilan online. Pembicara-pembicara yang dihadirkan antara lain
  David Bruce dari Hollywood Jesus[2], Stephen Shields dari
  faithmaps.org[3], dan masih banyak lagi. Silakan berkunjung ke URL-
  URL yang tersedia di atas untuk mengetahui informasi selengkapnya.
  Diharapkan konferensi ini akan memberikan pencerahan dan juga
  masukan bagi gereja dan pelayanan-pelayanan Kristen sebagai cara
  untuk menarik perhatian mereka terhadap pelayanan penginjilan via
  internet. Selamat berkunjung dan mari kita doakan untuk kongerensi
  ini.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI MISI DUNIA *~

 A R A B   S A U D I
  Sekitar seminggu yang lalu, dua misionaris wanita dari Southern
  Baptist ditawan di Dubai oleh pemerintah Arab Saudi karena
  mendistribusikan Alkitab. Kedua misionaris tersebut menjadi tahanan
  rumah dan dalam minggu ini mereka akan dideportasi. Di Arab Saudi
  umat Kristen diizinkan menjalankan ibadah dengan bebas di rumah
  mereka sendiri atau di gereja. Namun, mereka akan dianggap melakukan
  tindakan ilegal/melanggar hukum jika mereka menolong orang lain
  untuk mengenal Kristus. Pemerintah Arab Saudi memutuskan bahwa kedua
  misionaris wanita itu telah melanggar hukum. Oleh karena itu
  keduanya bisa diajukan ke persidangan untuk menghadapi tuntutan.
  Bersyukur karena kedua misionaris ini akhirnya bisa kembali ke
  Amerika dalam keadaan selamat.
  [From: Mission Network News, March 8th, 2005]
  Pokok Doa:
  ----------
  * Ucapkan syukur karena Allah telah menjawab permohonan kedua
    misionaris wanita asal Amerika ini, sehingga mereka bisa kembali
    ke negaranya dengan selamat.
  * Dukungan doa masih diperlukan khususnya untuk orang-orang di Arab
    Saudi yang menerima Alkitab dari kedua wanita tersebut. Doakan
    supaya ada buah-buah yang dihasilkan dari pelayanan para
    misionaris itu.

 K O N G O
  Tentara pasukan keamanan PBB melucuti senjata tentara militer lokal
  di Kongo. Ini merupakan respon terhadap penyerangan yang menewaskan
  9 orang Pakistan. Perwakilan dari Grace Ministries International
  mengatakan bahwa kekerasan ini hanya terjadi di daerah Utara,
  sedangkan di daerah Selatan perdamaian berjalan sangat baik. Dia
  juga mengatakan bahwa pelayanan sudah bisa dilanjutkan kembali.
  "Kami telah mengirimkan 60 sepeda bagi para penginjil sehingga
  mereka bisa kembali melakukan perjalanan dan mempermudah kunjungan
  mereka dari satu tempat ke tempat lain. Ini merupakan hal yang
  sangat positif." Perwakilan dari Grace Ministries juga mengatakan
  bahwa orang-orang Kongo telah disiapkan untuk mendengar Kabar Baik.
  "Ketika Injil disharingkan kepada orang-orang Kongo, ada banyak
  respon dari mereka yang mendengarnya."
  [Sumber: Mission Network News, March 3rd 2005]
  Pokok Doa:
  ----------
  * Mengucap syukur atas pelayanan yang dilakukan oleh Grace
    Ministries International di Kongo. Kiranya Roh Kudus selalu
    menyertai pelayanan mereka dan Allah akan senantiasa memenuhi
    segala kebutuhan yang diperlukan untuk pelayanan mereka.
  * Doakan orang-orang Kongo yang merespon terhadap Injil yang
    diberitakan. Mereka bisa mendapat pelayanan follow-up yang tepat
    dan penguatan iman untuk bertahan di tengah-tengah lingkungan
    mereka.

 U K R A I N A
  Umat kristen di Ukraina yang turut serta dalam pemilihan umum
  presiden di negara itu melihat dengan jelas bagaimana tangan Tuhan
  bekerja. Sebuah kemah doa telah disiapkan di tengah-tengah
  Independence Square dimana ribuan orang dari berbagai denominasi
  berkumpul bersama untuk mendoakan Ukraina. Seorang pengamat
  melaporkan bahwa doa bersama itu tidak hanya dihadiri oleh umat
  Kristen yang datang ke kemah doa. Para pecandu obat-obatan dan
  pemeluk agama lain juga datang dan bergabung bersama untuk berdoa.
  Ukraina telah merasakan anugerah Tuhan selama masa-masa sulit ini.
  Dari kantor EHC nasional di Kiev dilaporkan bahwa para hamba Tuhan
  turut serta dalam doa bersama ini dan berkesempatan mensharingkan
  Injil di sekitar Independence Square. Lebih dari 10000 traktat Injil
  dan ratusan Kitab Injil Perjanjian Baru telah dibagikan.
  [Sumber: E-vangelism Update, February 2005)
  Pokok Doa:
  ----------
  * Mengucap syukur bagi anugerah dan penyertaan Allah kepada umat-Nya
    di Ukraina selama mengalami masa-masa sulit.
  * Berdoa supaya melalui traktat Injil dan kitab-kitab Injil
    Perjanjian Baru yang dibagikan kepada banyak jiwa di Ukraina yang
    memiliki kesempatan untuk mengenal Kristus dan menjadikan-Nya
    sebagai Juruselamat mereka yang hidup.

~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* DOA BAGI INDONESIA *~

 Ancaman Kelaparan di NTT
  ------------------------
  Masalah rawan pangan dan kekeringan yang berdampak pada ancaman
  kelaparan di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin serius. Sebagian
  warga di beberapa kabupaten (12 kabupaten) yang tengah dilanda
  kekeringan mulai kesulitan mendapatkan makanan karena cadangan musim
  panen sebelumnya mulai menipis. Di sisi lain produksi dan hasil
  panen tahun ini menurun tajam karena kurangnya curah hujan.
  [Sumber: Berita di surat kabar dan televisi]

  Pokok Doa:
  ----------
  * Doakan Dinas Sosial NTT dan Dinas Sosial Pusat yang saat ini telah
    menyiapkan puluhan ton stok beras yang siap didistribusikan ke
    daerah-daerah yang mengalami rawan pangan.

  * Berdoa untuk proses distribusi beras agar benar-benar sampai
    kepada warga yang benar-benar membutuhkan beras.

  * Doakan supaya stok beras di tiap-tiap kabupaten cukup untuk
    memenuhi kebutuhan warga sampai datangnya tambahan stok beras.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* SURAT ANDA *~

  From: jeffry Kamlasi <rudtje05@>
  >salam kenal....
  >nama saya jeffry
  >saya tertarik dengan artikel ini mengenai bayi-bayi rohani
  >saya mau minta artikelnya secara lengkap, boleh ngak?
  >klo boleh dikirim aja lewat email saya
  >sebelumya saya mengucapkan terima kasih banyak
  >TUHAN YESUS memberkati dalam pelayananmu

  Redaksi:
  Kami sudah memenuhi permintaan Anda dengan mengirimkan artikel yang
  Anda minta tersebut ke alamat e-mail Anda.

  Selain itu kami juga sudah memasukkan nama dan alamat email Anda
  untuk menjadi pelanggan e-JEMMi (Jurnal Elektronik Mingguan Misi).
  Kami harap kesaksian-kesaksian misi nasional ataupun internasional
  yang disajikan dalam setiap edisi Buletin e-JEMMi akan menolong Anda
  untuk mengenal pelayanan Tuhan di seluruh dunia. Selain itu, Buletin
  e-JEMMi juga menampilkan Artikel Misi dan juga sumber-sumber misi
  yang dapat menambah wawasan Anda dalam melayani. Selamat bergabung.

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
~* URLS Edisi Ini *~

* Every Home for Christ                            http://www.ehc.org/
* Internet For Christians                http://www.gospelcom.net/ifc/
* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/

*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
   (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
    mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi
(sebagai penerbit bahan-bahan tersebut dalam bahasa Indonesia). Thanks
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2005 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Rudi Kurniadi, Lisbeth, dan Tesalonika
Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk kirim pertanyaan/saran/bahan:    <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA                                  http://www.sabda.org/ylsa/
*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~*~

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org