Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2003/46

e-JEMMi edisi No. 46 Vol. 6/2003 (19-11-2003)

Pelayanan Misi

*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)    November 2003, Vol.6 No.46
*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*=*
SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Artikel Misi]       : Misi ... Apakah Itu?
 o [Profil/Sumber Misi] : Global Missiology, Ministry of Helps
 o [Doa Bagi Misi Dunia]: Jepang, Brazil, Afrika Selatan
 o [Doa Bagi Indonesia] : Jejaring dalam Doa
 o [Surat Anda]         : Pelayanan Misi di Korea, Myanmar, dll.
 o [URLs Edisi Ini]

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************

~~ EDITORIAL ~~

  Salam sejahtera.

  Sesuai dengan judul Artikel Misi edisi ini, "Misi -- Apakah Itu?",
  maka kami ingin mengajak Anda mengenal dengan lebih jelas tentang
  pelayanan misi sehingga Anda tidak mengaburkannya dengan pelayanan
  lain, misalnya pelayanan sosial. Selain itu, artikel ini mengajak
  kita untuk memperluas pandangan kita tentang pelayanan misi,
  khususnya tentang pelayanan misi global. Pelayanan misi lokal dan
  global harus berjalan bersama-sama secara seimbang sehingga
  panggilan Amanat Agung Yesus Kristus dapat terwujud. Nah, untuk
  lebih jelasnya, silakan simak langsung dalam sajian Artikel Misi.

  Sajian kami dalam Kolom Sumber Misi akan menampilkan informasi
  tentang dua situs bahasa Inggris yang akan menolong Anda untuk
  mendapatkan bahan-bahan yang bermutu seputar misiologi dan
  pemuridan. Tak lupa kami sajikan juga pokok-pokok doa dari berbagai
  negara dan juga dari Indonesia. Kiranya kita terus bersatu hati
  untuk mendukung pelayanan misi melalui doa dan keterlibatan kita
  dalam pelayanan kita masing-masing.

  Demikian sajian kami. Harapan kami, Anda bisa mendapatkan berkat
  melalui sajian ini. Tuhan memberkati pelayanan misi di mana pun
  Anda berada.

  Redaksi e-JEMMi

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ ARTIKEL MISI ~~

                         MISI -- APAKAH ITU?
                         ===================

  Sidang Raya ke-4 Persekutuan Injili Afrika dan Madagaskar telah
  mencetuskan deklarasi:
     'Jemaat lokal berdiri atas kehendak ilahi dan adalah persekutuan
     orang-orang kudus yang dipanggil dari dunia, untuk menyatakan
     kesetiaannya kepada Tuhan Yesus Kristus, dan yang bersama-sama
     dipanggil untuk suatu tujuan.'

  Simaklah ungkapan 'bersama-sama dipanggil untuk suatu tujuan'. Hal
  ini jelas menunjukkan, bahwa jemaat lokal dipanggil untuk
  melaksanakan kehendak Allah. Dengan perkataan lain, jemaat lokal
  adalah jemaat yang bermisi.

  Untuk memahami misi jemaat lokal, kita harus ingat bahwa misinya itu
  adalah bagian dari misi Gereja Am. Misi jemaat lokal di Yogyakarta
  tidak berbeda dengan misi jemaat lokal di Medan atau di Bangkok atau
  di Amerika. Perintah dan isi misi itu sama. Namun cara setiap jemaat
  lokal menanggapi mandat ini bisa berbeda sesuai kondisi dan situasi
  setempat.

  1. Misi melebihi aksi sosial.
  -----------------------------
  Betapapun pentingnya pembebasan sosial, politik, dan ekonomi, misi
  jemaat tidaklah dimaksudkan terutama untuk hal itu. Tentu kesadaran
  orang Kristen terhadap masalah sosial, politik, dan ekonomi menjadi
  celik dan bangkit oleh ajaran dan pemberitaan Injil, sehingga mereka
  peka terhadap situasi nasional dan internasional (Matius 5:13).
  Garam berfungsi mencegah pembusukan. Kita juga, sebagai murid
  Kristus, harus bersikap tegas menentang kejahatan perseorangan,
  kejahatan sosial, dan struktural. Kita tidak dapat tinggal diam
  menyaksikan kejahatan dan ketidakadilan.

  Tapi hal ini sekali-kali tidak berarti bahwa jemaat lokal harus
  mengorganisir dirinya menjadi organisasi massa yang terlibat dalam
  gerakan sosio-politik praktis. Kendati Tuhan Yesus sendiri mengajar
  para murid-Nya menentang kejahatan dalam bentuk apa pun, Ia tidak
  pernah mengarahkan atau merekayasa mereka untuk terjun ke dalam
  gerakan praktis politik pembebasan untuk menentang pemerintah Roma,
  atau ke dalam gerakan sosial melawan para tokoh agama Yahudi.
  Menjadi garam dunia adalah bagian dari pemuridan Kristen yang
  dituntut dari setiap warga jemaat lokal. Namun menggarami dunia
  bukan merupakan bagian dari Amanat Agung yang Kristus berikan kepada
  seluruh gereja-Nya.

  2. Misi melebihi keprihatinan sosial.
  -------------------------------------
  Jemaat harus peka terhadap masalah kelaparan, kemiskinan, dan
  penderitaan di dunia ini. Dan jemaat wajib terlibat berkorban untuk
  melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Tuhan Yesus
  berkata, 'Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri' (Matius
  22:39). Untuk mematuhi perintah ini, setiap warga jemaat lokal wajib
  memperhatikan kebutuhan jasmani masyarakat sekitarnya. Jemaat
  sebagai satu kesatuan yang utuh wajib terlibat dalam upaya mencukupi
  kebutuhan mereka. Hanya melalui pelayanan nyata dan dengan
  kerendahan hati, kesaksian verbal dari jemaat memperoleh pengakuan.
  Namun pelayanan demikian pada dirinya bukanlah penggenapan misi
  jemaat lokal. Jemaat lokal harus memberikan kesaksian verbal, yakni
  memberitakan Injil kepada masyarakat sekitarnya.

  Penginjilan bukanlah kegiatan yang setara dengan keprihatinan
  sosial. Memang ada penginjil yang menyatakan bahwa penginjilan dan
  keprihatinan sosial adalah sama. Hal itu tidak benar dan tidak
  alkitabiah. Alkitab mengajarkan betapa hal yang rohani jauh lebih
  penting daripada yang jasmani dan yang sosial. Keselamatan yang
  Yesus berikan kepada manusia seperti yang dibicarakan dalam Alkitab
  adalah keselamatan rohani. Keselamatan dari dosa dan yang menuntut
  kita kepada hidup persekutuan dengan Allah dan taat kepada kehendak-
  Nya. Justru kewajiban memberitakan Injil untuk menghimbau orang
  supaya percaya kepada Kristus, menjadi murid-Nya dan bergabung dalam
  jemaat-Nya adalah yang terpenting. Hal itu sekali-kali tidak dapat
  dianggap sama dengan bantuan dana dan pembangunan atau pelayanan
  sosial.

  3. Misi melebihi keterlibatan lokal.
  ------------------------------------
  Pendapat umum mengatakan, bahwa tuntas sudah kewajiban seorang
  Kristen bila ia aktif terlibat dalam kegiatan penginjilan terhadap
  masyarakat di sekitarnya. Tidak perlu lagi terlibat dalam upaya
  penginjilan terhadap masyarakat yang berbeda budaya, bahasa dan
  negeri. Konsep pemikiran demikian adalah keliru.

  Mengamati Amanat Agung Kristus, kita temukan ungkapan-ungkapan:
  'semua bangsa' (Matius 28:19); 'segala makhluk' (Markus 16:15);
  'segala bangsa' (Lukas 24:47); 'ke dalam dunia' (Yohanes 17:18); 'ke
  ujung bumi' (Kisah 1:8). Tuhan Yesus tidak mengatakan bahwa murid-
  murid-Nya harus menuntaskan dulu penginjilan di Yerusalem baru
  kemudian bergerak ke Yudea, Samaria, dan sampai ke ujung bumi. Kata
  penghubung 'dan' menunjukkan bahwa kesaksian Kristen itu harus
  serentak dilakukan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan di ujung bumi.
  Jemaat yang punya kemampuan tapi tidak melibatkan diri dalam upaya
  penginjilan lintas budaya (setidak-tidaknya melalui dukungan doa),
  belum menggenapi misinya sebagaimana mestinya.

  Konstitusi Gereja India Selatan mengemukakan hal ini dengan tepat
  sekali. 'Setiap warga jemaat Allah wajib menunaikan misinya di
  lingkungannya, bahkan sampai ke ujung bumi'.

  4. Misi berarti penginjilan.
  ----------------------------
  Warga yang ideal dari suatu jemaat lokal peka terhadap isu politik,
  ketidakadilan sosial-ekonomi, dan penindasan. Mereka bangkit
  menentang sekaligus memperbaiki kebobrokan demikian, sesuai tanggung
  jawab moral kristianinya. Jemaat wajib terlibat melayani kebutuhan
  masyarakat. Dalam rangka pemuridan yang bertanggung jawab dan
  pelayanan, jemaat memproklamirkan Injil kepada lingkungannya dan
  terlibat dalam penyebaran Injil kepada segala bangsa di bumi.

  Kita tidak menganggap keprihatinan sosial berbeda dan terpisah sama
  sekali dari penginjilan. Penginjilan yang efektif dan yang
  mendampakkan kemuliaan bagi Kristus, dapat terjadi hanya di tengah-
  tengah pelayanan sosial yang tulus. Kendati demikian keprihatinan
  sosial dan penginjilan tidaklah setara dan sama. Dalam misi jemaat
  lokal, penginjilan (yakni penginjilan pada masyarakat sekitar)
  adalah yang utama. 'Pelayanan penginjilan adalah misi utama jemaat
  yang penuh pengorbanan. Penginjilan dunia menuntut seluruh gereja
  untuk memberitakan Injil seutuhnya kepada dunia. Gereja adalah pusat
  tujuan Allah dan sarana yang dipilih Allah untuk menyebar-luaskan
  Injil' (Lausanne Covenant).

  5. Misi berarti juga mendirikan jemaat.
  ---------------------------------------
  Misi jemaat lokal tidaklah melulu pemberitaan Injil. Dalam misi itu
  tentu termasuk rencana mendirikan jemaat-jemaat di tengah-tengah
  permukiman masyarakat, kepada siapa Injil itu diberitakan. Misi
  jemat lokal ialah penginjilan dengan rencana mendirikan jemaat-
  jemaat di wilayah sekelilingnya dan di dunia. Jemaat lokal
  menghadirkan dirinya di wilayah sekelilingnya dan di lapangan
  misinya. Tokoh-tokoh jemaat Yerusalem berpencar akibat penganiayaan.
  Beberapa di antara mereka berasal dari Kirene dan Siprus. Mereka ke
  Antiokhia, mengabarkan Injil dan mendirikan jemaat di sana. Inilah
  pola misi yang alkitabiah. Tujuan misi ialah mendirikan jemaat Yesus
  Kristus di tempat-tempat di mana belum ada jemaat. Jemaat adalah
  pusat tujuan misi Allah. 'Supaya sekarang oleh jemaat diberitahukan
  pelbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan
  penguasa-penguasa di sorga.' (Efesus 3:10)

  Jemaat adalah tanda dan 'panjar rasa' dari Kerajaan Allah, yang
  menjadi tujuan akhir dan harapan kita. Kerajaan Allah bukanlah
  kerajaan utopia yang didirikan oleh kemelut pertarungan manusia
  melawan pemerintah-pemerintah yang lalim. Kerajaan Allah adalah
  Kerajaan rohani, yang bertumbuh bila jemaat didirikan di antara
  bangsa-bangsa di dunia ini, dan bangsa-bangsa serta suku-suku bangsa
  tunduk di bawah kedaulatan pemerintahan Allah. Selanjutnya, melalui
  campur tangan Allah yang supra-alami, Kerajaan Allah dalam ujudnya
  yang terpadu seutuhnya akan dinyatakan di dunia ini.

  Dalam hal ini kita hanya membicarakan penginjilan lintas budaya, dan
  menyebutnya 'misi'. Misi ini selalu menghadapi kendala-kendala baru.
  Sekelompok masyarakat dengan bahasa, budaya, etnis atau sosial yang
  berbeda, bukan saja ada di daerah pegunungan, hutan dan lembah
  terpencil, tapi juga di kota-kota besar dan kecil. Misalnya, orang
  Sindhis di kota-kota India. Mereka masyarakat minoritas yang erat
  ikatan kekeluargaannya, dan umumnya hidup berdagang. Memang,
  beberapa orang Sindhi telah menjadi Kristen, tapi sampai sekarang,
  di manapun di dunia ini, belum ditemukan satu pun jemaat Kristen
  Sindhi. Hal yang sama terjadi pula di Indonesia. Masyarakat Suku
  Sakai, Suku Sasak, misalnya, masih belum terjangkau Injil. Demikian
  juga pedagang Cina di kota-kota di Riau kepulauan dan di pulau-pulau
  lain di Indonesia Timur. Padahal di kota-kota itu ada gereja.

  Pengertian yang benar dan alkitabiah akan menolong kita mengerti
  misi alkitabiah. Jemaat lokal merupakan sarana untuk memasuki misi
  lintas budaya. Tujuan seluruh tugas misi adalah untuk mendirikan dan
  membina jemaat. Tugas misi lahir dari keprihatinan orang percaya
  akan pertumbuhan dan kesempurnaan gereja universal milik Kristus.
  Untuk mencapai pelayanan misi yang efektif, maka misi harus berpusat
  pada jemaat. Tujuan utama misi adalah untuk membangun jemaat. Tujuan
  akhir pelayanan misi harus mengarah pada pembangunan dan
  penyempurnaan masyarakat sorgawi yang baru, warga baru Kerajaan
  Allah yang mandiri. (Michael Griffiths, Cinderella with Amnesia,
  hlm. 154, 138, 136)

  Sumber:
  Judul Buku: Misi dan Jemaat Lokal
  Penulis   : Theodore Williams
  Penerbit  : Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, Jakarta
  Halaman   : 8 - 14

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ PROFIL/SUMBER MISI ~~

 GLOBAL MISSIOLOGY
==>	http://www.globalmissiology.net
  Setelah bertahun-tahun mengadakan perencanaan dan persiapan, Global
  Missiology kini telah diluncurkan. Bersiap-siaplah untuk segera
  berkunjung ke alamat situs web di atas. Global Missiology adalah
  sebuah jurnal online akademis dan profesional yang melayani
  kebutuhan para peneliti, praktisi, dan tenaga ahli internasional
  secara interaktif. Topik-topiknya membahas tentang hal-hal seputar
  misi dan studi misiologi. Sebagai publikasi, jurnal ini menyajikan
  beragam topik misi dari berbagai disiplin baik dari segi teori
  maupun praktis. Misi dari jurnal ini adalah mempersiapkan publikasi
  yang diterbitkan tiap tiga bulan sekali dengan suatu komitmen bagi
  gereja-gereja yang mempunyai misi ke seluruh dunia sesuai dengan
  mandat dalam Alkitab untuk "menjadikan semua bangsa murid Yesus".
  Design elektroniknya membuka kesempatan untuk saling bertukar
  informasi secara interaktif antara para peneliti, praktisi, dan
  tenaga ahli yang memiliki wawasan internasional dan perhatian
  misi yang global.

 MINISTRY OF HELPS
==>	http://www.gospelcom.net/moh/                     [1]
==>	http://www.gospelcom.net/moh/WinkPrat/DTM.htm     [2]
  Seperti namanya, misi dari Ministry of Helps [1] adalah menyediakan
  segera bahan-bahan yang diperlukan pengunjungnya. Organisasi ini
  berkomitmen untuk membantu pertumbuhan rohani Anda dengan
  menyediakan bahan-bahan pengajaran Anda, dan juga bahan-bahan
  pemuridan. Situs ini juga menyediakan pesan-pesan dalam bentuk audio
  dimana Anda bisa mendapatkan dorongan dan dukungan untuk bertumbuh
  secara rohani. Bagi Anda yang lebih tertarik dengan bahan literatur
  situs ini juga menyediakan sejumlah artikel dan sumber-sumber
  pengajaran online. Namun satu bagian terpenting dari situs ini
  adalah bagian Discipleship Tracts [2] (Traktat Pemuridan). Dalam
  bagian ini, Anda bisa mendapatkan beragam traktat-traktat
  penginjilan -- namun bukan traktat-traktat pendek dan sederhana,
  tetapi berupa analisa-analisa yang mendalam tentang permasalahan dan
  tantangan yang dihadapi baik oleh umat Kristen dan non-Kristen di
  jaman ini. Bahan-bahan ini sungguh berguna bagi Anda untuk membantu
  bertumbuh secara rohani. Selain itu berguna pula bagi para pemimpin
  studi Alkitab untuk menemukan sumber-sumber yang bermanfaat dalam
  pelayanan penginjilan mereka.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI MISI DUNIA ~~

 J E P A N G
  Sekitar 2000 pemuda berkumpul di Aoyama Gakuin, sebuah universitas
  yang berada di salah satu wilayah utama di Tokyo, untuk menghadiri
  konferensi "Send Me" yang diselenggarakan pada 13-15 Agustus 2003.
  Disponsori oleh Japanese Evangelical Association, seminar ini mirip
  dengan konferensi Urbana yang diselenggarakan di Amerika Serikat
  setiap tiga tahun. Pujian-pujian berkumandang setiap kali pergantian
  session dilakukan, termasuk pujian-pujian yang khusus dibuat untuk
  acara ini. Para pembicara dari negeri Sakura ini menantang para
  pemuda Jepang untuk bersedia melayani dimanapun Allah menempatkan
  mereka. Banyak pemuda yang mengangkat tangannya sebagai respon
  terhadap panggilan tersebut. Lima orang misionaris Jepang dari SIM
  yang melayani di Tanzania, Nigeria, dan sebuah negara di Asia
  Selatan mengadakan pameran yang menampilkan gambaran tentang
  bagaimana kehidupan sesungguhnya di ladang misi.

  Di abad dimana dunia misi mulai dirambah oleh orang-orang Timur,
  seminar di Jepang ini mewakili sebuah tren pelayanan misi global
  dimana para misionaris SIM (Serving In Mission) sekarang telah
  mewakili 36 bangsa di Asia Tenggara dan jumlah ini semakin
  bertambah. Kebanyakan dari para misionaris Timur ini juga bersedia
  untuk melayani di ladang-ladang misi yang paling sulit -- wilayah
  dimana mensharingkan Yesus bisa menimbulkan reaksi yang sangat
  hebat.
  Sumber: What In The World, September 30, 2003
  * Bersyukur atas konferensi "Send Me" yang telah berlangsung di
    Jepang. Berdoa agar setiap peserta yang datang mendapat berkat
    akan diperlengkapi untuk dapat siap diutus ke mana pun Allah
    mengutus mereka.
  * Terus berdoa bagi para misionaris dari negeri-negeri Timur
    (termasuk misionaris Indonesia) yang saat ini melayani di ladang-
    ladang misi yang paling sulit. Doakan agar Allah memberikan hikmat
    kepada mereka untuk menemukan cara-cara efektif dalam memberitakan
    Injil kepada penduduk di wilayah-wilayah yang mereka layani yang
    sulit ditembus Injil.

 B R A Z I L
  Anak-anak jalanan di Brazil telah menjadi fokus penginjilan
  outreach. Pasti Anda pernah mendengar bahwa anak-anak adalah masa
  depan bangsa. Meskipun demikian, anak-anak tunawisma di banyak
  negara sering kali terlupakan. CB International (CBI) sedang
  mengerjakan suatu pelayanan yang berhubungan dengan mereka.
  Perwakilan CBI di Sao Paolo mengatakan bahwa di Brazil sendiri ada
  sekitar setengah juta anak-anak jalanan. Kebanyakan dari anak-anak
  ini mengenal kasih Kristus karena pelayanan outreach "Restoration
  Ministries" yang dilakukan oleh CBI. "Untuk pertama kalinya dalam
  hidup anak-anak jalanan ini, ada seseorang yang mengasihi mereka dan
  merawat mereka. Kami tahu bahwa kami harus mengangkat mereka dari
  lingkungan yang tidak menguntungkan tersebut. Karena itu kami
  mendirikan sebuah pusat pelayanan yang memiliki kelas-kelas untuk
  mengadakan sekolah Alkitab, pelajaran bahasa Inggris, dan kesehatan
  pribadi." CBI memerlukan banyak dukungan untuk melaksanakan
  pelayanan mereka. Dukungan doa untuk keselamatan para pekerja CBI
  juga sangat dibutuhkan. "Ada beberapa orang yang tidak suka jika
  anak-anak tunawisma ini ditarik dari jalanan. Beberapa ayah dari
  anak-anak jalanan ini bahkan telah memaksa mereka menjadi penjual
  obat-obat terlarang. Para ayah ini sangat tidak suka saat melihat
  anak-anaknya dibebaskan karena mereka banyak membantu ayahnya untuk
  menghasilkan uang ilegal."
  Sumber: Mission Network News, October 28th, 2003
  * Doakan pelayanan CBI dalam usahanya untuk melayani anak-anak
    jalanan di Brazil. Doakan agar melalui pelayanan mereka banyak
    anak di Brazil mendapat kesempatan untuk mengenal kasih Tuhan
    dalam hidup mereka.
  * Doakan supaya anak-anak jalanan yang telah mengenal kasih sejati
    ini bisa menjadi saksi-saksi yang efektif bagi keluarganya masing-
    masing. Minta kepada Allah agar memberikan kekuatan kepada mereka
    untuk berani bersaksi tentang kasih Kristus.
  * Berdoa agar Allah memberikan hikmat dan menjaga keselamatan kepada
    tim CBI dalam mengatasi permasalahan yang menghambat pelayanan
    mereka kepada anak-anak jalanan itu -- terutama dalam menghadapi
    para ayah yang merasa dirugikan karena pelayanan tersebut.

 A F R I K A   S E L A T A N
  Sebuah pelayanan radio membantu para pendengarnya untuk menjadi
  seorang yang "lebih dari para pemenang" di Afrika Selatan. Pelayanan
  radio tersebut telah membuktikannya saat menghadapi tantangan di
  masa-masa krisis yang melanda negara ini. Problema AIDS yang menjadi
  pokok permasalahan. Di suatu tempat dimana stasiun-stasiun radio
  Kristen tidak diijinkan masuk, Trans World Radio (TWR) menemukan
  cara untuk menembus tempat-tempat tersebut. Perwakilan dari TWR
  mengatakan bahwa stasiun-stasiun radio komunitas diperlukan untuk
  memenuhi kuota materi keagamaan. "Saat ini kami sedang berusaha
  menyediakan program-program di wilayah-wilayah strategis yang
  berlandaskan pada ajaran Alkitabiah. Saat ini TWR merasa perlu untuk
  memenuhi kebutuhan komunitas-komunitas ini dimana televisi tidak
  bisa diakses dan dimana tingkat kemiskinan sangat tinggi."
  Perwakilan dari TWR mengatakan bahwa salah satu proyek TWR yaitu
  "Project Mofenyi" (moh-FAY-nee) telah meningkatkan kesadaran
  terhadap AIDS. Program ini menyediakan beberapa cara untuk menolong
  orang-orang memikirkan tentang perawatan di rumah, bagaimana
  mengatasi kemiskinan, membawa perspektif Alkitabiah untuk
  menunjukkan kepada mereka bagaimana mencegah mereka dari terinfeksi
  HIV/AIDS, sekaligus memberitakan Injil dan mensharingkan tentang
  Kabar Baik.
  Sumber: Mission Network News, October 24th, 2003
  * Bersyukur atas pelayanan radio yang telah berhasil menembus
    wilayah Afrika Selatan dan menolong para penduduknya untuk
    menghadapi masa-masa krisis.
  * Doakan untuk program-program Alkitabiah yang sedang dikerjakan
    untuk memenuhi kebutuhan komunitas-komunitas miskin yang tidak
    bisa mengakses televisi. Doakan agar program-program ini bisa
    berjalan secara efektif dan menolong pendengarnya untuk mengenal
    kasih Yesus.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ DOA BAGI INDONESIA ~~

 Jejaring dalam Doa
  ------------------
  * Bersyukur atas Jaringan Doa Sekota yang telah bertumbuh di sekitar
    400 kota, Jaringan Doa Wanita di hampir 100 kota, dan Jaringan Doa
    Mahasiswa yang ada di sekitar 60 kota. Berdoa agar jaringan-
    jaringan ini bisa saling melengkapi dan mendukung termasuk
    menjalin relasi yang baik dengan gereja-gereja dan organisasi
    Kristen yang ada.

  * Berdoa untuk Jaringan Riset terutama bagi penelitian-penelitian
    yang dilakukan. Jaringan ini telah melakukan penelitian atas suku-
    suku dan gereja-gereja, serta menggerakkan gereja untuk bermisi.

  * Doakan Jaringan Media dalam usahanya untuk menggerakkan umat
    Kristen agar memperhatikan peran media yang sering terlupakan.
    Padahal Pelayanan Media merupakan salah satu kunci keberhasilan
    pelayanan umat.

  * Berdoa untuk tim kepemimpinan yang telah terbentuk. Karena melalui
    tim ini, jaringan-jaringan doa di seluruh dunia disinergikan. Tim
    ini melayani, menerima informasi, dan mengolahnya. Selain itu, tim
    ini juga memberikan informasi yang diperlukan oleh hamba-hamba-Nya
    di berbagai jaringan itu termasuk mempersiapkan event-event
    kebersamaan secara nasional atau pun regional.

  [Sumber: Buletin Visi dan Prakarsa, Tahun V/Edisi November 2003]

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ SURAT ANDA ~~

  From: "Sanistiara, Eri" <eri.sanistiara@>
  >Dear Natalia Endah,
  >Saya seorang yang melayani Tuhan, dan punya perhatian besar
  >terhadap pekerjaan Tuhan terutama di ladang misi. Saya punya beban
  >untuk mendukung pekerjaan Misi di negara-negara latar belakang
  >Budha, seperti Myanmar, Vietnam, Laos, Kamboja, dll. Saya senang
  >sekali membaca info dari Myanmar, dan sdh bbrp lama ingin mendukung
  >pelayanan misi disana, bahkan jika memungkinan akan mengunjungi
  >negara ini, dan selanjutnya gereja tempat saya melayani jika
  >memungkinkan mengutus Misionari ke sana.
  >
  >Untuk itu jika rekan2 di e-JEMMi tahu lebih banyak tentang Misi di
  >Myanmar, contact person, atau badan misi, mohon dapat segera
  >menginformasikannya by email. Juga dengan "Mision Insider",
  >bagaimana cara mendapatkan info2 reguler dari mereka?
  >
  >Terima kasih untuk bantuannya! Allah memberkati semua saudara di
  >e-JEMMi!
  >
  >In Christ,
  >Eri Sanistiara

  Redaksi:
  Kami bersyukur kepada Tuhan bahwa Anda dan juga gereja Anda
  mempunyai kerinduan untuk secara khusus mendoakan Myanwar, Laos,
  Kamboja, dan Vietnam; juga kemungkinan akan mengutus misionaris ke
  sana. Kami mengetahui salah satu organisasi misi yang kebetulan
  mempunyai pekerja di negara-negara tersebut yaitu:
         Sending WEC Indonesia
         Kotak Pos 220, Malang 65101, Indonesia.
         <indosb@indo.net.id>
         ==>   http://www.wec-int.org/swi

  Kami juga telah mengirimkan email Anda kepada seorang hamba Tuhan
  yang berkecimpung dalam berbagai pelayanan misi di berbagai negara
  dan mengetahui banyak tentang organisasi Sending WEC Indonesia.
  Nanti jawaban dari beliau akan kami forward segera ke alamat Anda.
  Kiranya informasi ini bisa membantu Anda. Selain itu, jika ada
  kesaksian dalam pelayanan misi Anda yang bisa disharekan dengan para
  pembaca e-JEMMi, jangan segan untuk mengirimkannya ke Redaksi.
  Demikian informasi dari kami. Selamat melayani dan Tuhan memberkati
  pelayanan Anda.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~~ URLS Edisi Ini ~~

* Mission Network News              http://www.missionnetworknews.org/
* Serving In Mission (SIM)                         http://www.sim.org/
* What in the World                        http://www.cmd.org.nz/what/


_____________________________ DISCLAIMER ____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2003 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat Anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
Staf Redaksi: Natalia Endah S., Ratri, Yanto, dkk.
______________________________________________________________________
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Situs e-MISI dan e-JEMMi              http://www.sabda.org/misi/
Untuk Arsip e-JEMMi               http://www.sabda.org/publikasi/misi/
______________________________________________________________________

           "Every heart without Christ is a mission field,
              Every heart with Christ is a missionary."

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org