Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2001/38

e-JEMMi edisi No. 38 Vol. 4/2001 (25-9-2001)

--------------------------------------------------------------------
Jurnal Elektronik Mingguan Misi (JEMMi)  September 2001, Vol.4 No.38
--------------------------------------------------------------------

SEKILAS ISI:

 o [Editorial]
 o [Kesaksian Misi]       : Resiko Menyebarkan Injil di Afganistan
 o [Profil/Sumber Misi]   : Persecuted Church News
 o [Doa Bagi Misi Dunia]  : Pakistan, Afganistan, Saudi Arabia
 o [Doa Bagi Indonesia]   : Konsultasi Regional, Situasi di Indonesia
 o [Doa Bagi Asia]        : Afganistan
 o [Dari Meja Redaksi]    : Buletin Pokok Doa Penginjilan Sedunia
 o [Surat Anda]           : Gerakan Doa Misi

***********************************************************************
Anda diijinkan mengutip/mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari
 e-JEMMi (untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: harus
 mencantumkan SUMBER ASLI dari masing-masing bahan dan e-JEMMi (sebagai
penerjemah/penerbit bahan-bahan tersebut dlm bahasa Indonesia). Thanks.
***********************************************************************


** EDITORIAL **

  Salam dalam Kasih Kristus.

  Setelah beberapa minggu terakhir Amerika menjadi sorotan berita,
  maka sekarang Afganistan menjadi negara kedua yang menjadi sorotan
  dunia. Untuk itu pada edisi kali ini, e-JEMMi akan mengajak pembaca
  untuk menengok negara Afganistan. Mudah-mudahan kesaksian dan
  informasi yang kami sajikan ini akan mendorong kita untuk lebih
  banyak berdoa untuk Afganistan. Kiranya kasih Allah dinyatakan
  melalui anak-anak-Nya yang saat ini sedang menjalani masa-masa sulit
  di Afganistan.

  Sementara itu kita harus terus berdoa untuk pengaruh keadaan ini
  bagi negara kita tercinta. Doakan agar kebencian antar bangsa/agama
  ini dapat dijembatani dengan rasa saling menghargai dan menghormati
  sesama manusia yang sama-sama diciptakan dalam rupa dan gambar
  Allah.

  Dalam kasih-Nya,
  Staf Redaksi

----------------------------------------------------------------------
** KESAKSIAN MISI **

                RESIKO MENYEBARKAN INJIL DI AFGANISTAN
                =======================================

  Pemerintah Taliban di Afganistan mengatakan bahwa ada sekelompok
  pekerja sosial -- termasuk 2 orang Amerika dan beberapa warga Jerman
  -- telah ditangkap dan dipenjarakan sampai pengadilan tinggi Islam
  menyelesaikan penyelidikan atas tuduhan yang ditimpakan kepada
  mereka, yaitu tuduhan mereka telah mengabarkan Injil kepada penduduk
  Afganistan.

  Pemerintah Taliban telah mengumpulkan pernyataan-pernyataan dari
  penduduk Afganistan yang menyatakan bahwa kelompok itu telah
  membujuk penduduk untuk meninggalkan Islam. Menyebarkan Injil
  dianggap sebagai kejahatan dan patut dijatuhi hukuman mati di negara
  yang 95% penduduknya menganut agama Islam.

  Organisasi Shelter Now International melakukan pelayanannya di
  Afganistan dengan didukung oleh Vision for Asia -- lembaga bantuan
  Kristen Jerman. Lembaga bantuan ini semula dijalankan oleh orang-
  orang Amerika, namun kemudian diambil alih oleh orang-orang Jerman
  beberapa tahun yang lalu karena orang-orang Amerika itu mendapat
  perlakuan yang tidak baik di kamp pengungsi Afganistan.

  Sampai saat ini, pemerintah Taliban tidak mengijinkan seorang pun
  untuk mengunjungi pekerja-pekerja sosial yang ditahan tersebut.

  Sumber: NEWSBRIEF--2001-08-30

----------------------------------------------------------------------
** PROFIL/SUMBER MISI **

 Persecuted Church News
==>     http://www.worldevangelical.org/persec.html
  "Persecuted Church News" adalah buletin yang diterbitkan oleh
  Religious Liberty Commission yang berisi berita-berita mengenai
  penganiayaan dan juga pokok-pokok doa dari gereja-gereja teraniaya
  di berbagai negara (India, Malaysia, Tajikistan, Sri Lanka, Nigeria,
  dsb.)

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI MISI DUNIA **

 P A L E S T I N A
  Seorang penduduk Palestina yang percaya Yesus telah menggunakan
  tempat kerjanya sebagai pusat lokasi untuk mendistribusikan kupon
  yang dapat ditukar dengan makanan. Dia bekerja melalui sebuah
  yayasan yang bertujuan untuk menolong keluarga-keluarga yang
  kekurangan.
==>     http://www.palestinian-arabs.com
  Sumber: Advance, September 2001
  * Doakan agar setiap orang yang datang ke tempat kerjanya mempunyai
    kesiapan hati untuk menerima "Roti Hidup."
  * Berdoa agar Allah senantiasa mencurahkan berkat dan menyediakan
    sumber-sumber yang diperlukan untuk memberi makan mereka yang
    kelaparan

 A F G A N I S T A N
  Delapan orang asing dan lebih dari 50 orang Afganistan yang menjadi
  pekerja di organisasi-organisasi bantuan internasional telah
  ditangkap atas perintah pemerintah Taliban karena telah melakukan
  pelayanan misi Kristen. Hukum Islam yang diberlakukan pemerintah
  Taliban adalah memberikan hukuman mati bagi setiap orang yang
  mempengaruhi penduduk Afganistan untuk meninggalkan agamanya. Saat
  ini, nasib orang-orang asing tersebut bagaikan telur di ujung tanduk
  karena setelah terjadinya penyerangan di World Trade Center dan
  Pentagon, hubungan antara Taliban dengan negara-negara barat menjadi
  semakin buruk.
  Sumber: Advance, September 2001
  * Doakan bagi delapan orang asing dan 50+ penduduk Afganistan yang
    saat ini akan diadili di Afganistan.
  * Berdoa agar Tuhan memberi kekuatan agar iman mereka tetap kuat
    dalam menghadapi pencobaan.

 S A U D I  A R A B I A
  Mirip dengan yang terjadi di Afganistan, sedikitnya ada 13 orang
  asing beragama Kristen telah ditangkap semenjak pertengahan Juli
  lalu di Saudi Arabia karena telah mengadakan persekutuan Kristen di
  sebuah tempat umum. Orang-orang asing tersebut adalah anggota gereja
  rumah di sebuah komunitas yang dikucilkan di Arab Saudi. Rumah-rumah
  telah diperiksa, segala milik pribadi disita dan orang-orang Kristen
  diinterogasi serta dipenjarakan. Pemerintah setempat juga mencoba
  melakukan identifikasi pada penduduk Arab yang mereka curigai
  sebagai anggota gereja.
  Sumber: Advance, September 2001
  * Berdoa agar Tuhan melindungi 13 orang Kristen yang ditangkap itu.
  * Berdoa agar kasih Tuhan dinyatakan kepada penduduk Saudi Arabia.
  * Doakan agar di tengah-tengah penganiayaan itu, kegerakan Roh
    Tuhan melanda Saudi Arabia.

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI INDONESIA **

  Konsultasi Regional
  -------------------
  Sebelum tahun 2001 ini berakhir masih akan diadakan tiga Konsultasi
  Regional untuk membicarakan tentang pelayanan kepada suku-suku yang
  terabaikan. Konsultasi ini akan diadakan di:
    Lampung     :  8 Oktober 2001 - 11 Oktober 2001
    Semarang    : 15 Oktober 2001 - 18 Oktober 2001
    Banjarmasin : 6 November 2001 - 9 November 2001

  Untuk informasi lebih lanjut mengenai Konsultasi Regional ini,
  silakan menghubungi: PJRN - e-mail: link@worldmail.org

  * Berdoa untuk semua persiapan bagi ketiga Konsultasi Regional ini,
    agar dapat berjalan lancar dan segenap panitia terus bersandar
    pada kekuatan Allah.
  * Berdoa agar pertemuan ini menghasilkan lebih banyak orang
    Kristen yang terbeban untuk melayani suku-suku yang terabaikan.

  Situasi di Indonesia
  --------------------
  Gejolak yang terjadi antara AS dan Afganistan, ternyata membawa
  gejolak pula di Indonesia. Kelompok-kelompok tertentu yang
  tidak setuju terhadap keputusan AS untuk menyerang Afganistan
  jika Osama bin Laden tidak diserahkan, menyatakan akan (dan sudah)
  melakukan "sweeping" terhadap warga negara AS di Indonesia.

  * Berdoa agar ketegangan ini tidak berkelanjutan dan tindak
    kekerasan dapat dihindarkan.
  * Berdoa untuk kebijakan pemerintah agar mampu mengatasi hal ini.

----------------------------------------------------------------------
** DOA BAGI ASIA **

 AFGANISTAN

  Luas 652.000 km2, kering dan bergunung-gunung tetapi dengan lembah-
  lembah  yang  subur. Dataran yang strategis ini disebut sebagai:
  Lalu lintas dari Asia Tengah."

  ----------------------------------------------
  Penduduk   Jumlah   Pertumbuhan/th.  Kepadatan
  ----------------------------------------------
  1995     23.141.000      6,9%         35 km2
  ----------------------------------------------

  Perang Afganistan menyebabkan 6,5 juta pengungsi lari ke Pakistan
  dan Iran, sedang ada sejumlah kecil penduduk yang menyebar ke Asia
  Selatan, Timur, Tengah dan Barat.

  Bebas  buta  huruf 12%. Bahasa resmi: Bhs. Pushtu  (Bahasa ini
  digunakan oleh 50% dari jumlah penduduk), dan bhs. Dari (35%).
  Jumlah bahasa 50.

  Ibu kota: Kabul 3.500.000; banyak pengungsi berasal dari daerah
  pedesaan. Kota ini mengalami kerusakan yang dahsyat selama perang
  saudara th. 1992-1993. Penduduk yang mendiami perkotaan 26%.

  Ekonomi: Mengalami kehancuran karena perang yang berlangsung selama
  14 tahun. Daerah pedesaan telah diracuni, dibom dan dipasangi
  ranjau; setengah dari perumahan, sebagian besar dari sistem irigasi
  dan sebagian besar dari ternak telah dimusnahkan. Hasil panen
  pertanian yang paling menguntungkan sekarang adalah opium (kini
  Afganistan adalah penghasil yang terbesar di dunia) yang digunakan
  untuk membayar senjata perang dari partai-partai yang berperang.
  Perbaikan akan berjalan lambat meskipun perang berhenti.

  Politik: Kerajaan yang bersifat otokrasi digulingkan pada th. 1973.
  Pemerintahan Republik diakhiri oleh kudeta pro Marxis pada th. 1978.
  Invasi Sovyet yang berikut membawa bencana bagi negara tersebut dan
  akhirnya menuju pada penarikan mundur angkatan bersenjata Sovyet
  yang memalukan pada th. 1988-1989 dan kejatuhan pemerintahan komunis
  pada th. 1992. Perpecahan di antara gerilyawan Mujahidin menimbulkan
  perang saudara di antara pemerintahan sementara, yang didukung oleh
  suku-suku di utara dan golongan Islam yang paling ekstrim yang
  kebanyakan orang Pushtu.

  POKOK-POKOK DOA
  ---------------
  1. Kehancuran akibat perang membawa penderitaan yang luar biasa
     bagi bangsa tersebut, akan tetapi hal ini digunakan oleh Allah
     untuk membuat orang lebih terbuka terhadap Injil. Menurut
     perkiraan 800.000 meninggal, 1.600.000 orang cacat dan 700.000
     menjadi pengungsi. Akan memakan waktu puluhan tahun untuk
     membenahi 10-40 juta ranjau dan membangun kembali rumah-rumah,
     sekolah-sekolah, ladang-ladang dan kehidupan yang telah hancur.
     berdoa bagi perdamaian dan pelepasan dari kekejaman di masa
     mendatang.

  2. Perang saudara berawal dari perang suci Islam atau jihad, akan
     tetapi telah merosot menjadi pertengkaran adu kekuatan yang kejam
     untuk kekuasaan, kebanggaan suku dan keunggulan agama. Senjata-
     senjata dari Iran dan Saudi Arabia dan indoktrinasi ideologi
     telah semakin mempertentangkan masyarakat, sehingga terjadi
     kehancuran yang tragis di negara ini dan negara-negara
     sekitarnya. Berdoa, agar roh pertikaian yang sudah berabad-abad
     mengikat negara ini akan dihancurkan dan agar banyak orang akan
     menerima hidup baru di dalam Kristus.

  3. Afganistan adalah salah satu negara di dunia yang paling  sedikit
     terjangkau oleh Injil. Ada 48.000 mesjid tetapi tidak ada satu
     pun gedung gereja ataupun persekutuan orang percaya yang aktif di
     antara suku-suku asli, kecuali satu suku di negara ini. Doakan 88
     suku bangsa yang tak terjangkau di negara ini, khususnya:
  a. Orang Pushtu, senang berperang, suku-suku pendendam yang mendiami
     daerah perbatasan Afganistan - Pakistan. Hanya sejumlah kecil
     orang Kristen di antara mereka.
  b. Orang Uzbek dan orang Turkmen di utara.
  c. Orang Tajik di timur laut dan daerah perkotaan.
  d. Orang Hazara, orang Islam Shi'a dari keturunan Mongolia, yang
     didiskriminasi, tetapi juga yang lebih terbuka terhadap Injil.
  e. Orang Kuchi, pengembara di daerah barat dan tengah, berjumlah
     2.500.000 orang, sebelum perang menghancurkan cara hidup mereka.
     Mereka mewakili banyak suku dan bahasa yang berbeda-beda. Banyak
     yang mengungsi ke Pakistan.
  f. Orang Char Aimag di barat dan orang Baloch dan orang Brahui di
     selatan.
  g. Suku-suku Nuristan di pegunungan di sebelah utara dan timur Kabul
     yang hak miliknya sering dipertengkarkan.

  4. Hanya ada beberapa orang percaya Afgan, tetapi pada umumnya
     berbahasa Dari. Jumlah mereka di kota dan beberapa daerah
     pedesaan yang terpencil berlipat ganda melalui kesaksian dari
     tenaga-tenaga asing, orang-orang Afgan yang percaya atau juga
     dari serdadu-serdadu Kristen Rusia. Doakan untuk kelanjutan dan
     pertumbuhan gereja pada abad 21 ini.

  5. International Assistance Mission adalah organisasi Kristen antar
     lembaga yang didukung oleh 26 lembaga dan diakui oleh pemerintah,
     doakan agar dapat tetap melanjutkan pelayanannya di ibu kota
     selama perang. Pengabdian dan kasih yang ditujukan kepada mereka
     yang buta, cacat, sakit, kehilangan hak milik, buta huruf dan
     miskin telah menjadi suatu pujian dari peran kekristenan yang
     membuahkan hasil. Keadaan perang dan rasa tidak aman adalah
     sesuatu yang tidak mudah bagi 70 staff tenaga asing yang berasal
     dari berbagai negara; doakanlah mereka, dan perekrutan tenaga
     baru sebagai kaum profesional yang berdedikasi dengan ketrampilan
     yang luas. Ini adalah kesempatan yang luar biasa.

  6. Penyebaran Kitab Suci. Perjanjian Baru dalam bahasa Dari baru
     tersedia dalam jumlah yang cukup, dan PB dalam bhs. Pushtu dalam
     jumlah yang terbatas. Doakan penyebarannya yang efektif, walaupun
     banyak rintangan. Doakan juga bagi penerjemahan Kitab Suci ke
     dalam bahasa-bahasa lain; terjemahan sedang berlangsung dalam 8
     bahasa, tetapi 29 bahasa lainnya masih membutuhkan tenaga
     penerjemah. Penelitian bahasa-bahasa sudah lama tidak dijalankan.
     Ini adalah kebutuhan yang mendesak sesudah kekacauan perang.

  Sumber bahan adalah ringkasan dari:
  * Buku "DOAKANLAH ASIA! Pedoman Pokok Doa untuk Negara-negara Asia";
    karya Patrick Johnstone. [Bagian dari Buku Asli "OPERATION WORLD,
    The Day-by-Day Guide to Praying For the World"; karya Patrick
    Johnstone, 1993]
  * CD-ROM SABDA [Nomor Topik: 18833]

----------------------------------------------------------------------
** DARI MEJA REDAKSI **

  Buletin Pokok-pokok Doa Penginjilan Sedunia
  -------------------------------------------
  Bagi Anda yang ingin mendapatkan buletin Pokok-pokok Doa Penginjilan
  Sedunia PD Timotius untuk bulan Oktober 2001, silakan menghubungi
  e-mail kami : <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org> atau <endah@sabda.org>

----------------------------------------------------------------------
** SURAT ANDA **

  Dari: "Dian" <turo@>
   >Syalom,
   >Saya dari GMI. Efrata Palembang, saya atas nama GDM (Gerakan Doa
   >Misi) mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini
   >telah terjalin melalui internet. Terima kasih atas pemberian
   >informasi2 melalui internet.
   >Saat ini umur GDM kami 2 th, dan puji Tuhan semakin banyak orang
   >yang rindu untuk berdoa (diikuti oleh +/- 20-an orang). Kegiatan
   >GDM kami laksanakan setiap hari Sabtu. Namun, ada rencana untuk
   >mengubah hari tsb pada akhir bulan ini. Kegiatan ini terbuka untuk
   >semua jemaat. Namun, kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab
   >P3MI Efrata (Persekutuan Pemuda Pemudi Methodist Indonesia
   >Efrata).
   >Di kesempatan kali ini juga kami ingin meminta tolong, tentang
   >buku panduan doa (buku yang berisi ttg pokok2 doa Asia) Dulu kami
   >memakai buku Doakanlah Asia, namun sekarang buku tsb sudah habis
   >(bahannya sudah selesai). Apakah buku doakanlah Asia yang baru
   >sudah ada (terbitan baru). Untuk doa suku2 terabaikan kami sudah
   >memakai buku Indonesia-Doakanlah Suku-Suku Terabaikan (covernya
   >berwarna hitam).
   >
   >Sekali terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya.
   >Kiranya Tuhan Terus Memberkati dan Menyertai Pelayanan Kita Semua.
   >Terima Kasih.
   >GDM. GMI. Efrata Palembang <Pray_4_God@>

  Redaksi:
  Terima kasih untuk surat anda yang memberi kabar yang sangat
  menggembirakan, terutama tentang kegiatan GDM. Mudah-mudahan sharing
  anda ini dapat menggugah pembaca e-JEMMi untuk giat di gereja masing-
  masing dengan kegiatan doa yang serupa. Bagaimana pendapat pembaca
  e-JEMMi, setuju?

  Sehubungan dengan buku "Doakanlah Asia", saat ini kami sedang
  mencoba menghubungi sumbernya, karena kami dengar mereka telah
  selesai mencetak buku "Doakanlah Asia" yang baru. Atau mungkin ada
  pembaca e-JEMMi yang tahu, apakah benar sudah ada buku tsb.?

_____________________________ DISCLAIMER _____________________________
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari macam-macam pihak.
Copyright(c) 2001 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
______________________________________________________________________
Pertanyaan, tanggapan, saran dan kontribusi bahan dapat anda kirimkan:
Kepala Redaksi --- Natalia Endah S. <owner-i-kan-misi-JEMMi@xc.org>,
atau Staf e-MISI dan Staf Redaksi <owner-i-kan-misi@xc.org>
Staf Redaksi: Rudy Kurniadi, Natalia Endah S., Tabita Rini, Asih, dkk.
______________________________________________________________________
Situs Web e-MISI/e-JEMMi (Arsip/Link/dll):  http://www.sabda.org/misi/
Untuk berlangganan, kirim email kosong ke: subscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk berhenti,   kirim email kosong ke: unsubscribe-i-kan-misi@xc.org
Untuk Arsip ...                     http://www.sabda.org/misi/e-jemmi/
______________________________________________________________________

    "Tidak ada keadaan seburuk apapun yang dapat menghalangi kita
                   untuk menyatakan kebaikan Tuhan."


_I-KAN_________________________________________________________e-MISI_
'Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata:
"Siapakah yang akan Kuutus,  dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" 
 Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"'                 (Yesaya 6:8)


 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org