Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/misi/2008/43

e-JEMMi edisi No. 43 Vol. 11/2008 (30-10-2008)

Orang Komoros

 



______________________________  e-JEMMi  _____________________________
                   (Jurnal Elektronik Mingguan Misi)
______________________________________________________________________
SEKILAS ISI

EDITORIAL
PROFIL BANGSA: Orang Komoros
ARTIKEL MISI: Apa yang Dapat Aku Lakukan?
SUMBER MISI: Christian Broadcasting Network (CBN)
DOA BAGI MISI DUNIA: India, Ghana
DOA BAGI INDONESIA: Hollistic Ministry
STOP PERSS: Situs SOTeRI

______________________________________________________________________

            SOME CHRISTIANS EXPERIENCE NO VICTORY BECAUSE 
                 THEY DON`T RECOGNIZE THE CONFLICT
______________________________________________________________________
EDITORIAL

  Shalom,
  
  Apakah Anda pernah mendengar tentang orang Komoros? Orang Komoros 
  adalah kelompok masyarakat yang menempati wilayah kepulauan di 
  sekitar Samudera Hindia. Kelompok ini memang kurang dikenal. Karena 
  itu, edisi profil bangsa e-JEMMi bulan ini ingin memperkenalkan 
  orang Komoros supaya Anda bisa berdoa bagi mereka. Maukah Anda 
  berdoa bagi mereka?
  
  Kebutuhan akan Injil merupakan salah satu kebutuhan mendesak yang 
  diperlukan oleh orang Komoros. Namun, hingga saat ini, upaya untuk 
  menjangkau mereka dengan Injil masih sulit karena kelompok mayoritas 
  menolak masuknya ajaran baru dalam kelompok mereka. Mari berdoa 
  bersama bagi mereka, agar Tuhan menjamah dan menjangkau orang 
  Komoros bagi Kristus. 
  
  Tuhan Yesus memberkati.
  
  Pimpinan Redaksi e-JEMMi,
  Novita Yuniarti

______________________________________________________________________
PROFIL BANGSA

                           ORANG KOMOROS
  
  Orang Komoros hidup di kepulauan di Samudera Hindia antara 
  Madagaskar dan Mozambik, Afrika. Tempat tinggal orang Komoros 
  terdiri dari empat pulau utama dan beberapa pulau kecil lainnya. 
  Masyarakat Komoros dapat ditemukan di pulau-pulau tersebut dan 
  Madagaskar. Kelompok-kelompok orang Komoros yang berbeda-beda 
  tersebut menamai diri mereka sesuai dengan nama pulau tempat mereka 
  tinggal.
  
  Nama resmi kepulauan tersebut adalah Republik Federal Islam Komoros. 
  Hingga tahun 1975, kepulauan itu adalah milik Perancis. Pada saat 
  itu, tiga pulau terbesar menyatakan kemerdekaannya; namun Mayotte, 
  pulau terbesar keempat, memilih tetap menjadi koloni Perancis.
  
  Orang-orang Komoros adalah hasil percampuran orang-orang yang dulu 
  tinggal di sana: para pedagang Iran, orang  Afrika, Arab, dan orang 
  Malagasy. Karena keadaan ekonomi yang buruk, pulau-pulau tersebut 
  menerima bantuan moneter dan teknis dari negara-negara lain. 
  
  SEPERTI APAKAH KEHIDUPAN MEREKA?
  
  Sebagian besar penduduk bekerja sebagai petani atau nelayan, 
  sedangkan beberapa orang lainnya memelihara ternak, domba, kambing, 
  dan keledai. Sebagian kecil lainnya bekerja di industri atau 
  pekerjaan yang berhubungan dengan pariwisata. Kepulauan Komoros 
  sangat miskin dan terbelakang.
  
  Makanan pokok orang Komoros terdiri dari nasi, kentang, jagung, 
  ikan, kelapa, dan pisang. Hasil pertanian lain yang dikembangkan 
  adalah ketela, buah jeruk, dan nanas.
  
  Meskipun para pemudanya mengenakan busana bergaya Barat, namun 
  pakaian tradisional masih umum dipakai oleh orang-orang dewasa. Di 
  kota, seorang pria Komoros pada umumnya mengenakan pakaian berbahan 
  katun warna putih dan baju yang panjangnya sampai ke lutut. Ketika 
  pergi ke luar kota, dia mengenakan kain sarung yang panjang (semacam 
  rok yang berwarna-warni). Sebagian besar kaum wanita mengenakan 
  pakaian katun yang panjang dan berwarna-warni dengan syal berwarna 
  terang sebagai penutup muka. Kaum wanita yang lain lebih suka 
  mengenakan jubah hitam yang menutupi kepala mereka.
  
  Poligami (kebiasaan memiliki lebih dari satu suami/istri) merupakan 
  tindakan yang bisa diterima oleh orang Komoros. Anak-anak diharapkan 
  bisa membantu bertani, mencari ikan, dan memelihara hewan. Sebagai 
  hiburan, orang Komoros suka menari, menyanyi, dan bermain musik, 
  khususnya trompet dan drum.
  
  Sekitar 27% orang Komoros hidup di kota; tapi baik di desa atau 
  daerah pinggiran, perumahan di daerah itu biasanya berkualitas 
  rendah. Walaupun bahasa Perancis dan bahasa Arab merupakan bahasa 
  resmi daerah itu, orang Komoros berbicara dengan dialek Swahili.
  
  APA KEPERCAYAAN MEREKA?
  
  Orang Komoros adalah orang Muslim Shafiite, namun jumlah orang yang 
  pergi ke masjid sangat sedikit. Selain melakukan ritual-ritual 
  islami, mereka juga terlibat dalam kegiatan okultisme dan 
  pemanggilan roh orang mati.
  
  Pada awalnya, orang Komoros sangat menentang segala jenis perubahan 
  agamawi. Namun, lama-kelamaan, mereka mulai membuka diri terhadap 
  hal baru.
  
  APA KEBUTUHAN MEREKA?
  
  Kebutuhan jasmani orang Komoros sangat banyak. Masalah utama orang 
  Komoros meliputi kemiskinan, sakit-penyakit, dan kelaparan. Tingkat 
  pendidikannya rendah dan 54% penduduknya buta huruf.
  
  Jumlah rumah sakit dan dokter sangat sedikit. Banyak orang yang 
  sakit dan mengalami kekurangan gizi yang kronis. Karena persediaan 
  air kurang, kondisi kesehatan pun kurang baik. Masalah-masalah 
  tersebut menambah tingginya tingkat kematian, khususnya anak-anak.
  
  Kebutuhan rohani orang Komoros justru lebih besar daripada kebutuhan 
  jasmaninya. Meskipun ada kebebasan beragama di daerah tersebut, 
  penginjilan tidak diterima dengan baik oleh orang-orang Muslim 
  Shafiite. Komitmen mereka terhadap Islam, disertai dengan 
  keterkaitannya dengan praktik okultisme, membuat orang-orang 
  tersebut sulit untuk dijangkau.
  
  Sumber-sumber Kristiani begitu terbatas. Akibatnya, orang percaya di 
  Komoros masih sedikit. Doa adalah langkah awal agar mereka dapat 
  terjangkau melalui Kabar Baik yang menyatakan bahwa Yesus Kristus 
  datang untuk membebaskan mereka. 
  
  POKOK DOA
  
  1. Mintalah kepada Tuhan untuk memanggil orang-orang yang bersedia 
     pergi ke Kepulauan Komoros dan memberitakan Injil kepada orang 
     Komoros.
  
  2. Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan hikmat dan pertolongan 
     bagi badan-badan pelayanan misi agar mengarahkan sasarannya 
     kepada orang Komoros.
  
  3. Berdoalah agar Tuhan menyatakan diri-Nya kepada orang Komoros 
     melalui mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan.
  
  4. Berdoalah agar Tuhan memberi keberanian kepada orang-orang 
     Komoros yang percaya, untuk menceritakan tentang Yesus kepada 
     bangsanya.
  
  5. Mintalah agar Allah mengambil alih kekuasaan rohani yang 
     membelenggu orang Komoros.
  
  6. Mintalah kepada Tuhan agar mengirimkan tim medis untuk bekerja 
     dan melayani di tengah-tengah orang Komoros. (t/Setyo)
  
  Diterjemahkan dari:
  Nama situs: Joshua Project
  Penulis: Tidak dicantumkan
  Alamat URL: http://www.joshuaproject.net/peopctry.php?rop3=210312&rog3=CN 
 
______________________________________________________________________
ARTIKEL MISI

  Pengantar

  Gereja-gereja dan orang percaya di seluruh dunia sedang 
  mempersiapkan acara doa bersama dalam rangka mengikuti International 
  Day of Prayer (IDOP). Penyelenggaraan akan diadakan secara serempak 
  selama satu minggu (9 -- 16 November 2008). Sebagai saudara seiman, 
  mari kita mengambil bagian dan berpartisipasi dengan berdoa bagi 
  saudara-saudara seiman kita di seluruh dunia yang dianiaya karena 
  iman mereka kepada Kristus. Artikel berikut ini bisa menjadi salah 
  satu petunjuk bagaimana Anda bisa ikut berpartisipasi. Selamat 
  membentuk kelompok doa dan berdoa bersama.

                     APA YANG DAPAT AKU LAKUKAN?

  Anda Dapat Berdoa ....

  Pilihlah sebuah negara untuk didoakan selama satu minggu. Berdoalah 
  bagi kebutuhan terperinci dari negara itu, perlindungan bagi 
  orang-orang percaya di sana, jiwa-jiwa baru untuk dimenangkan bagi 
  Injil, dan supaya para penganiaya di negara itu datang untuk 
  mengenal kasih Yesus Kristus.

  * Berdoalah supaya Roh Kudus memberikan kepada Anda hal-hal khusus 
    dan orang-orang untuk didoakan di negara tersebut -- sebutkan
    dengan spesifik. 
  * Saat Anda melewati hari Anda, sadarilah akan negara tersebut -- 
    temukanlah pada globe, carilah di perpustakaan atau di internet 
    (situs The Voice of the Martyrs adalah www.persecution.com), dan 
    simaklah berita tentang negara tersebut. Carilah ayat-ayat dalam 
    Alkitab untuk membantu Anda berdoa bagi negara tersebut.
  * Bagikan (sharing) permintaan doa bagi negara tersebut dengan 
    kelompok pemahaman Alkitab Anda, kelas sekolah minggu, atau 
    teman-teman. Bentuklah kelompok doa untuk saling bertemu dan 
    berdoa dalam jangka waktu yang tetap bagi negara-negara yang 
    berbeda.
  * Ciptakanlah sebuah papan pengumuman di gereja Anda atau wilayah 
    kelompok pemuda di mana Anda dan teman-teman Anda dapat 
    menempelkan jawaban-jawaban bagi doa-doa Anda.
  * Ucapkanlah sebuah doa pendek kapan pun Anda berpikir mengenai 
    negara tersebut sepanjang minggu itu. Pada akhir minggu, mintalah 
    Allah untuk menunjukkan apakah Ia ingin Anda terus berdoa bagi 
    negara tersebut atau memilih negara lain untuk didoakan.  

  Anda Dapat Mengidentifikasi ....

  Ratusan ribu umat Kristen membahayakan nyawa mereka dengan berkumpul 
  untuk menyembah Yesus setiap minggu. Kita, di Indonesia, mungkin 
  kurang bisa memahami tekanan semacam itu. Bagaimana jika Anda 
  mencoba merasakannya. Selenggarakanlah sebuah tiruan pertemuan 
  gereja bawah tanah, bisa di rumah atau di gereja Anda. Berikanlah 
  kepada setiap peserta sebuah kata sandi atau ketukan rahasia yang 
  akan mereka butuhkan untuk mengikuti pertemuan Anda. Anda bahkan 
  dapat menyelenggarakan pertemuan Anda di luar atau di hutan. Lalu 
  siapkanlah orang-orang yang berbaju seperti polisi untuk menginvasi 
  pertemuan Anda. Pakailah hanya satu atau dua Alkitab untuk dibagikan 
  di antara kelompok. Gunakan lentera atau lilin saja sebagai penerang 
  dalam pertemuan tersebut.

  Anda Dapat Membagikan Injil ....

  Diskusikanlah bersama kelompok pemuda, gagasan untuk menjangkau 
  negara-negara yang menganiaya umat Kristen. Didiklah diri Anda 
  mengenai berbagai kebudayaan yang berbeda dan cara yang terbaik 
  untuk menjangkau mereka bagi Kristus. Carilah informasi mengenai hal 
  tersebut dan dukunglah misionaris-misionaris di negara tersebut, 
  lalu berdoalah bagi mereka secara rutin. Temukanlah apa yang menjadi 
  kebutuhan mereka dan carilah bagaimana Anda dapat menolong agar 
  kebutuhan mereka dipenuhi, entah itu mendapatkan Alkitab dalam 
  bahasa mereka, menyediakan makanan, atau mendukung mereka secara 
  finansial.

  Anda Dapat Mendramatisir ....

  Ciptakanlah sebuah parodi atau satu serial parodi untuk 
  dipertunjukkan di hadapan jemaat gereja Anda atau kelompok pemuda 
  berdasarkan cerita-cerita atau martir-martir yang telah Anda teliti 
  sendiri. Pilihlah martir-martir dari masa lalu dan masa kini. 
  Selenggarakanlah drama-drama Anda, kemudian undanglah orang-orang 
  untuk bergabung dalam kelompok-kelompok doa atau untuk berdoa setiap 
  minggunya sebagaimana yang telah dijabarkan di atas.

  Anda Dapat Menulis ....
  
  * Kepada petugas-petugas yang terpilih.  
    Tulislah sebuah surat atau kirimkanlah email kepada 
    petugas-petugas terpilih di Washington dan di ibu kota negara 
    bagian Anda. Beritahukanlah kepada mereka pelanggaran-pelanggaran 
    hak asasi manusia yang dilakukan terhadap umat Kristen di berbagai 
    negara di seluruh dunia. Biarkanlah mereka mengetahui bahwa Anda 
    juga meneruskan informasi ini kepada beberapa teman-teman Anda. 
    Mintalah supaya mereka menyelidiki pelanggaran-pelanggaran 
    tersebut dan memberikan sanksi kepada pemerintah-pemerintah 
    negara-negara ini hingga pelanggaran-pelanggaran tersebut 
    berakhir. Alamat mereka dapat ditemukan di halaman-halaman biru 
    buku telepon Anda atau teleponlah bagian referensi di perpustakaan 
    wilayah Anda. Kepada para duta besar, Anda dapat menjadi suara 
    bagi saudara-saudara dan saudari-saudari Anda yang teraniaya di 
    negara-negara tertentu. Tulislah kepada duta besar bagi pemerintah 
    asing tersebut atau kepada duta besar Amerika Serikat bagi negara 
    tersebut untuk mengomunikasikan keprihatinan Anda mengenai 
    bagaimana orang-orang Kristen diperlakukan di negaranya. Proteslah 
    dengan sopan penyerangan-penyerangan yang terus berlanjut terhadap 
    umat Kristen dengan mengutip kejadian tertentu yang Anda ketahui, 
    di mana pun itu. Alamat-alamat dapat diperoleh dari perpustakaan 
    wilayah Anda, situs PBB (www.un.org), atau di 
    www.embassyworld.com.

  * Kepada petugas-petugas pemerintah asing.   
    The Religious Prisoners Congressional Task Force 
    (www.house.gov/pitts) mendorong penduduk Amerika untuk memohon 
    secara langsung kepada pemerintah-pemerintah asing atas nama 
    tahanan-tahanan religius spesifik. Anda dapat memeroleh informasi 
    mengenai tahanan-tahanan religius dan apa yang terjadi kepada 
    orang-orang Kristen di berbagai negara di situs VOM 
    (www.persecution.com) di bawah judul "Ministry Oportunities" di 
    www.jesusfreaks.net.

  * Kepada editor dari harian setempat.    
    Didiklah komunitas Anda akan horor-horor yang dihadapi oleh 
    orang-orang Kristen di seluruh dunia. Yakinkanlah bahwa Anda 
    menelepon pegawai-pegawai redaksi dan mintalah petunjuk cara 
    menulis surat/artikel. Banyak yang memiliki batasan jumlah kata,
    dan memenuhi batasan tersebut akan memberikan kesempatan 
    surat/artikel Anda untuk dimuat.

  * Kepada teman-teman Anda. 
    Email menyebarkan berita dengan amat cepat. Ciptakanlah sebuah 
    daftar distribusi email yang memiliki alamat-alamat dari beberapa 
    sahabat, dan kirimkanlah kepada mereka mengenai kekejaman yang 
    berlangsung terhadap umat Kristen di seluruh dunia. Dengan menjaga 
    agar mereka tetap mendapatkan informasi, mereka dapat berdoa bagi 
    individu-individu ini dan dapat menulis surat-surat atau 
    mengirimkan email-email mereka sendiri kepada petugas terpilih, 
    pemerintah asing, atau teman-teman lainnya.

  Diambil dan disesuaikan dari:
  Judul buku: Jesus Freaks
  Penyusun: Toby McKeehan dan Mark Heimermann
  Penerbit: Cipta Olah Pustaka, 1995
  Halaman: 388 -- 391  

______________________________________________________________________
SUMBER MISI

CHRISTIAN BROADCASTING NETWORK (CBN)
==> http://www.cbn.com/
  Empat puluh tahun lalu, mungkin orang menganggap Pat Robertson 
  muluk-muluk saat menamakan stasiun televisinya yang ada di 
  Portsmouth, Virginia, dengan nama Christian Broadcasting Network 
  (CBN). Namun kini, stasiun televisi pertama di Inggris ini menjadi 
  salah satu organisasi pelayanan televisi terbesar di dunia. Terlebih 
  lagi, dengan banyak organisasi cabangnya, pelayanan ini menembus 
  batas bidang siaran televisi dalam misinya untuk menjangkau dunia 
  dengan Injil. Kini, CBN menjadi organisasi nonprofit multibidang 
  yang menyediakan program-program, baik melalui kabel, penyiaran, dan 
  satelit, kepada kurang lebih 200 negara dan mengudara dalam kurang 
  lebih 70 bahasa -- dari Mandarin sampai Spanyol dan Turki sampai 
  Wales -- dengan saluran doa tersambung selama 24 jam per hari. 
  Melalui situs ini, Anda diajak untuk mengenal lebih dekat stasiun 
  televisi ini beserta program-program dan pelayanannya. Di sini, Anda 
  tidak hanya disuguhi dengan beragam isi yang menambah wawasasan 
  Anda, namun juga yang memperkuat iman dan kerohanian Anda.

______________________________________________________________________
DOA BAGI MISI DUNIA
  
I N D I A
  Saat M mendengar pintunya diketuk pada tengah malam, dia takut 
  kalau-kalau itu adalah kelompok Naxilites (Maoists). Mereka adalah 
  kelompok pemberontak yang mengatasnamakan diri mereka sebagai buruh 
  upahan yang melawan tuan tanah dan warga lainnya. Orang-orang yang 
  tidak suka dengan mereka mengatakan bahwa mereka adalah kelompok 
  teroris yang menindas orang atas nama perang golongan.
  
  Pintu pun kembali diketuk, walaupun sudah larut malam dan M harus 
  bekerja sepanjang hari di ladang, dia tetap membukakan pintu. Dia 
  terkejut mengetahui bahwa orang yang mengetuk pintu itu adalah 
  tetangga dengan anak perempuannya. Anak perempuan tetangganya itu 
  berteriak histeris, dan ibunya meminta M mendoakannya.
  
  M pernah menghadiri seminar yang diadakan Partners International 
  yang diselenggarakan untuk menjangkau kelompok masyarakatnya yang 
  terpencil -- Koya. Dengan segera dan sedikit panik, dia berdoa bagi 
  kesembuhan gadis itu dengan mempraktikkan apa yang dia pelajari 
  dalam seminar "Scriptures in Use" (Penerapan Injil). Beberapa hari 
  sesudahnya, M mengunjungi keluarga yang didoakannya tersebut. Gadis 
  itu sudah membaik dan M menceritakan Kabar Baik kepada mereka.
  
  Mendengar adanya dampak yang baik dari salah satu pengajarannya, 
  Partners menjadi bersemangat karena seminar bisa diadakan dengan 
  mudah. Saat ini, M dikenal sebagai pejuang doa di desanya. Dia dan 
  suaminya sudah membimbing banyak orang kepada Kristus. (t/Setyo)
  Diterjemahkan dari: Mission News Network, Agustus 2008
  Alamat URL: http://www.MNNonline.org/article/11558
  Pokok doa:
  * Doakan M beserta suaminya yang melayani orang-orang belum percaya 
    di daerahnya. Biarlah Tuhan mengurapi mereka dalam mengemban tugas 
    pelayanan tersebut. Berdoalah pula agar mereka tetap mencari 
    hikmat dan tuntunan Tuhan dalam setiap langkah mereka. Biarlah 
    mereka tetap berpengharapan hanya di dalam Kristus.
  * Mengucap syukur atas petobat-petobat baru di India. Doakan agar 
    pengenalan mereka akan Tuhan terus bertumbuh. Biarlah mereka juga 
    dapat bersaksi serta menceritakan keselamatan yang telah mereka 
    terima kepada kerabat maupun orang-orang yang belum percaya di 
    sekitar mereka. Kiranya Tuhan melipatgandakan para pemercaya baru 
    di India dan memampukan setiap orang percaya untuk menyampaikan 
    berita Injil sampai ke seluruh penjuru India.
    
G H A N A 
  Gereja di Ghana telah melakukan gerakan yang luar biasa dalam misi 
  lintas budaya selama sepuluh tahun terakhir. Pada tahun 1997, sebuah 
  pemprakarsa nasional gabungan memulainya dengan pertanyaan seperti 
  ini: "Apakah orang Kristen dari Ghana bagian selatan melayani salah 
  satu komunitas dari 37 komunitas yang belum terjangkau di bagian 
  utara? Sudah adakah orang yang pergi ke daerah itu dan mempelajari 
  bahasanya untuk memberitakan Injil?"

  Sebuah survei di antara orang Kristen mengungkapkan jawaban yang 
  menggelisahkan: "Tidak satu pun misionaris Ghana yang melayani di 
  bagian utara," lapor RC (pemimpin misi). "Semua pelayanan lintas 
  budaya dilakukan oleh misionaris barat dan para petobat baru hasil 
  jangkauan mereka."
 
  Hal itu sangat menggugah, dan gereja wilayah selatan menanggapi 
  tantangan ini. Berbagai denominasi memfokuskan apa yang mereka 
  miliki untuk wilayah utara, dan misi lintas budaya pun meningkat 
  tajam. Hasilnya, dalam lima belas tahun terakhir, setidaknya empat 
  ribu gereja baru telah dirintis dan masih banyak gereja baru lain 
  yang ditemukan dalam penelitian terbaru akhir-akhir ini. Telah ada 
  gerakan perintisan gereja yang terus bertumbuh di setiap suku dari 
  37 suku yang ada. (t/Setyo)
  Diterjemahkan dari: 
  Nama buletin: Body Life, Edisi Agustus 2008, Volume 26, No. 8
  Judul kolom: World Christian Report
  Judul artikel: Ghana: Four Thousand New Churches
  Penerbit: 120 Fellowship adult class at Lake Avenue Church, Pasadena
  Halaman: 1
  Pokok doa:
  * Puji syukur kepada Tuhan atas campur tangan-Nya. Sehingga 
    perintisan gereja di Ghana, khususnya wilayah utara, dapat 
    berhasil dan berbuah banyak. Tetap doakan jemaat di sana agar 
    mereka semakin bertumbuh dalam Kristus.
  * Nyatakanlah dalam doa, agar Tuhan menggerakkan semakin banyak 
    misionaris untuk melayani jemaat Tuhan di Ghana bagian utara. 
    Doakan juga agar mereka selalu mendapat perlindungan dan 
    pemeliharaan dari Tuhan sampai kehendak-Nya digenapi atas Ghana.

______________________________________________________________________
DOA BAGI INDONESIA

                          HOLLISTIC MINISTRY

  Terinspirasi oleh banyaknya anak jalanan di Jakarta, maka pelayanan 
  Hollistic Ministry berfokus kepada pemulung dan anak jalanan. 
  Pelayanan tersebut dimulai dari Gambir. Selama tujuh tahun berdiri, 
  pelayanan tersebut sudah merambah ke Tanah Tinggi dengan mengajarkan 
  pastoral, baca tulis, serta cara hidup yang sehat. Pelayanan 
  tersebut sudah mencakup wilayah lainnya juga, seperti pelayanan 
  kepada anak jalanan dan pengamen di Jakarta Theater yang hampir 
  mencapai tiga ratus anak.
  
  Pelayanan Hollistic Ministry juga sudah masuk ke wilayah Kampung 
  Baru untuk melayani mereka yang tinggal di tanah garapan. Mayoritas 
  penduduknya adalah umat Nasrani. Bahkan, pelayanan Hollistic 
  Ministry sudah berada di Semarang, di daerah tempat pembuangan 
  sampah yang mayoritas penduduknya adalah PSK dan pencuri, yang sudah 
  mencapai empat ratus orang. Orang-orang yang mereka layani di Tanah 
  Tinggi dan Jakarta Theater sudah mendapatkan pengajaran mengenai 
  nilai-nilai kehidupan maupun cara hidup yang sehat. Selain itu, 
  mereka juga menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai. 
  Hollistic Ministry juga melayani para pemulung yang tinggal di 
  wilayah Jakarta Utara.
  
  Sumber: Buletin Transformation Connection Indonesia, Edisi IV, April 
          2008
  
  POKOK DOA:
  
  1. Mengucap syukur karena di tengah kondisi yang serba sulit ini, 
     masih ada sekelompok anak Tuhan yang bersedia melayani dan 
     memberitakan kasih Allah di tengah-tengah masyarakat yang kurang 
     mampu.  

  2. Berdoa bagi pelayanan Hollistic Ministry, agar Tuhan melindungi 
     dan memberkati pelayanan mereka sehingga setiap orang bisa 
     melihat kasih Tuhan melalui mereka.
  
  3. Doakan orang-orang yang telah dilayani oleh tim Hollistic 
     Ministry, agar apa yang telah mereka peroleh dapat meningkatkan 
     kualitas hidup mereka. 
   
______________________________________________________________________   
STOP PRESS
                           Situs SOTeRI

  Situs SOTeRI adalah singkatan dari Situs Online Teologi Reformed 
  Injili yang merupakan pengembangan (upgrade) dari situs e-Reformed 
  yang sudah dibangun sejak tahun 2001. Situs SOTeRI ini bertujuan 
  untuk menjadi sarana dalam memperkenalkan ajaran teologi Reformed 
  dan kegiatan-kegiatannya kepada masyarakat Kristen Indonesia. Selain 
  menyajikan arsip dari semua publikasi e-Reformed, situs ini juga 
  memuat artikel-artikel teologi lain yang juga memiliki corak 
  pengajaran teologi Reformed. Informasi tentang situs-situs lain yang 
  serupa (sealiran), baik yang berbahasa Indonesia maupun berbahasa 
  Inggris, juga dapat Anda temui di situs ini.

  Melalui situs SOTeRI ini, Anda juga bisa mendaftar untuk 
  berlangganan publikasi e-Reformed. Selain itu, situs ini juga 
  menyediakan fasilitas untuk mengirimkan komentar. Dengan demikian, 
  pengunjung berinteraksi dengan mengirimkan komentar-komentar 
  sehubungan dengan pembahasan artikel-artikel yang ada di dalamnya. 
  Nah, fasilitas ini tentu sangat menarik karena kita semua bisa ikut 
  terlibat menjadi bagian dari situs ini. Kami berharap kehadiran 
  situs SOTeRI ini dapat menjadi berkat bagi Anda. Selamat berkunjung.

  ==> http://soteri.sabda.org/
     
______________________________________________________________________
Anda diizinkan mengcopy/memperbanyak semua/sebagian bahan dari e-JEMMi
(untuk warta gereja/bahan pelayanan lain) dengan syarat: tidak 
untuk tujuan komersial dan harus mencantumkan SUMBER ASLI bahan 
yang diambil dan nama e-JEMMi sebagai penerbit elektroniknya.
______________________________________________________________________
Staf Redaksi: Novita Yuniarti, Yulia Oeniyati, dan Dian Pradana
Bahan-bahan dalam e-JEMMi disadur dengan izin dari berbagai pihak.
Copyright(c) 2008 oleh e-JEMMi/e-MISI --- diterbitkan: YLSA dan I-KAN
Rekening: BCA Pasar Legi Solo No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati
______________________________________________________________________
Kontak Redaksi: < jemmi(at)sabda.org >
Untuk berlangganan: < subscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk berhenti: < unsubscribe-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
Untuk pertanyaan/saran/bahan: < owner-i-kan-misi(at)hub.xc.org >
______________________________________________________________________
Situs e-MISI dan e-JEMMi: http://misi.sabda.org/
Arsip e-JEMMi: http://www.sabda.org/publikasi/misi/
Situs YLSA: http://www.ylsa.org/
Situs SABDA Katalog: http://katalog.sabda.org/
______________________________________________________________________

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org