Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/kisah/364

KISAH edisi 364 (2-4-2014)

Pengertianku tentang Paskah

___________PUBLIKASI KISAH (Kesaksian Cinta Kasih Allah)______________
                     Edisi 364; 2 April 2013

KISAH -- Pengertianku tentang Paskah
Edisi 364; 2 April 2013

Shalom,

Apa makna Paskah bagi hidup Anda? Setiap orang percaya tentunya punya 
pengalaman yang berbeda-beda saat merayakan Paskah. Namun, makna 
Paskah yang dimiliki setiap orang percaya pastilah mempunyai satu inti 
yang sama, yaitu karya Kristus dalam menebus dosa-dosa manusia dengan 
mati di kayu salib. Karya agung ini menjadi bukti kasih Allah yang 
begitu besar bagi kita, dengan menyerahkan Anak-Nya yang tunggal bagi 
kita. Marilah kita merenung sejenak apa saja yang pernah kita lakukan, 
alami, dan syukuri saat merayakan Paskah, sebagai bukti bahwa karya 
Kristus tidak pernah sia-sia dalam hidup kita, seperti kesaksian di 
bawah ini. Selamat menyimak, kiranya semakin meneguhkan iman kita di 
dalam Kristus. Tuhan memberkati.

Redaksi Tamu KISAH,
Santi
< http://kesaksian.sabda.org/ >


                     PENGERTIANKU TENTANG PASKAH

Aku bukan seorang teolog, bukan pula seorang pujangga. Akan tetapi, 
bolehkah aku bercerita tentang "Seorang Anak Manusia" yang aku kenal? 
Aku ingin bercerita tentang Seorang Anak Manusia yang mempunyai kuasa 
di langit dan di bumi, aku dan teman-temanku seperjalanan menganggap-
Nya bukan sekadar Manusia yang luar biasa atau seorang Nabi, akan 
tetapi aku dan teman-teman seperjalanan percaya bahwa Ia adalah Allah 
yang datang dengan kerendahan hati menyelamatkan manusia.

Akan tetapi, tidak semua manusia mau disapa oleh Kasih-Nya, bahkan 
dalam percakapan di pojok-pojok jalan hingga para cendekiawan 
menganggap orang-orang seperti aku dan teman-teman seperjalanan adalah 
orang-orang paling bodoh di dunia, orang orang yang bisa dibodohi atau 
dibuai oleh dongeng-dongeng atau mitos dari sebuah Buku Tua. Mereka 
lupa atau tidak sadar bahwa Buku Tua itu usianya sudah ribuan tahun 
dan isinya tidak usang dimakan zaman, tidak lapuk karena ilmu 
pengetahuan. Sebab, Buku Tua itu adalah sumber segala ilmu pengetahuan 
dan bahkan berisi ilmu penghidupan, baik di bumi maupun di surga 
nanti.

Pada kesempatan lain, pernah aku ditanya kalau benar ada Dia, mengapa 
banyak penderitaan di dunia ini? Aku katakan bahwa penderitaan adalah 
yang dipilih oleh manusia sejak awal, jadi penderitaan bukan datang 
dari Dia, melainkan pilihan manusia. Manusia sejak awal telah ditipu 
oleh setan, dengan bercerita bahwa Dia Yang Maha Kuasa selalu 
memberikan peraturan yang mengancam, mengancam rasa nyaman, mengancam 
dengan hukuman, padahal yang dikatakan setan itu dusta. Dia Yang Maha 
Kuasa bukan memberikan ancaman, melainkan memberikan pengarahan dan 
peringatan, Dia memberikan aturan agar kita tidak menderita, tetapi 
kita tidak percaya dan lebih percaya pada dusta. Semula, apa yang 
diciptakan-Nya adalah baik, tetapi manusia memilih yang tidak baik. 
Itulah yang bisa aku jawab karena aku bukan seorang teolog.

Lain waktu, aku ditanya mengapa Ia harus mati di kayu salib? Karena Ia 
ingin memberikan kesempatan kedua kepada manusia agar berbalik dari 
pilihan yang salah, ke jalan yang sudah diberikan-Nya sejak awal, 
jalan keselamatan. Ia bahkan dengan tegas berkata, "Akulah jalan dan 
kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, 
kalau tidak melalui Aku."

Ada temanku yang tidak setuju dan mengatakan bahwa kejadian itu bohong 
belaka, itu merupakan rekayasa, bahkan sekarang telah ditemukan kubur 
Anak Manusia menurut berita yang tersiar. Aku kemudian menambahkan, 
bahkan ada yang membuat dongeng itu menjadi sebuah film dari negeri 
1001 malam, lalu aku teringat pula ada seorang yang mengaku teolog 
Kristen yang memercayai dongeng itu, ia mengatakan bahwa kematian-Nya 
hanya sebuah fenomena atau fatamorgana, aku lupa persisnya. Karena aku 
bukan teolog, kukatakan itu semuanya sebuah dongeng, bukan fakta, 
sedangkan faktanya Anak Manusia bangkit pada hari ketiga. Dan Anda, 
Kawan, boleh tidak percaya, itulah hakmu dan pilihanmu. Bagaimana 
engkau semua bisa percaya tentang fakta itu kalau mereka tidak membaca 
tentang faktanya tentang kabarnya. Bacalah faktanya dalam alkitab.

Pada kesempatan lain, ada orang-orang yang bercerita tentang sejarah 
perjalanan pengikut Anak Manusia yang selalu diikuti oleh pertumpahan 
darah. Benar kataku, banyak sekali darah yang ditumpahkan hanya karena 
beda pendapat. Aku yakin mereka yang menyebabkan semua penderitaan itu 
bukanlah pengikut-Nya. Ia meminta kepada pengikut-Nya untuk membagikan 
kabar keselamatan, tidak mungkin sebuah kabar sukacita harus ditebus 
dengan banyak air mata dan darah, tidak mungkin dalam menyebarkan 
kabar gembira lewat pertempuran dan paksaan. Dalam kebanyakan kejadian 
ini, tersembunyi motivasi diri sendiri, kemudian sang penghulu dusta 
membantu agar ambisinya tercapai, padahal itu semuanya dusta! Iman 
telah diubah oleh si pendusta menjadi fanatisme. Hasilnya, bukan 
kegembiraan yang diperoleh, melainkan kegelapan abadi. Suatu kegelapan 
tanpa hadirnya Allah Sang Pencipta, kegelapan yang mengerikan.

Jangan sia-siakan waktu yang tersisa, tidak mungkin Anak Manusia hadir 
kembali untuk disalibkan kedua kali, tidak mungkin itu terjadi. Ia 
memang akan hadir untuk kedua kalinya, untuk menjemput aku dan teman-
teman seperjalanan. Apakah engkau mau mengubah tujuanmu dan berjalan 
bersamaku? Waktunya semakin dekat.

Diambil dan disunting dari:
Nama situs: paskah.sabda.org
Alamat URL: http://paskah.sabda.org/pengertianku_tentang_paskah
Penulis: Luki F. Hardian
Tanggal akses: 25 Februari 2014


POKOK DOA

1. Berdoalah untuk semua keluarga Kristen agar mereka dapat memaknai 
Paskah dengan hati yang penuh ucapan syukur, terlebih lagi karena 
mereka merasakan kasih Allah yang besar melalui kematian Anak-Nya, 
Yesus Kristus.

2. Berdoalah kepada Tuhan Yesus agar semua keluarga Kristen terus 
bersemangat dalam menolong dan melayani sesama, baik melalui gereja, 
persekutuan, maupun lingkungan sekitar mereka.

3. Berdoalah untuk semua keluarga Kristen agar mereka dapat memaknai 
Paskah dengan hati yang penuh ucapan syukur, terlebih lagi karena 
mereka merasakan kasih Allah yang besar melalui kematian Anak-Nya, 
Yesus Kristus.


"Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, 
bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, 
supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya." (2 Korintus 8:9)

< http://alkitab.mobi/?2korintus+8:9 >
< http://alkitab.sabda.org/?2korintus+8:9 >


   STOP PRESS: SAMBUT PASKAH DENGAN VIDEO PASKAH "PERJAMUAN MALAM 
                       TERAKHIR TUHAN YESUS"

Sudahkah Anda menyambut Paskah dengan menghidupi teladan Tuhan kita, 
Yesus Kristus?

Yayasan Lembaga SABDA mempersembahkan video Paskah "Perjamuan Malam 
Terakhir Tuhan Yesus" yang dapat Anda saksikan dan unduh secara gratis 
di Youtube < http://youtu.be/jGo4aWo6p80 >. Video ini mengisahkan 
pembasuhan kaki para rasul dan perjamuan malam terakhir Tuhan Yesus 
bersama para murid-murid-Nya, menurut Injil Yohanes dan Injil Matius. 
Mari sambut Paskah dengan video Paskah "Perjamuan Malam Terakhir Tuhan 
Yesus" dan mengingat kembali karya-Nya sebelum kematian-Nya di kayu 
salib.

Video-video Paskah persembahan Yayasan Lembaga SABDA lainnya 
--> < http://www.youtube.com/playlist?list=PL5knwTVjY1-pj-i0ko2irpMbJ1P7eYE7T >


Kontak: kisah(at)sabda.org
Redaksi: Sigit, Amidya, Bayu dan Yegar
Berlangganan: subscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org
Berhenti: unsubscribe-i-kan-kisah(at)hub.xc.org
Arsip: http://sabda.org/publikasi/kisah/arsip/
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
(c) 2014 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://ylsa.org >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org