Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2017/06/15

Kamis, 15 Juni 2017 (Minggu ke-1 sesudah Trinitas)

2 Tawarikh 32:1-33
Memercayai Penyertaan Allah

Iman membutuhkan tiga unsur, yakni: pengetahuan, keyakinan, dan tindakan konkret. Pengetahuan timbul dari dogma tentang Allah. Keyakinan muncul dari penerimaan kebenaran Allah melalui tradisi gereja. Tindakan konkret merupakan ekspresi dari pengenalan akan Allah secara pribadi.

Kerajaan Yehuda sedang menghadapi kesulitan karena mereka akan diserang oleh kekuatan besar dari Raja Asyur (1-2). Perasaan takut menggoyahkan kepercayaan diri rakyat Yehuda. Mereka lupa bahwa Allah Israel adalah tempat perlindungan yang abadi dan kukuh. Hizkia tampil di hadapan rakyatnya memberikan kata-kata penghiburan yang menguatkan hati rakyatnya bahwa Allah akan menyertai dan berperang bagi umat-Nya (7-8). Ia juga menyadari bahwa iman membutuhkan tindakan konkret. Ia mengerjakan bagiannya dengan memperkuat pertahanan kerajaan Yehuda berlapis-lapis (3-6).

Raja Asyur memakai taktik meneror untuk mencoba menjatuhkan mental rakyat Yehuda. Ia ingin menimbulkan kekacauan dari dalam sehingga dapat menaklukkan kerajaan Yehuda tanpa perang (9-12). Dengan kesombongannya, ia menghujat kekudusan Allah Israel (13-19). Berkat doa Hizkia dan nabi Yesaya, Allah menumpas armada perang Raja Asyur tanpa ampun (20-22). Kemenangan itu membuat Hizkia menjadi lupa diri dan sombong (23). Akibatnya, Allah menjatuhkan murka-Nya atas Hizkia dan rakyatnya (24-25). Menyadari keberdosaannya, Hizkia dan seluruh rakyat memohon pengampunan Allah (26) dan Allah memulihkan kembali kondisi umat-Nya (27-30, 32-33). Hal ini membuat para penguasa Babel keheranan dan takjub (31).

Percaya membutuhkan penyerahan total kepada Allah. Dalam kepasrahan, seseorang menyadari kebesaran Allah yang melampaui akal manusia. Sebab, banyak perbuatan Allah yang ajaib tidak dapat dinalar oleh pikiran manusia yang terbatas. Hanya melalui iman, manusia memahaminya sebagai rahmat Allah.

Syukur kepada Allah sebab Ia selalu hadir bagi mereka yang menggantungkan harapan kepada-Nya. [TG]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org