Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2016/09/24

Sabtu, 24 September 2016 (Minggu ke-19 sesudah Pentakosta)

Yehezkiel 40:48-41:26
Dekorasi dan Perabotan Bait Suci

Ketiga pintu gerbang, di Timur, Utara, dan Selatan, terbuka ke dalam mengarah ke satu titik, yaitu mezbah. Bait Suci terdiri atas tiga bagian, yakni: bagian depan disebut balai (48-49), bagian tengah disebut ruang besar (41:1-2), dan bagian belakang disebut ruang dalam. Ruang dalam ini dinamai ruang Mahakudus (3-4). Semua konstruksi Bait Suci yang baru serupa dengan Bait Suci Salomo.

Di sekeliling Bait Suci ada berbagai kamar tambahan yang bertingkat tiga (5-11). Di belakang Bait Suci sebelah ujung Barat terdapat sebuah bangunan (12). Kemungkinan ruangan yang ada di Bait Suci dipakai sebagai tempat penyimpanan perabotan dan benda-benda lainnya. Penjelasan tentang Bait Suci diakhiri dengan ukuran keseluruhannya: 100x100 hasta untuk pelataran dalam, untuk Bait Suci, dan berbagai ruangan di sampingnya (13-14). Sedangkan bentuk bujur sangkar dan ukuran-ukuran simetris melambangkan kesempurnaan Allah.

Dinding-dinding Bait Suci dihiasi dengan ukiran-ukiran gambar kerub dan pohon kurma (17-20; bdk. 1Raj. 6:29-36). Ukiran pohon kurma dapat terlihat saat orang-orang masuk melalui pintu gerbang luar hingga pada daun-daun pintu tempat Mahakudus (25). Fungsinya bukan untuk keindahan semata, tetapi melambangkan harapan hidup dan kemakmuran (pohon kurma) serta keamanan (kerub).

Allah itu kudus. Setiap orang yang hendak datang di hadapan-Nya wajib menguduskan dirinya dan memanjatkan segala pujian serta syukur kepada-Nya. Kegunaan meja roti sajian adalah untuk menempatkan persembahan syukur atas segala berkat Tuhan. Ibadah yang benar selalu berangkat dengan perasaan gentar akan kekudusan Tuhan yang diteruskan dengan syukur dan puji- pujian.

Pengorbanan Kristus di kayu salib telah menghancurkan garis pemisah ruang kudus dan Mahakudus. Melalui Kristus, setiap orang percaya dapat mendekat ke hadirat Allah dan menaikkan puji-pujian serta ucapan syukur tiada hentinya. [SH]


Baca Gali Alkitab 4

Yehezkiel 39:1-29

Dalam nubuat Yehezkiel, bangsa Gog akan dihancurkan oleh Allah Israel. Kehancuran mereka tidak terjadi di tempat lain, melainkan di wilayah Israel. Tujuan Allah adalah membuktikan kepada umat-Nya dan segala bangsa bahwa kekudusan nama Allah Israel tidak dapat dipermainkan dengan semena-mena.

Apa saja yang Anda baca?

1. Apa yang Allah lakukan terhadap bangsa Gog (1-5)?

2. Apa tujuan Allah menghancurkan dan membinasakan orang-orang Gog (5-10)?

3. Di manakah tempat penguburan massal untuk bangsa Gog dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menguburkan mereka (11-16)?

4. Apa yang terjadi pada jenazah bangsa Gog (17-20)?

5. Apa yang ingin Allah perlihatkan kepada bangsa-bangsa saat Ia mendatangkan hukuman yang mengerikan atas bangsa Gog (21-24)?

6. Bagaimana cara Allah memulihkan bangsa Israel (25-29)?

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?

1. Apa janji yang Anda dapatkan dari peristiwa pemulihan Allah atas bangsa Israel?

2. Perintah apa yang Anda temukan dari hukuman Allah atas bangsa-bangsa?

Apa respons Anda?

1. Saat Allah mendisiplinkan Anda, pengakuan seperti apa yang Anda katakan kepada-Nya?

2. Pengampunan dan pemulihan Allah patut ditanggapi dengan tindakan konkret. Tekad apa yang Anda ambil sebagai ekspresi pertobatan?

Pokok Doa:

Memohon kepada Allah agar Ia selalu menuntun umat-Nya hidup sesuai kehendak-Nya.

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org