Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2016/06/13

Senin, 13 Juni 2016 (Minggu ke-5 sesudah Pentakosta)

Ulangan 34:1-12
Melihat, tetapi Tidak ke Sana

Tidak jarang ada orang-orang yang tidak memiliki kesempatan untuk menikmati semua hasil jerih payah atau apa yang telah mereka usahakan.
Musa telah berusaha dengan segala kekuatannya untuk memimpin dan membawa Israel keluar dari perbudakan menuju ke tanah perjanjian. Tetapi ketika tujuan itu hampir diraih, ia harus kembali kepada Tuhan. Musa hanya dapat menyaksikan tanah perjanjian itu dari jauh, dari atas gunung Nebo (1-3). Tuhan menegaskan bahwa ia hanya diijinkan untuk melihat dengan matanya sendiri, tetapi tidak boleh menyeberang ke sana; akibat ketidaktaatannya (4, band. Bil. 20:2-13). Sesudah melihat seluruh perbatasan tanah itu, Musa pun mati pada umur 120 tahun dalam kondisi yang masih kuat dan belum rabun. Kondisi fisik Musa menunjukkan bahwa ia sebenarnya masih sanggup untuk memimpin Israel merebut dan menduduki tanah perjanjian, tetapi TUHAN tidak mengijinkannya (7). Ia dikuburkan oleh TUHAN sendiri di suatu lembah di Moab. Tempat itu hanya TUHAN yg tahu (5-6). Orang Israel berkabung selama 30 hari atas kematian Musa (8). Musa adalah satu-satunya orang yang dikenal TUHAN dengan berhadapan muka. Hanya melalui Musa TUHAN menyatakan kuasa dengan mukjizat-mukjizat-Nya yang sangat besar atas orang Mesir dan atas umat-Nya (10-12).

Musa mati, tidak bisa ke Kanaan, apalagi mengantarkan umat. Tetapi TUHAN telah memerintahkan Musa mempersiapkan Yosua untuk memimpin Israel memasuki Kanaan (9). Musa tidak marah kepada TUHAN. Dia tidak merasa usahanya sia-sia atau protes karena tidak menikmati hasil jerih payahnya.

Terkadang TUHAN memanggil seseorang hanya untuk membuka pelayanan, tetapi tidak dapat melihat atau menikmati hasilnya. Pelayanan itu milik TUHAN dan seturut kehendak-Nya. Hanya taati perintah-Nya dalam ketaatan agar dapat melakukan pelayanan dengan setia hingga akhir kehidupan kita. Kesulitan dalam pelayanan memang tanggungjawab kita, tetapi TUHAN yang berotoritas menyelesaikannya. [JL]

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org