Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2010/07/17

Sabtu, 17 Juli 2010

Yakobus 1:22, 25
Pelaku firman

Judul: Pelaku firman
Apa yang layak terjadi dalam diri orang yang menyambut firman Allah? Hal konkret apa saja yang akan tercermin dalam kehidupan yang di dalamnya firman Allah diam dan beroperasi?

Menerima, menyambut, dan membuka diri bagi Firman yang Mahamulia itu tidak sama seperti orang menerima gagasan bagus filsuf, pujangga, atau cerdik cendekia! Orang bisa saja terkagum-kagum dengan ide hebat para pemikir, tetapi tak mengalami perubahan apa pun! Tidak mungkin itu terjadi pada orang yang di dalam hatinya "firman tertanam" dan menyelamatkan hidupnya (21). Apabila tidak berdampak ke dalam perbuatan, bila tidak terlihat pengaruh yang menyelamatkan, mengubah, menguduskan, dan menyerasikan dengan Allah, maka dalam sorotan perumpamaan benih dari Yesus, benih fir-man itu telah tidak diterima dengan benar. Tidak berakar dalam! Tidak sungguh tertanam!

Menerima dan memberlakukan firman Allah tidak sama dengan perjuangan para moralis! Kehidupan Kristen bukan sekadar berubah menjadi lebih baik dengan berjuang mematutkan hidup sesuai dengan tolok ukur Ilahi! Bukan! Jika selama ini Anda berpikiran dan berkelakuan demikian, Anda lebih mendekati para ahli Taurat dan orang Farisi daripada sungguh mengimani Yesus! Di dalam Injil Yesus Kristus yaitu firman yang diberitakan, dibaca, dan diam di dalam kita itu terkandung kuasa dahsyat Kristus yang siap beroperasi mewujudkan yang Ia kehendaki di dalam hidup kita! Firman itu mengubah hati dan budi kita; firman Kristus mendobrak kekerasan hati dan menumbuhkan kelembutan untuk dibentuk, untuk taat, untuk berubah dalam kuasa-Nya yang mengubahkan.

Beberapa dampak dahsyat perubahan oleh firman dipaparkan Yakobus dengan indah. Pertama, kita akan diubah jadi cepat mendengarkan firman, tetapi lambat mencelotehkan pikiran sendiri. Firman mengubah hasrat dan norma kita tak lagi egois. Kedua, firman memperkenalkan kita dengan kondisi diri kita secara jujur. Salah dan noda dibongkarnya tanpa kompromi. Namun kebenaran dan kemuliaan-Nya Dia ukirkan ke dalam kita, dengan menghasilkan kemauan dan usaha. Itu sebabnya kita harus menjadi pelaku firman!

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org