Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2007/11/23

Jumat, 23 November 2007

Amsal 31:1-9
Nasihat untuk pemimpin

Judul : Nasihat untuk pemimpin Perikop pendek ini merupakan kumpulan nasihat yang ditujukan kepada seorang raja. Sebagai orang yang dipercaya memimpin satu bangsa, dia harus bisa membuktikan diri mampu memimpin dirinya sendiri. Kita bisa bandingkan nasihat dari ibu Lemuel dengan nasihat Paulus mengenai syarat-syarat menjadi pemimpin gereja. Salah satu yang penting, sebelum dapat mengatur rumah tangga gereja, ia harus membuktikan diri lebih dahulu, cakap mengatur rumah tangganya sendiri (ayat 1Tim. 3:4-5; Tit. 1:6).

Yang pertama, hati-hati terhadap kelemahan pada umumnya pria, yaitu dosa seksual. Banyak pemimpin jatuh karena tidak mampu mengendalikan hawa nafsu seksualnya. Hal ini tidak boleh dipandang ringan. Apalagi masa sekarang, karena dosa seksual bisa menyerang tidak hanya secara eksplisit lewat perselingkuhan atau pelacuran, tetapi juga lewat realitas maya yang disajikan internet. Hidup yang diperbudak oleh nafsu seksual adalah sama dengan menyerahkan kendali pada keinginan daging bukan pada pimpinan Roh (band. Gal. 5:16-25).

Yang kedua, hati-hati terhadap minuman keras. Ini pada hakikatnya juga bicara mengenai pengendalian diri. Kalau pada yang pertama perbudakan seks bisa menjadi pengendali hidupnya, maka di sini tekanan diberikan kepada lepas kendali. Seorang yang dipercaya memimpin, entah suatu komunitas atau bahkan satu negara, diharapkan memiliki kesadaran diri yang tinggi karena tanggung jawab yang besar. Hal ini terlihat dari kontras yang diberikan, yaitu biarlah minuman keras untuk mereka yang memang hidupnya akan binasa, sudah tidak ada harapan. Melupakan diri mungkin satu-satunya penghiburan mereka.

Yang ketiga, dengan penguasaan dan pengendalian diri yang benar, seorang pemimpin akan mampu memberikan perhatian pada tugas-tugasnya secara maksimal, yakni membela dan melindungi rakyat dari penindasan orang-orang jahat. Apakah kita bisa jadi pemimpin yang baik?

 

Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
melalui edisi Santapan Harian yang kami kirim secara rutin +/- 10.000 eks.
Kirim dukungan Anda ke: BCA 106.30066.22 Yay Pancar Pijar Alkitab.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org