Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-sh/2025/06/03 |
|
![]() |
|
Selasa, 3 Juni 2025 (Minggu ke-7 sesudah Paskah)
|
|
Seorang penerus yang mendapat keabsahan sangat penting untuk bisa memperoleh dukungan dari orang yang dipimpinnya. Musa menerima bahwa tugasnya memiliki batasan. Musa harus memilih penerus yang bisa melanjutkan tugasnya. Musa tidak boleh menyeberang masuk ke tanah Kanaan karena kesalahan Musa dan Harun berkenaan dengan air Meriba (14). TUHAN yang murah hati memerintahkan Musa untuk naik ke Gunung Abarim sebelum ia meninggal supaya ia dapat memandang Tanah Perjanjian yang tidak akan ia masuki tersebut (12-13). Musa meminta TUHAN untuk mengangkat seorang pemimpin atas umat supaya umat TUHAN jangan seperti domba yang tidak mempunyai gembala (15-17). TUHAN setuju dan meminta Musa meletakkan tangannya atas Yosua untuk melantik dan memberi wewenang kepada Yosua di depan segenap umat dan di depan Imam Eleazar (18-20). Imam Eleazar juga perlu menanyakan keputusan bagi Yosua dari TUHAN melalui urim (21). Kemudian, Musa melakukan seperti yang difirmankan TUHAN (22-23). Musa yang dihukum tidak boleh masuk Kanaan, tetap memikirkan masa depan umat dan meminta Allah memberikan penerus dirinya. Perhatikan bahwa Allah sengaja menunjukkan dua hal tentang Yosua. Pertama, Yosua diberi wewenang oleh Musa pada saat Musa meletakkan tangan atasnya. Kedua, Yosua adalah penerus yang dipilih oleh Allah sendiri, dengan imam Eleazar menanyakan tentang Yosua kepada Allah melalui urim (alat yang dipakai imam untuk bertanya kepada Allah). Dengan ini, kita dapat menyimpulkan bahwa hal yang sangat penting bagi seorang penerus ialah memperoleh keabsahan dari Allah dan pemimpin sebelumnya. Dengan demikian, orang yang akan dipimpin mau menerima kepemimpinannya. Sangatlah penting bagi kita untuk berupaya mempersiapkan seorang penerus. Akan tetapi, perlu kita sadari juga bahwa penerus tersebut bukan saja mendapat dukungan manusia, tetapi juga diperkenan Allah. Dengan demikian, kepemimpinannya dapat berjalan lebih mulus. [INT]
Mari memberkati para hamba Tuhan dan narapidana di banyak daerah
|
|
![]() |
|
© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org |