Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2017/05/17

Rabu, 17 Mei 2017

Bacaan   : Mazmur 51:7-13
Setahun : 1 Tawarikh 17-20
Nas       : Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. (Mazmur 51:4,5)

Seputih Salju

Waktu remaja kita sering mengisi semacam biodata di buku teman. Macam-macam yang harus diisi: nama, alamat, hobi, cita-cita. Seorang teman menulis: "Bertobat" di point hobi. Kaget saya! Ketika saya tanya alasannya, ia menjawab, "Karena setelah menyesali dosaku, aku mengulanginya, lalu menyesalinya dan kemudian mengulanginya lagi. Jelas aku ini hobi bertobat!" Apakah kita tidak demikian?

Mazmur ini ditulis karena penyesalan Daud atas perilakunya yang tercela tidur dengan Betsyeba, istri Uria. Uria sendiri mati karena rekayasa jahat Daud. Nabi Natan menegurnya dengan keras. Anak hasil hubungan Daud dan Betsyeba akan mati. Daud sangat sedih dan menyesal. Ini adalah puisi dari orang yang malu dan remuk hatinya dengan keberdosaannya. Daud minta dikasihani (ay. 3), lalu ia mohon agar Allah berkenan menghapus dosanya karena rahmat-Nya yang besar itu. Daud rindu berhati bersih, bukan sekedar bersih, namun sepenuhnya bersih (ay. 4a). Ia memohon dengan penuh kesadaran diri: "Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku dan senantiasa bergumul dengan dosaku". Ini menarik! Daud mengawali dengan kesadaran dan kemudian dengan serius menggumuli dosanya. Kita sering tidak berani bergumul. Begitu tahu kita berdosa, buru-buru kita minta ampun kepada Tuhan. Alasan kita, "Tuhan kan baik". Betul. Tapi ingat bahwa kebaikan Tuhan bukan tiket bagi kita untuk hobi berdosa. Jika kita sungguh rindu bertobat, kita harus sungguh bergumul dan jangan memandang ringan penebusan Tuhan.

Baru dengan demikian, seperti Daud kita dapat memohon "Basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju...." --DKL/Renungan Harian

DARI TOBAT MURAHAN, JAUHKANLAH AKU YA TUHAN.

 

Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian® tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)

Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org