Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/08/13

Rabu, 13 Agustus 2003

Bacaan   : Yesaya 54:1-10
Setahun : Yesaya 52-54
Nas       : Dalam kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman Tuhan, Penebusmu (Yesaya 54:8)

TUTUPLAH PINTU

Sesudah bermain golf satu ronde, seorang negarawan Inggris bersama temannya berjalan melewati ladang tempat beberapa ekor sapi sedang merumput. Keduanya demikian asyik berbincang-bincang sampai mereka lupa menutup pintu gerbang ketika meninggalkan wilayah berpagar itu.

Namun, negarawan itu sempat melihat pintu gerbang yang masih terbuka dan kembali untuk menutupnya. Kemudian ia menceritakan kepada temannya bahwa insiden kecil ini mengingatkannya pada jawaban seorang dokter yang sedang sekarat atas pertanyaan seorang pendeta, apakah ia akan menyampaikan pesan terakhir sebelum meninggal. "Tidak," jawab dokter itu, "kecuali bahwa sepanjang hidup saya selalu menutup pintu di belakang saya." Dokter yang sedang menjemput ajalnya itu telah belajar untuk meninggalkan kegagalan dan kekecewaan di belakang supaya tidak merampas sukacita dan kedamaian hatinya.

Sebagai orang kristiani, kita perlu menarik hikmah dari pelajaran ini. Ketika kita berdosa, kita bisa "menutup pintu" terhadap perasaan bersalah yang berkelanjutan dengan mengakui kesalahan di hadapan Tuhan yang penuh belas kasihan dan menerima ampunan-Nya (Yesaya 54:7-10; 1 Yohanes 1:9). Atau kalau ada salah paham dengan seseorang, daripada membiarkan kejengkelan meracuni diri kita, sebaiknya kita segera mendatangi orang tersebut dan meluruskan persoalan (Matius 18:15).

Marilah kita menutup pintu terhadap segala kegagalan dan kekecewaan kita di masa lalu -- dan melangkah maju! -- Richard De Haan

UNTUK MENIKMATI MASA DEPAN
TERIMALAH PENGAMPUNAN ALLAH TERHADAP MASA LAMPAU

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org