Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2003/08/04

Senin, 4 Agustus 2003

Bacaan   : 2Korintus 4:16-18
Setahun : Yesaya 25-27
Nas       : Yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal (2Korintus 4:18)

APA YANG AKAN BERTAHAN?

Saya punya seorang teman yang tidak dapat menerima gelar doktor dari sebuah universitas bergengsi di West Coast karena sudut pandang kekristenannya. Menjelang akhir masa studinya, ia diminta datang ke kantor penasihat akademiknya dan diberi tahu bahwa disertasinya ditolak.

Yang pertama kali terpikir olehnya adalah ribuan dolar dan lima tahun hidupnya seketika lenyap begitu saja. Ia merasa sangat terpukul. Namun, kemudian ia teringat kata-kata pujian gubahan Rhea Miller, "Lebih baik memiliki Yesus daripada perak atau emas, lebih baik menjadi milik-Nya daripada memiliki kekayaan yang tak terhitung; ... lebih baik memiliki Yesus daripada semua yang dikejar dunia saat ini." Kemudian teman saya itu tertawa, karena ia menyadari bahwa ternyata ia sama sekali tidak kehilangan hartanya yang abadi.

Reaksi kita terhadap kehilangan ditentukan oleh cara pandang kita. Ada orang yang mementingkan harta abadi; sementara yang lain mementingkan harta yang fana. Ada yang menyimpan hartanya di surga; ada yang menumpuknya di dunia. Ada yang bertahan dalam pernikahan yang sulit demi surga yang akan datang; sementara orang lain bercerai dan mencari kebahagiaan dengan pasangan lain. Walaupun kebanyakan orang percaya bahwa kebahagiaan ditemukan dalam kekayaan dan kemasyhuran, tetapi bila harus memilih, pengikut Kristus akan mau menderita kemiskinan, kelaparan, penghinaan, dan rasa malu karena "kemuliaan yang akan dinyatakan kelak" (1 Petrus 5:1).

Bukankah Anda juga akan lebih suka memilih Yesus? -- David Roper

JIKA ANDA HIDUP HANYA UNTUK HARTA YANG FANA
ANDA AKAN KEHILANGAN HARTA ABADI

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org